Jurnal Refleksi Pendidikan Vol. 5, No. 3, Th. 2019

Jurnal Refleksi Pendidikan Vol. 5, No. 3, Th. 2019

Jurnal Refleksi Pendidikan Vol. 5, No. 3, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FIKIH MELALUI METODE CARD SORT DI KELAS XI IPS MADRASAH ALIYAH NEGERI MANSALEAN 

NASRIN S. LASINTA, S.Ag.
MAN Mansalean, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode Card Sort dalam mata pelajaran Fikih. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPS Madrasah Aliyah Negeri.Mansalean pada semester genap tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan test dan non test, alat pengumpul data berupa lembar tugas, lembar post test, dan lembar pengamatan baik oleh guru terhadap siswa maupun terhadap guru oleh kolaborator. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dari beberapa aspek yang diamati. Pertama, prestasi belajar siswa, nilai rata-rata hasil belajar peserta didik pada siklus I yaitu 71.67 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 72.22% dan pada siklus II nilai rata-rata peserta didik meningkat menjadi 79,72 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal mencapai 94.44%. Kedua, aktivitas peserta didik juga mengalami peningkatan yaitu pada siklus I persentase aktivitas peserta didik hanya 67.86% dan pada siklus II meningkat menjadi 89.23%. Hal ini berarti batas minimal aktivitas peserta didik yang diharapkan sebesar 75% sudah terpenuhi.

Kata kunci: hasil belajar, metode Card Sort, fikih mawaris. 

----------

MENINGKATKAN KETANGKASAN DAN KECEPATAN SMASH DALAM OLAHRAGA BULU TANGKIS MELALUI LATIHAN PENGUASAAN PUKULAN DI KELAS VI SD NEGERI MAYANGKAWIS I KECAMATAN BALEN KABUPATEN BOJONEGORO SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

DJUHARI, S.Pd.
SD Negeri Mayangkawis I, Kecamatan Balen, Kab. Bojonegoro

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi ketangkasan dan kecepatan smash dalam bulu tangkis melalui latihan teknik pukulan pada siswa di kelas VI SD Negeri Mayangkawis I Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Yang paling penting untuk di perhatikan mengenai pukulan dalam permainan bulu tangkis adalah pada saat gerakan permulaan dan penyelesaian akhir. Pada gerakan permulaan yang perlu di perhatikan adalah posisi tubuh dan kaki pada saat akan melakukan pukulan. Sedangkan pada penyelesaian akhir, hendaknya menggunakan pergelangan tangan untuk memukul bola sehingga kecepatan, ketajaman dan arah bola sesual dengan keinginan dan kebutuhan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa dapat dilihat pada histogram diatas prestasi belajar siswi pada pra siklus adalah: 57,8 (rendah), pada siklus I terjadi meningkatan yaitu: 68,5 (cukup), pada siklus II menjadi: 87,8 (baik). Upaya untuk meningkatkan kemampuan menggiring bola dan prestasi belajar olahraga siswa tentunya tidak berakhir sampai penelitian ini selesai akan tetapi akan berusaha dengan memperbaiki taktik dan tehnik yang variatif dan menarik untuk mengoptimalkan kemampuan siswa dalam permainan olahraga bulu tangkis.

Kata kunci: ketangkasan dan kecepatan smash, latihan penguasaan pukulan. 

----------

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SEJARAH MATERI PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA MELALUI METODE DISCOVERY LEARNING BAGI SISWA KELAS X AK 1 SMKS KORPRI SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

Dra. HJ. LINDAYENI
SMKS KORPRI Duri, Kab. Bengkalis, Prov. Riau

Abstrak: Sejarah berperan penting dalam membentuk identitas dan kepribadian bangsa. Pembelajaran sejarah pada hakikatnya merupakan salah satu sumber pengetahuan, Sejarah dapat diajarkan kepada generasi muda hal-hal baik dan buruk, nilai kepahlawan, dan sebagainya. Guru harus memiliki kemampuan mengaplikasikan berbagai teori belajar dan berbagai pengajaran kemampuan memilih dan menerapkan metode pembelajaran yang efektif dan efisien, kemampuan melibatkan siswa berpartisipasi aktif dan kemampuan membuat suasana belajar yang menunjang tercapainya tujuan pendidikan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, hasil belajar dan perubahan perilaku positif dalam pembelajaran Sejarah materi masa pendudukan Jepang di Indonesia siswa kelas XI-IS 3 SMKS KORPRI dengan penerapan model discovery learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil penilaian menunjukan peningkatan hasil pembelajaran Sejarah di kelas X AK 1 yaitu evaluasi pada siklus 1 kelas X IPS 3 yang berjumlah 38 siswa yang tuntas belajar adalah 28 siswa (74%) sedangkan yang tidak tuntas 10 siswa (26%) sedangkan evaluasi pada siklus 2 tuntas 87% atau sebanyak 33 sisiwa tuntas. Nilai rata-rata siswa juga mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 74,61 dan pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 80,00. Berarti melalui model pembelajaran discovery mampu meningkatkan hasil belajar ranah kognitif dan afektif.Pembelajaran model discovery learning berpengaruh positif, pada perubahan perilaku dengan meningkatnya keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran, hal ini ditunjukan skor hasil pengamatan keaktifan meningkat 68 menjadi 80 sehinggga keaktifan siswa meningkat dari kategori cukup aktif menjadi aktif. Simpulan dari penelitian ini adalah: kualitas pembelajaran menunjukan proses perbaikan dengan ditunjukan skor keaktifan hasil pengamatan meningkat dari siklus 1 ke siklus 2, yaitu dari 72% dengan kategori cukup baik menjadi 80% dengan kategori baik.

Kata Kunci: Discovery Learning, Hasil Belajar, Pembelajaran Sejarah 

----------

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS V SDN 4 BUKIT BATU KAB. BENGKALIS SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2018-2019 

MASDIANA, S.Pd.I.
SD Negeri 4 Bukit Batu, Kab. Bengkalis, Riau

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran cooperative learning dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam siswa kelas V SDN 4 Bukit Batu Kab. Bengkalis Semester II Tahun Pelajaran 2018-2019. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 22. Teknik pengumpulan data dengan tes, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif komparatif, yaitu membandingkan setiap hasil tes persiklus. Hasil perbaikan pembelajaran dengan PTK ini adalah hasil perolehan nilai rata-rata siswa dalam pembelajaran PAI selalu mengalami peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu 37% (siklus I) ; 81% (siklus II) ; 95% (siklus III).

Kata kunci: Model pembelajaran cooperative learning, kualitas pembelajaran, Pendidikan Agama Islam

----------

TINDAKAN APLIKATIF SUPERVISI KEPENDIDIKAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 4 MEJAYAN KABUPATEN MADIUN TERHADAP PENGARAHAN AKADEMIK PEMBELAJARAN MODEL BERFIKIR, MENULIS DAN DISKUSI TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

Dra. IRIANI TAKARIA, M.Pd
SMP Negeri 4 Mejayan, Kabupaten Madiun

Abstrak: Penelitian tindakan sekolah tentang pembinaan konsepsi pembelajaran model BMD ini bertujuan untuk peningkatan kinerja guru dalam pembelajaran. PTS yang telah dilakukan selama dua siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Pembelajaran dengan menggunakan model BMD memiliki dampak positif dalam meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Mejayan Kabupaten Madiun Propinsi Jawa Timur Pada Semester genap Tahun Pelajaran 2017/2018. yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus. (2) Penerapan metode pembelajaran BMD mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Mejayan Kabupaten Madiun Propinsi Jawa Timur Pada Semester genap Tahun Pelajaran 2017/2018. yang ditunjukan dengan hasil wawancara dengan beberapa siswa, rata-rata jawaban menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode pembelajaran sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar. Dengan memperhatkan empat aspek yang dinilai, yaitu (1) perlengakapan dalam mengajar, (2) rencana pelaksanaan pembelajaran, (3) penguasaan materi dalam mengajar, (4) penguasaan kelas, pada siklus I nilai rata-rata guru dalam pembelajaran mencapai 71,75 dengan tingkat ketuntasan 55% pada KKM 70. Pada siklus II nilai ratarata guru dalam pembelajaran mencapai 91,25 dengan tingkat ketuntasan 100% pada KKM 75.

Kata Kunci: pembelajaran model berfikir, menulis dan berdiskusi 

----------

PEMANFAATAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PKn PADA SISWA KELAS V SDN PADANGMENTOYO, KAPAS, KABUPATEN BOJONEGORO SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SUCIATI, S.Pd. SDN Padangmentoyo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan bermain peran sebagai metode pembelajaran PKn dalam mengoptimalkan aktivitas dan hasil prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri Padangmentoyo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2018/2019.Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Padangmentoyo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Sebagai obyek penelitian diambil siswa kelas V dengan jumlah siswa 10 siswa, dengan tingkat kemampuan siswa yang heterogen. Di sekolah ini guru kelas dan kepala sekolah, penelitian ini dilaksanakan dari bulan Agustus sampai dengan bulan September tahun 2018. Fokus materi PKN pada peraturan perundang-undangan Pemberian metode Bermain Peran pada pengajaran PKn dapat berjalan dengan baik, hal itu dapat ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata dan prosentasi keberhasilan penelitian, nilai rata–rata yang diperoleh siswa sebelum penelitian adalah sebesar: 59,0 (rendah), siklus 1 sebesar: 67,0 dan siklus 2 sebesar: 88,0 (baik). Pada akhir pembahasan ini, berdasarkan hasil nilai penelitian maka peneliti dapat meningkatkan hasil ketuntasan siswa dalam pembelajaran PKn.

Kata Kunci: metode bermain peran, aktivitas dan prestasi belajar, PKn, peraturan perundang-undangan

----------

PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KECAKAPAN SENAM KETANGKASAN MELALUI TEKNIK HEADSTAND PADA SISWA KELAS III SD NEGERI TANJUNGHARJO IV, KAPAS, KABUPATEN BOJONEGORO SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

TRI LARAS SUPRIHATIN, S.Pd.
SD Negeri Tanjungharjo IV, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan teknik Headstand dalam meningkatkan hasil belajar dan ketangkasan olahraga senam ketangkasan di kelas III semester II SD Negeri Tanjungharjo IV Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Tanjungharjo IV Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Sebagai subjek penelitian diambil siswa kelas III dengan jumlah siswa 29 siswa, dengan tingkat kemampuan siswa yang heterogen. Di sekolah ini guru peneliti mengajar Penjaskes, penelitian ini dilaksanakan dari bulan Februari sampai dengan bulan Maret tahun 2019. Hasil yang diraih para siswa disetiap siklusnya adalah pada sebelum siklus mendapatkan nilai: 56,8 (rendah). Penilaian gerakan siswa meliputi aspek permainan, aktivitas pengembangan, uji diri, dan gerakan ritmik. Pada siklus I nilai ratarata kelas mencapai 66,8 dengan tingkat ketuntasan 55,2% pada KKM 70. Pada siklus II nilai rata-rata kelas mencapai 86,5 dengan tingkat ketuntasan 100% pada KKM 70. Aktivitas siswa secara rata-rata dalam kategori baik.

Kata kunci: senam ketangkasan, teknik headstand 

----------

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE SIMULASI DAN ALAT PERAGA KONGKRIT PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI POKOK DOKUMEN DIRI DAN KELUARGA SISWA KELAS II SDN 13 RUPAT KECAMATAN RUPAT, BENGKALIS SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

KASMIYEM, S.Pd.SD.
SDN 13 Rupat, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Prov. Riau

Abstrak: Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Metode Simulasi dan Alat Peraga Kongkrit Pada Mata Pelajaran IPS Materi Pokok Dokumen Diri dan Keluarga Siswa Kelas II Semester I SDN 13 Rupat Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilakskanakan dalam bantuk siklus. Hasil perbaikan pembelajaran yang dilaksanakan dalam 2 siklus, dapat disimpulkan bahwa: “Penerapan Metode Simulasi dan Alat Peraga Kongkrit Pada Mata Pelajaran IPS Materi Pokok Dokumen Diri dan Keluarga Siswa Kelas II Semester I SDN 13 Rupat Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis Tahun Pelajaran 2018/2019“. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan prosentase ketuntasan siswa pada pra siklus dan siklus 1 dan siklus II. Hal ini dapat diketahui dari tingkat ketuntasan klasikal yang mencapai 75% dengan nilai rata-rata kelas sebesar 64. Dengan menerapkan metode simulasi, perbaikan pembelajaran siklus II ternyata dapat berhasil. Hal ini dapat diketahui dari tingkat ketuntasan klasikal yang mencapai 90% dengan nilai rata-rata kelas sebesar 81.

Kata kunci: hasil belajar, metode simulasi, alat peraga kongkrit. 

----------

MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG FPB DAN KPK MELALUI METODE KERJA KELOMPOK BAGI SISWA KELAS V SDN 13 RUPAT, KEC. RUPAT, BENGKALIS PADA SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

HAZIZAH, S.Pd.SD.
SDN 13 Rupat, Kec. Rupat, Kab. Bengkalis, Provinsi Riau

Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar matematika tentang FPB dan KPK melalui kerja kelompok bagi siswa kelas V SDN 13 Rupat Kec. Rupat Kab. Bengkalis pada semester 2 Tahun Pelajaran 2017/2018. Tempat penelitian tindakan kelas ini adalah SDN 13 Rupat Kec. Rupat Kab. Bengkalis karena sekolah tersebut merupakan peneliti mengjar setiap harinya,dengan mengambil waktu pada semester II tahun pelajaran 2017/2018. Adapun objek penelitian adalah siswa kelas V SDN 13 Rupat Kec. Rupat Kab. Bengkalis yang berjumlah 43 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas,dalam pelaksanaannya dua kali tindakan dalam dua siklus yang dalam tiap siklus terdiri dari empat tahapan,yaitu tahapan perencanaan tindakan (planning), pelaksanaan tindakan sesuai yang direncanakan (acting), pengamatan terhadap tindakan yang dilaksanakan (observing),dan tahap refleksi (reflecting). Sebagai bahan analisis data dalam penelitian ini adalah hasil ulangan siswa pada saat kondisi awal, siklus I dan siklus II untuk dibandingkan yang dilanjutkan dengan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian ini kegiatan pembelajaran Matematika melalui pengunaan teknik kerja kelompok dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar Matematika tentang FPB dan KPK bagi siswa SDN 13 Rupat Kec. Rupat Kab. Bengkalis pada semester 2 Tahun Pelajaran 2017/2018. Pada prasiklus nilai rata-rata siswa mencapai 55,6 dengan tingkat ketuntasan 58,4%, pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 63,2 dengan tingkat ketuntasan 72,4%, dan pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 66,8 dengan tingkat ketuntasan 85,7%.

Kata kunci: kretivitas dan hasil belajar matematika. metode kerja kelompok. 

----------

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn POKOK BAHASAN PEMILU DAN PILKADA MELALUI PENDEKATAN QUIZ KELOMPOK DI KELAS VI SDN BOGO, KEC. KAPAS, KABUPATEN BOJONEGORO SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

HIDAYAT, S.Pd.I.
SD Negeri Bogo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan metode Quiz Kelompok dalam merangsang minat belajar dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI pada pelajaran PKn di SD Negeri Bogo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Bogo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2018/2019 pada siswa kelas VI semester I, dimulai pada bulan Oktober sampai bulan Nopember tahun 2018 yang jumlah siswanya adalah 26 anak, materi yang dipelajari PKn. Pada penelitian ini prestasi belajar siswa mengalami peningkatan setelah diadakan proses belajar mengajar. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada siklus 1 adalah: 58,1 (rendah) dengan ketuntasan 27%, pada siklus 2 adalah: 68,1 (cukup) dengan ketuntasan 54%, dan pada siklus 3 adalah: 87,3 (baik) dengan ketuntasan 100% pada KKM 70. Dari sini penulis dapat simpulkan bahwa pengajaran dengan menggunakan strategi Quiz Kelompok dapat membantu guru dalam meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya di SD Negeri Bogo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2018/2019.

Kata kunci: minat, hasil belajar, sistem pemilu dan pilkada, quiz kelompok. 

----------

PENERAPAN STRATEGI COOPERATIVE LEARNING DENGAN MODEL EXAMPLE NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR LINGKUNGAN BERSIH SEHAT DAN ASRI PADA SISWA KELAS 1 SEMESTER 2 SD NEGERI 1 JENGKOL KECAMATAN GARUNG KABUPATEN WONOSOBO TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

YAYAN ROKHANI, S.Pd.
SD Negeri 1 Jengkol Kecamatan Garung Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Penelitian ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan minat siswa dan hasil belajar Tema 6 Lingkungan Bersih, Sehat, dan Asri. Rumusan masalah dari penelitian ini apakah penerapan Strategi Cooperative Learning dengan Model Example Non Examples dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa di SD Negeri 1 Jengkol semester 2 tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan di kelas I SD Negeri 1 Jengkol Kecamatan Garung Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019. Subyek penelitian 21 siswa terdiri dari laki-laki 14 siswa dan perempuan 7 siswa. Penelitian dilakukan selama 2 siklus. Teknik pengumpulan data melalui metode observasi dan metode tes. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil pada siklus 1: minat belajar 7 siswa atau 33% kategori tinggi, minat belajar 12 siswa atau 57% kategori sedang. Hasil belajar rata-rata 73,57 dengan ketuntasan belajar 48%. Siklus 2: minat belajar 20 siswa atau 95% kategori tinggi, minat belajar 1 siswa atau 5% kategori sedang. Hasil belajar rata-rata 88,33 dengan ketuntasan belajar 90%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan Strategi Cooperative Learning dengan Model Example Non Examples dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa

Kata kunci: minat, hasil belajar, cooperative learning, example non examples 

----------

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATERI POKOK TEKS LISAN DAN TULIS UNTUK MENANYAKAN DAN MENYATAKAN SIFAT ORANG, BINATANG, DAN BENDA DENGAN TEKNIK SQ3R (SURVEY-QUESTION-READ-RECITE-REVIEW) SISWA KELAS VII.E MTs NEGERI 6 KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

Drs. BUDI WIYONO
MTs Negeri 6 Kabupaten Madiun, Jawa Timur

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan kemampuan materi pokok teks lisan dan tulis untuk menanyakan dan menyatakan sifat orang, binatang, dan benda dengan teknik membaca SQ3R (Survey-question-read-recite-review) siswa kelas VII.E MTs Negeri 6 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman. Proses pelaksanaan tindakan kelas melalui empat tahap dalam 3 siklus mulai dari (1) perencanaan (planning), (2) tindakan (acting), (3) pengamatan (observing), dan (4) refleksi (reflecting). Hasil analisis data menunjukkan bahwa Pada siklus I nilai rata-rata kelas mencapai 63,28 dengan ketuntasan 37,93%. Pada siklus II nilai rata-rata kelas mencapai 74,31 dengan ketuntasan 73,33%, Pada siklus III nilai ratarata kelas mencapai 83,28 dengan ketuntasan 100% pada KKM 70.

Kata kunci: teks lisan dan tulis, menyatakan sifat , teknik membaca SQ3R

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


Jurnal Prospektif Pendidikan Vol. 4, No. 5, Th. 2019

Jurnal Prospektif Pendidikan Vol. 4, No. 5, Th. 2019

Jurnal Prospektif Pendidikan Vol. 4, No. 5, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA FISIKA MENGGUNAKAN METODE GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS VIII C MTS NEGERI 1 PALU

YULIANY PANGULANGI, S.Pd., M.Pd
MTs Negeri 1 Palu, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan Group Investigation untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar fisika materi getaran, gelombang, dan bunyi. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Palu Propinsi Sulawesi Tengah dengan mengambil sampel kelas VIII C semester genap tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 33 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa, aktivitas guru, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Aktivitas belajar siswa secara individu yang diamati menunjukkan kenaikan dari siklus ke siklus. Pada siklus I keaktifan aktivitas siswa rata-rata 43,94%, pada siklus ke II terjadi peningkatan sampai 71,72% sedangkan pada siklus III mencapai 95,96%. Aktivitas siswa secara kelompok yang diamati juga terjadi kenaikan di siklus I rata-rata aktivitasnya 66% dan 84% pada siklus II sedangkan pada siklus III mencapai 93,33%. (2) Hasil belajar siswa pada siklus I ketuntasan belajar pada posisi 36,36%, pada siklus II mencapai ketuntasan 78,79% sedangkan pada siklus III mencapai ketuntasan 93,94%. Dengan demikian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Group Investigation dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika pada materi wujud zat dan pemuaiannya.

Kata kunci: aktivitas belajar, group investigation, hasil belajar siswa. 

----------

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MATERI ENERGI DENGAN METODE PERCOBAAN PADA SISWA KELAS III SD NEGERI SITIHARJO, GARUNG, KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

PURWATI ZAENATUL MARCHAMAH, S.Pd. SD.
SD Negeri Sitiharjo, Garung, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk (1) melalui penerapan metode percobaan dapat meningkatkan aktivtas belajar siswa pada pembelajaran IPA tentang energy, (2) melalui penerapan metode percobaan dapat meningkatkan hasil belajar siswa sehingga mencapai kriteria ketuntasan minimal pada mata pelajaran IPA tentang energi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan melalui proses pengkajian berdaur, yang terdiri dari empat tahap yaitu (1) perencanaan (plan), (2) Pelaksanaan (action), (3) Observasi (observation), dan (4) Refleksi (reflection). Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa kelas III SD Negeri Sitiharjo pada pembelajaran IPA tentang energi dengan hasil pada siklus I sebesar 80,95% dan siklus II sebesar 95,24%, (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Sitiharjo sehingga siswa dapat menguasai pembelajaran IPA tentang energi dengan hasil pada siklus I dengan ketuntasan sebesar 71.5% dan siklus II sebesar 100%.

Kata kunci: metode percobaan, aktivtas dan prestasi belajar, IPA tentang energi. 

----------

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SALAT FARDU MELALUI METODE DEMONSTRASI SISWA KELAS III SD NEGERI 10 WONOSOBO KECAMATAN WONOSOBO KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SITI NGUMRIYATUN, S.Pd.I.
SD Negeri 10 Wonosobo, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam tentang salat fardu melalui metode demonstrasi. Waktu penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada semester 2 tahun pelajaran 2018/2019, tepatnya mulai bulan Pebruari hingga Mei 2019. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 10 Wonosobo Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo. Berdasarkan hasil analisi data dapat diketahui bahwa pada siklus I nilai rata-rata kelas mencapai 79.81, pada siklus II meningkat menjadi 89.06. Pada kondisi awal hanya 5 siswa atau 15.62% yang meraih ketuntasan, pada siklus I sebanyak 27 siswa atau 84.38% dan pada Siklus II sebanyak 32 siswa atau 100%. Dengan demikian metode demonstrasi sangat efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pelajaran Pendidikan Agama Islam tentang salat fardu pada siswa kelas III di SD Negeri 10 Wonosobo Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo semester 2 tahun pelajaran 2018/2019.

Kata kunci: Pendidikan Agama Islam, salat fardu, metode demonstrasi. 

----------

PEMBIMBINGAN DAN PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MEMBANGUN RASA PERCAYA DIRI ANAK, PADA GURU TK MARDISIWI 3 SUKOWINANGUN KABUPATEN MAGETAN 

DARMIASTUTI, S.Pd.
TK Mardisiwi 3 Sukowinangun, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah cara pelaksanaan metode pembelajaran inkuiri dan dampak yang ditimbulkan pada anak kelompok usia 4-5 tahun di TK Mardisiwi 3 sukowinangun Kab Magetan. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Tempat penelitian di TK Mardisiwi 3 Sukomoro Kab Magetan dengan jumlah 15 siswa. Teknik analisa data dengan cara analisis temuan, pengelompokkan data dan evaluasi kualitatif. Hasil penelitian ini, yaitu 1) Penerapan metode sentra pada kelompok usia 4-5 tahun di TK Mardisiwi 3 sukomoro Kab Magetan sudah sesuai dengan prosedur. Dalam pelaksanaannya guru memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan pengamatan, menggali informasi dari pengamatannya, menggambarkan hasil pengamatannya, mempresentasikan hasil dari pengamatan kepada guru dan menjawab pertanyaan yang dimunculkan guru. 2) Dampak yang ditimbulkan, anak semakin mandiri, disiplin, tanggung jawab dan percaya diri serta kreatif dalam berpikir karena anak dapat menggali pengalamannya sendiri.

Kata Kunci: metode inkuiri, percaya diri, PAUD 

----------

PERAN GURU MENCIPTAKAN SEKOLAH DAN LINGKUNGAN SEHAT MENUJU PRESTASI YANG MENINGKAT DI SMP NEGERI 1 PANEKAN

SUMARNI, M.Pd.
SMP Negeri 1 Panekan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Karya tulis ini bertujuan untuk mendeskrispikan tentang (1) cara menciptakan sekolah sehat, (2) peran guru dalam menciptakan sekolah sehat. (3) cara membangun budaya cinta lingkungan. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh pihak sekolah untuk menciptakan sekolah sehat. Secara sederhana mulai dari perencanaan, sosialisi, pelaksanaan, pendananan, pengawasan, dan penilaian secara aktif dan berkesinambungan. Secara keseluruhan, kebersihan dan keasrian sekolah adalah tanggung jawab bersama dari setiap warga sekolah. Selain membantu kepala sekolah menyusun program, guru berperan mensosialisasikan kepada seluruh warga sekolah, terutama para siswa. Para siswa adalah anggota masyarakat sekolah yang paling banyak. Oleh karena itu perlu sering mendapatkan penyuluhan dan sosialisasi. Hal ini agar mereka merasa ikut bertanggung jawab dalam menciptkan sekolah sehat. Selain guru dan siswa, pemeliharaan dan perwujudan lingkungan sekolah yang bersih sehat dan asri tidak lepas dari peran orang tua, swasta lembaga swadaya masyarakat maupun pemerintah. Kondisi demikian akan melahirkan siswa yang cerdas, bermutu, berwawasan lingkungan serta mampu menerapkan sikap cinta dan peduli lingkungannya di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kata kunci: peran guru, sekolah sehat, lingkungan sehat 

----------

MENGOPTIMALKAN HASIL PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS KD COMPLIMENTING AND SHOWING CARE MELALUI METODE AUTHENTIC ASSESMENT APPROACH LEARNING PADA SISWA KELAS X-IPA-6 SMAN 3 MAGETAN, SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

SUHARNI. S.Pd.
SMA Negeri 3 Magetan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa Kelas X-IPA-6 Semester Ganjil di SMA Negeri 3 Magetan, Kabupaten Magetan, tahun pelajaran 2017/2018. tentang materi pembelajaran dengan kompetensi dasar Complimenting and Showing Care melalui metode Authentic Assesment Approach Learning. Berdasarkan analisis data kualitatif dan profil tingkat pemahaman dengan hasil hasil prestasi belajar ditunjukkan melalui kegiatan siklus pada masing masing siklus. Pada Siklus I dari data hasil prestasi belajar siswa di atas secara rata rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 57,78 dengan ketuntasan 20% dari sejumlah 36 siswa. Dari data siklus II hasil prestasi belajar siswa di atas secara rata rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 66,67 dengan ketuntasan 64% dari sejumlah 36 siswa. Dari data siklus III hasil prestasi belajar siswa di atas secara rata rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 81,95 dengan ketuntasan 100% dari sejumlah 36 siswa. Maka tidak perlu diadakan kegiatan pada siklus ke IV.

Kata Kunci: prestasi belajar Bahasa Inggris, metode authentic assesment approach learning 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU SEKOLAH BINAAN DALAM MEMBUKA DAN MENUTUP PEMBELAJARAN MELALUI LESSON STUDY PADA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SUJONO, S.Pd., M.Pd.
Pengawas SMA, Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Pasuruan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Lesson Study dapat meningkatkan kemampuan guru sekolah binaan dalam mengelola pembelajaran, terutama membuka dan menutup pembelajaran. Penelitian dengan tindakan Lesson Study (LS) ini melibatkan guru-guru di 3 sekolah binaan sebagai subjek penelitian. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus. Siklus 1 dan 2 dilaksanakan di masing-masing sekolah binaan tempat penelitian, sedang siklus 3 dilaksanakan bersama di salah satu sekolah binaan tempat penelitian dengan peserta guru-guru dari 3 sekolah binaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LS dapat meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, khususnya dalam membuka dan menutup pembelajaran. Hal ini ditunjukkan oleh perolehan skor pelaksanaan pembelajaran yang cenderung mengalami peningkatan dari siklus ke siklus, baik pada kegiatan pendahuluan maupun penutup. Data awal skor kegiatan pendahuluan 61,7 dan kegiatan penutup 61,7. Meningkat pada siklus 1, yakni 69,17 kegiatan pendahuluan, dan 71,85 kegiatan penutup. Pada siklus 2 menurun pada kegiatan pendahuluan menjadi 66,31, sedang kegiatan penutup meningkat menjadi 78,50. Terjadi peningkatan lagi pada siklus 3, bahkan peningkatannya cukup signifikan, yakni 91,88 kegiatan pendahuluan dan 92,19 kegiatan penutup.

Kata kunci: peningkatan, kemampuan, guru, membuka pembelajaran, menutup pembelajaran, Lesson Study (LS) 

----------

PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN HASIL BELAJAR PERKALIAN DAN PEMBAGIAN BILANGAN SAMPAI DUA ANGKA DENGAN MEDIA NUMBER NECKLACE SISWA KELAS II SD NEGERI 2 JENGKOL SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

NARIMAH, S.Pd.SD.
SD Negeri 2 Jengkol, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah meningkatakan hasil belajar perkalian dan pembagian bilangan sampai dua angka melalui penggunaan number necklace. Penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dan objek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri 2 Jengkol Kecamatan Garung pada Semester 2 tahun pelajaran 2018/2019. Siswa yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 30 anak dengan perincian laki – laki 20 anak dan perempuan 10 anak. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaan number necklace dalam pembelajaran matematika tentang perkalian dan pembagian bilangan sampai dua angka sangat tepat untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 2 Jengkol Kecamatan Garung Kabupaten Wonosobo. Pada kondisi awal, nilai rata-rata kelas mencapai 63,5; siswa yang tuntas belajar sebanyak 9 siswa dari 30 siswa atau 30%. Pada siklus I, nilai rata-rata kelas mencapai 73,17; siswa yang tuntas belajar meningkat dari 9 siswa menjadi 21 siswa atau meningkat 70%. Pada siklus II, nilai rata-rata kelas mencapai 83,8; siswa yang tuntas belajar meningkat dari 21 siswa menjadi 29 siswa atau meningkat 96.6%.

Kata kunci: perkalian dan pembagian, bilangan dua angka, media number necklace. 

----------

MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI HUBUNGAN ANTARSATUAN LUAS MELALUI BERMAIN TANGGA MANIK-MANIK DENGAN VARIASI APLIKASI MICROSOF POWER POINT PADA PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI 2 SIWURAN SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

DWI SUPRAPTININGTYAS, S.Pd. SD.
SD Negeri 2 Siwuran, Kec. Garung, Kab. Wonosobo

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan peningkatan motivasi dan hasil belajar peserta didik dalam bermain media tangga manik-manik dengan variasi microsof power point dalam pembelajaran Matematika materi hubungan antarsatuan luas di kelas IV semester 2 SD Negeri Siwuran tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang merupakan perbaikan pembelajaran berdasarkan permasalahan yang dijumpai di kelas. Hasil analisis data membuktikan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah dan latihan soal, dengan pembelajaran setelah dikenai tindakan (pemanfaatan media tangga manik-manik dengan variasi aplikasi microsoft power point dalam pembelajaran matematika di kelas IV Semester 2 SD Negeri Siwuran). Pada siklus 1 nilai rata-rata 71,56 dengan ketuntasan 71,88% dan pada siklus II nilai rata-rata 81,41 dengan ketuntasan 96,88%.

Kata kunci: media tangga manik-manik, microsof power point, Matematika, hubungan antarsatuan luas 

----------

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKN MATERI MEMAHAMI PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH MELALUI METODE ”THINKPAIR-SHARE” SISWA KELAS IX.C SMP NEGERI 1 NGLAMES KAB. MADIUN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

Dra. KRISTINI WIDJAYANTI
SMP Negeri 1 Nglames, Kabupaten Madiun

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan model cooperative learning dengan pendekatan struktural ”Think-Pair-Share” dalam meningkatkan ketuntasan belajar mata pelajaran PKn pada standar kompetensi memahami pelaksanaan otonomi daerah siswa kelas IX.C SMP Negeri 1 Nglames Kab. Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Dari data siklus I diketahui nilai rata-rata kelas mencapai 71,25 dengan ketuntasan 40% pada KKM 75. Dari data siklus II diketahui nilai rata-rata kelas mencapai 81,25 dengan ketuntasan 100% pada KKM 75.

Kata kunci: memahami pelaksanaan otonomi daerah, Metode ”Think-Pair-Share” 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MELAKUKAN PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN DATA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING COMMUNITY PADA SISWA KELAS IX-E SMP NEGERI 1 NGLAMES KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

Dra. ENY SUPRIHATIN
SMP Negeri 1 Nglames, Kabupaten Madiun

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan melakukan pengolahan dan penyajian data melalui model pembelajaran kooperatif learning community siswa kelas IX-E SMP Negeri 1 Nglames Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Dari data siklus I diketahui nilai rata-rata kelas mencapai 58,62 dengan ketuntasan 37,93% pada KKM 65. Pada siklus II meningkat, nilai rata-rata kelas mencapai 71,21 dengan ketuntasan 100% pada KKM 65. Tingkat motivasi belajar siswa siklus I pada lima aspek mencapai skor rata-rata 2,4 pada skor maksimal 4 pada tingkat 60% dengan kategori cukup baik. Pada siklus II motivasi meningkat, mencapai skor rata-rata 2,86 pada skor maksimal 4 pada tingkat 71,5% dengan kategori baik.

Kata Kunci: pengolahan dan penyajian data, Kooperatif Learning Community 

----------

IMPLEMENTASI DAN PENGUATAN KURIKULUM MUATAN LOKAL BAHASA JAWA DI KELAS X MIPA 4 SMA NEGERI 3 MAGETAN 

SHANTI ROCHMATIN, S.Pd.
SMA Negeri 3 Magetan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan karya ilmiah ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan perencanaan yang dilakukan guru dalam melaksanakan pembelajaran muatan lokal Bahasa Jawa di SMA Negeri 3 Magetan. (2) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran muatan lokal Bahasa Jawa di SMA Negeri 3 Magetan. Pertama, kegiatan pembelajaran yang baik senantiasa bertolak dari rencana yang matang. Perencanaan pembelajaran disusun oleh guru sebelum pelalaanaan kcgiatan pembelajaran. Dalamhal ini yang ternnasuk dalam perencanaan pembelajaran antara lain: (1) Perencanaan pengajaran harian, (2) Merumuskan tujuan pembelaran sesuai dengan kurikulum. (3) Merencanakan metode pembelajaran yang akan digunakan. (4) Merencanakan balikan dan bentuk balikan. Pelaksanaan pembeljaran Bahasa Jawa di SMA Negeri 3 Magetan. berdasarkan hasil wawancara terhadap 3 orang siswa dan hasil observasi terhadap kegiatan belajar mengajar bahasa Jawa adalah sebagai berikut. (1) Memilih dan menggunakan jenis bahasa pengantar yang baik. (2) Menyampaikan tujuan pembelajaran pada peserta didik. (3) Melakukan apersepsi dan membuat kaitan antar materi. (4) Bahan kajian dalam pembelajaran bahasa jawa. (5) Motivasi belajar peserta didik berkaitan dengan ketersediaan media. (6) Membuat kesimpulan setiap akhir kegiatan belajar mengajar. (7) Mengevaluasi dan mendata kesulitan peserta didik dalam belajar bahasa Jawa.

Kata kunci: implementasi dan penguatan, kurikulum muatan local, bahasa Jawa

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


Jurnal Pendidikan Global Vol. 5, No. 3, Th. 2019

Jurnal Pendidikan Global Vol. 5, No. 3, Th. 2019

Jurnal Pendidikan Global Vol. 5, No. 3, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKN TEMA HIBURAN PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 54 SENGGORO TAHUN PELAJARAN 2017/2018

YUSNIMAR, S.Pd.SD.
SD Negeri 54 Senggoro, Kec. Bengkalis, Kab. Bengkalis

Abstrak: Penelitian ini berlatar belakang pada kenyataan bahwa pembelajaran PKN mengalami berbagai hambatan. Hambatan tersebut berasal dari siswa yang kurang berminat terhadap pembelajaran PKN. Dikarnakan guru kurang mampu dalam menerapkan dan memilih model pembelajaran yang inovatif dan variatif sehingga proses pembelajaran yang berlangsung sangat membosankan. Untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam pembelajaran perlu menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan prestasi siswa dalam belajar. penelitian ini bertujuan penanaman sikap berbangsa dan bernegara yang baik akan menjadi pondasi utama dari perilaku generasi dimasa yang akan datang. Dari hasil pengamatan kemampuan siswa pada pembelajaran pada saat sebelum dilakukan penelitian tindakan kelas kemampuan siswa dalam belajar PKN hanya 18% setelah dilakukan tindakan kelas pada siklus Inilai siswa agak sedikit meningkat nilai siswa mencapai 59%. Setelah dilakukan penelitian lagi pada siklus II nilai siswa sudah memenuhi KKM yang telah di tentukan yakni 88% . Dari hasil peneliti dalam proses perbaikan pembelajaran pada siklus II ini, peneliti merasa puas, karena hasil belajar yang diperoleh siswa sudah mencapai ketuntasan. Dengan demikian Model Pembelajaran Kooperatif dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa.

Kata Kunci: Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif 

----------

IMPLEMENTASI PENGGUNAAN METODE SIJULI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PENCEMARAN DAN KERUSAKAN PADA SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 1 SUMBERREJO SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

Drs. MATADJI, M.A.
SMP Negeri 1 Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan supervisi demonstration teaching dengan penerapan metode sijuli dalam meningkatkan kualitas dan hasil Pembelajaran IPA Siswa Kelas VII C SMP Negeri 1 Sumberrejo Tahun Pelajaran 2017/2018. Ppenelitian menggunakan desain PTK. Subjek dalam penelitian ini adalah guru IPA dan siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Sumberrejo tahun pelajaran 2017/2018, banyaknya siswa adalah 32 siswa yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Dari data empirik diperoleh melalui penggunaan metode Sijuli dapat meningkatkan aktivitas belajar IPA, dari rendah 29% pada kondisi awal menjadi tinggi 82%. Melalui penggunaan metode Sijuli dapat meningkatkan hasil belajar IPA, dari rendah 57% pada kondisi awal menjadi tinggi 74%, pada kondisi akhir. Disimpulkan melalui penggunaan metode Sijuli dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA materi pokok kepadatan populasi hubungannya dengan lingkungan serta materi pokok pencemaran dan kerusakan lingkungan hubungannya dengan aktifitas manusia bagi siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Sumberrejo pada semester 2 tahun pelajaran 2017/2018.

Kata kunci: supervisi demonstration teaching, metode sijuli, kualitas dan hasil belajar IPA 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS SURAT RESMI MELALUI PENERAPAN METODE KOOPERATIF MODEL JIGSAW SISWA KELAS VI SDN GOLAN 01 KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SUNARTI, S.Pd.
SD Negeri Golan 01 Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model Jigsaw mata pelajaran Bahasa Indonesia materi Menulis Surat Resmi pada siswa Kelas VI SDN Golan 01 Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VI SDN Golan 01 Kabupaten Madiun. Data yang diperoleh berupa hasil penilaian akhir, lembar observasi kegiatan belajar mengajar oleh observer. Melalui hasil penelitian didapat rata-rata hasil belajar sebelum siklus 64 (50%), siklus I 66 (60%), dan siklus II 75 (90%). Ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran kooperatif model Jigsaw memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah ada peningkatan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan metode kooperatif model jigsaw Siswa Kelas VI SDN Golan 01 Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019.

Kata Kunci: menulis surat resmi, metode kooperatif model Jigsaw 

----------

PENGGUNAAN METODE TOWN MEETING DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPS PROSES KEDATANGAN NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA PADA SISWA KELAS VII A SEMESTER GENAP DI SMPN 3 MAOSPATI MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SITI JUARIYAH, S.Pd.
SMP Negeri 3 Maospati, Kabupaten Magetan

Abstrak: Dalam penelitian tindakan ini menggunakan bentuk penelitian kolaboratif dengan guru bidang studi dan di dalam proses belajar mengajar di kelas yang bertindak sebagai pengajar adalah guru bidang studi sedangkan peneliti bertindak sebagai pengamat, penanggung jawab penuh penelitian tindakan adalah pengamat (peneliti). Tujuan utama dari penelitian tindakan ini adalah meningkatkan hasil pembelajaran di kelas dimana peneliti secara penuh terlibat dalam penelitian mulai dari perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VII A, sedangkan sebagai sampel penelitian adalah siswa SMP Negeri 3 Maospati, Kec. Maospati Kab. Magetan yang berjumlah 32 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model pemberian balikan pada materi pelajaran memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari siklus I, II yaitu pada siklus pertama nilai rata-rata 68,5 dengana ketuntasan 83,2%; pada siklus kedua nilai rata-rata 78,8 dengan ketuntasan 93,2%

Kata kunci: proses kedatangan nenek moyang bangsa indonesia, metode Town Meeting, keterampilan, IPS 

----------

PENINGKATAN HASIL BELAJAR DALAM PEMAHAMAN CAHAYA DAN PERAMBATANNYA DENGAN PENDEKATAN CTL PADA SISWA KELAS VIII SEMESTER 2 SMPN 2 NGARIBOYO TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

ASMINI SANTI, S.Pd.
SMP Negeri 2 Ngariboyo, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar materi cahaya dan perambatannya dengan pendekatan CTL siswa kelas VIII semester 2 SMP Negeri 2 Ngariboyo tahun pelajaran 2017/2018. Hakekat dari pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) ialah mengkaitkan materi yang dipelajari siswa dengan situasi dunia nyata, sehingga siswa dapat membuat hubungan antara pengetahuan yang diperolehnya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Dengan demikian belajar menjadi lebih bermakna dan tercapailah apa yang kita harapkan seperti live skill, dan enjoyable learning (belajar yang menyenangkan). Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Ngariboyo. Sebagai obyek penelitian diambil siswa kelas VIII A dengan jumlah siswa 20 siswa, di sekolah ini guru peneliti mengajar IPA kelas VIII A semester II, penelitian ini dilaksanakan dari bulan Februari sampai dengan bulan Maret tahun 2018. Hasil dari penelitian ini dapat penuli jabarkan rata-rata pada siklus 1 adalah: 63,81 siklus 2 adalah: 74,29 dan pada siklus 3 adalah: 86,90. Dari setiap siklus mengalami peningkatan yang positif, hal ini dapat penulis simpulkan bahwa pembelajaran dengan diterapkannya pendekatan CTL ternyata dapat meningkatkan prestasi dan pemahaman siswa kelas VIIA pada pelajaran IPA di SMP Negeri 2 Ngariboyo tahun pelajaran 2017/2018.

Kata Kunci: pendekatan CTL, hasil belajar pemahaman cahaya dan perambatannya 

----------

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS DENGAN MENERAPKAN METODE PEMBELAJARAN INSTRUKSIONAL PADA SISWA KELAS IX E SMP NEGERI 2 MAOSPATI KAB. MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2018/ 2019 

SUNARTO, S.Pd.
SMP Negeri 2 Maospati Kab. Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar bahasa Inggris dengan menerapkan metode pembelajaran instruksional pada siswa kelas IX E SMP Negeri 2 Maospati Kab. Magetan tahun pelajaran 2018/ 2019. Pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu suatu metode penelitian yang bersifat menggambarkan kenyataan atau fakta sesuai dengan data yang diperoleh dengan tujuan untuk mengetahui prestasi belajar yang dicapai siswa juga untuk memperoleh respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran serta aktivitas siswa selama proses pembelajaran.Untuk menganalisis tingkat keberhasilan atau persentase keberhasilan siswa setelah proses belajar mengajar setiap putarannya dilakukan dengan cara memberikan evaluasi berupa soal tes tertulis pada setiap akhir putaran. Hasil peneilitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan metode Instruksional pada materi pelajaran memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 65,23%, 75,71%, dan 95,23%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai.

Kata kunci: Instruksional, pembelajaran, prestasi, bahasa Inggris 

----------

PEMBELAJARAN IPA MATERI KEMAGNETAN MELALUI INKUIRI TERBIMBING BERBASIS EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 SIDOREJO TAHUN PELAJARAN 2018/2019

RIRIN NURHAYATI, S.Pd.
SMP Negeri 1 Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran IPA melalui Inkuiri Terbmbing berbasis eksperimen dapat peningkatan hasil belajar IPA dan untuk mendeskripsikan adanya kelebihan dan kekurangan penggunaan Inkuiri Terbimbing dalam pembelajaran IPA siswa kelas IX SMP Negeri 1 Sidorejo khususnya materi Kemagnetan. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian merupakan eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatitf. Desain penelitian adalah Postest-Only Control Design. Obyek penelitian adalah siswa kelas IX.A SMP Negeri 1 Sidorejo tahun pelajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, dan pengamatan (observasi). Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran kimia melalui Inkuiri Terbimbing berbasis eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX pada materi Kemagnetan. Pada siklus 1 ratarata nilai pengetahuan 73,77 menjadi 81,35, pada siklus 2, rata-rata nilai ketrampilan pada siklus 1 adalah 74,38 dan pada siklus ke-2 adalah 79,81. Pembelajaran melalui Inkuiri Terbimbing dapat terlaksana dengan baik dan dapat menumbuhkan rasa keingintahuan siswa terhadap materi kemagnetan.

Kata Kunci: inkuiri terbimbing, eksperimen, hasil belajar, kemagnetan 

----------

PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF, DAN MENYENANGKAN (PAKEM) PADA GURU KELAS SD NEGERI 6 WONOSOBO SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

BAMBANG SUBANDRIYO, S.Pd., MM.Pd.
SD Negeri 6 Wonosobo, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk meningkatkan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM) melalui supervisi akademik pada guru Sekolah Dasar Negeri 6 Wonosobo pada Semester 2 tahun 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 6 Wonosobo, Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo pada bulan Februari – Maret 2018. dengan subyek penelitian guru kelas I sampai kelas VI sebanyak 6 orang guru. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus setiap siklus 2 pertemuan.Tiap siklus merupakan langkah yang berulang dari 4 tahap yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan,observasi,dan tahap dan refleksi. Teknik pengumpulan data adalah teknik non tes sedang alat pengumpul data yang dilaksanakan adalah observasi dan evaluasi dengan sekala penilaian. Berdasarkan analisis hasil pengamatan dan penilaian yang dilakukan peneliti, menunjukan bahwa: supervisi akademik dapat meningkatkan pembelajaran PAKEM guru, dimana didapat hasil perolehan dengan persentase Peningkatan nilai terendah 11,9% dari 59 menjadi 67, Peningkatan nilai tertinggi 18,1% dari 68 menjadi 83, dan peningkatan rerata meningkat 9,7% dari 65 menjadi 72. pada siklus-1 , serta peningkatan nilai terendah 13% dari 67 menjadi 77 peningkatan nilai tertinggi 4,6% dari 83 menjadi 87 , dan peningkatan rerata meningkat 13,3% dari 72 menjadi 83 pada siklus II, Hasil akhir pada penerapan supervisi akademik dapat meningkatkan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM) pada guru SD Negeri 6 Wonosobo Semester 2 tahun pelajaran 2017/2018. Kesimpulan berdasarkan data empirik sesuai dengan pengajuan hipotesis berdasarkan kajian teoritis yaitu Melalui Supervisi Akademik dapat meningkatan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM) pada Guru SD Negeri 6 Wonosobo Semester 2 tahun Pelajaran 2017/2018.

Kata Kunci: supervisi akademik, pembelajaran PAKEM 

----------

PENINGKATAN KECEPATAN DALAM BERMAIN SEPAKBOLA MELALUAI METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS VI SDN KEPEL 01 KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

BASUKI, S.Pd.
SD Negeri Kepel 01, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kecepatan dalam bermain sepak bola melalui metode demonstrasi Siswa Kelas VI SDN Kepel 01 Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari dua tahap yaitu: rancangan,kegiatan dan pengamatan Refleksi dan refisi sasaran penelitian ini adalah Siswa kelas VI dari data diperoleh berupa hasil tes praktik, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisa didapat bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan. Pada siklus I nilai keterampilan bermain sepak bola mencapai rata-rata 77,50 dengan ketuntasan 52,38%, sedangkan nilai pengetahuan mencapai ratarata 77,50 dengan ketuntasan 61,90% pada KKM 70. Pada siklus II nilai keterampilan bermain sepak bola mencapai rata-rata 84,61 dengan ketuntasan 90,48%, sedangkan nilai pengetahuan mencapai rata-rata 84,25 dengan ketuntasan 95,24% pada KKM 70. Jadi metode demonstrasi dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar belajar siswa kelas VI serta model pembelajran dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pendidikan jasmani.

Kata kunci: gerak dasar permainan bola besar (sepak bola}, metode demonstrasi 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI ADAPTASI HEWAN DAN TUMBUHAN MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER SISWA KELAS V SDN NAMPU 02 KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

PUDJIONO, S.Pd.
SD Negeri Nampu 02, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun

Abstrak: Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah (a) ingin mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together terhadap hasil belajar pelajaran IPA setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Nampu 02 Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh berupa hasil tes evaluasi, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II, yaitu siklus I sebesar 68,00 (ketuntasan belajar 70%) dan siklus II sebesar 79,00 (ketuntasan belajar 100%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran kooperatif dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa kelas V SDN Nampu 02 Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019 serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran IPA.

Kata Kunci: prestasi belajar IPA, pembelajaran kooperatif, model Numbered Head Together 

----------

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMPARAFRASE PUISI DENGAN STRATEGI COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) SISWA KELAS V SDN GOLAN 01 KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SITI PAUJIAH, S.Pd.SD.
SDN Golan 01, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi objektif tentang peningkatan keterampilan memparafrase puisi pada siswa kelas V SDN Golan 01 Kabupaten Madiun dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (pelaksanaan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Data-data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi pengolahan belajar aktif secara langsung atau aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran, dan uji kompetensi memparafrase puisi setelah beberapa kali pertemuan pembelajaran setiap siklusnya. Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama dua siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan pembelajaran kooperatif model CIRC terjadi peningkatan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (60%), dan siklus II (90%).

Kata kunci: memparafrase puisi, CIRC 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENUNJUKKAN PERILAKU DALAM MENJAGA KEUTUHAN NKRI MELALUI PEMBELAJARAN FRIEND GIVING SISWA KELAS V SDN BODAG 01 KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

NUNIK SUPRAMINI, S.Pd.
SD Negeri Bodag 01, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah: adakah peningkatan kemampuan menunjukkan perilaku dalam menjaga keutuhan NKRI melalui pembelajaran Friend Giving siswa kelas V SDN Bodag 01 Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019?. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata pada siklus I: 67.50 (ketuntasan belajar 66.67%) dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 78,33 (ketuntasan belajar 91.67%). Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa: ada peningkatan kemampuan menunjukkan perilaku dalam menjaga keutuhan NKRI melalui pembelajaran Friend Giving siswa kelas V SDN Bodag 01 Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019.

Kata Kunci: menunjukkan perilaku dalam menjaga keutuhan nkri, friend giving

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


Jurnal Ekspresi Pendidikan Vol. 5, No. 4, Th. 2019

Jurnal Ekspresi Pendidikan Vol. 5, No. 4, Th. 2019

Jurnal Ekspresi Pendidikan Vol. 5, No. 4, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

TANGGAPAN MASYARAKAT PANTAI LICIN SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA DI DESA LEBAKHARJO KECAMATAN AMPELGADING, MALANG 

Dra. KARTINI
SMA Negeri 3 Magetan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Sektor pariwisata Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu andalan untuk meningkatkan perekonomian. Provinsi Jawa Timur mulai mencoba memperkenalkan progam Visit East Java untuk memperkenalkan objek wisata yang berada di Jawa Timur. Kabupaten Malang merupakan salah satu kabupaten yang mengikuti program Visit East. Pantai Licin termasuk dalam kategori pantai yang akan dikembangkan oleh pemerintah kabupaten. Penelitian ini bermanfaat untuk (1) informasi untuk mendukung perencanaan pengembangan objek wisata Pantai Licin (2) informasi tentang adanya potensi pantai yang belum dikembangkan dan diharapkan adanya partisipasi masyarakat dalam mendukung pengembangan objek wisata Pantai Licin. Jenis penelitian ini adalah survei. Subyek penelitian ini adalah masyarakat Pantai Licin. Data tanggapan digunakan untuk mengetahui kesiapan masyarakat apabila Pantai Licin dijadikan sebagai objek wisata. Populasi penelitian sebanyak 30 orang. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, yaitu scoring dan tabulasi. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh kondisi non-fisik yang meliputi tanggapan masyarakat tergolong setuju apabila Pantai Licin dijadikan sebagai objek wisata.

Kata Kunci: Tanggapan, Pantai Licin. 

----------

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAMI TEMA "MAY­ I PICK THE FLOWERS" DALAM PEMBELAJARAN BAHASA LNGGRIS MELALUI METODE LITERACY DI KELAS VIII B SMP NEGERI I KEPOHBARU KABUPATEN BOJONEGORO SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2014/2015 

KATENI, S.Pd.
SMP Negeri I Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro

Abstrak: Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar bahasa lnggris tema "May-I Pick The Flowers" melalui metode Literacy pada siswa kelas VIII B di SMP Negeri l Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini di laksanakan di SMP Negeri 1 Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro kelas VIII B Semester 2 tahun pelajaran 2014/2015, dirnana peneliti melaksanakan tugas sebagai guru bahasa lnggris. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII B di SMP Negeri 1 Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2014/2015 sebanyak 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I nilai rata­rata kelas mencapai 63,6 dengan tingkat ketuntasan 57,7% pada KKM 70. Pada siklus II nilai ratarata kelas mencapai 71,3 dengan tingkat ketuntasan 84% pada KKM 70. Pada siklus III nilai rata­rata kelas mencapai 83,9 dengan tingkat ketuntasan 100% pada KKM 70.

Kata kunci: prestasi belajar, bahasa lnggris, "May-I Pick The Flowers", metode Literacy 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TYPE GROUP INVESTIGATION SISWA KELAS V SDN RANDUALAS 01 KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 

ADI MULJARSO, S.Pd, M.Pd.
SDN Randualas 01, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mnedeskripsikan peningkatan prestasi belajar PKN melalui pembelajaran Kooperatif Type Group Investigation siswa Kelas V SDN Randualas 01 Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2015/2016. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan, di Kelas V SDN Randualas 01 Kabupaten Madiun yang dilakukan dalam dua siklus didapatkan nilai rata-rata pada siklus I sebesar 69,57 dan ketuntasan belajar baru mencapai 69,57%, pada siklus II nilai rata-rata mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu 78,26 dan ketuntasan belajar mencapai 86,96%, maka dapat diambil kesimpulan melalui pembelajaran kooperatif dengan metode Group Investigation (GI) dapat meningkatkan prestasi belajar PKN siswa Kelas V SDN Randualas 01 Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2015/2016.

Kata Kunci: Prestasi belajar PKn, Pembelajaran kooperatif Type Group Investigation 

----------

PENINGKATAN DISIPLIN GURU SEBAGAI BUDAYA SEKOLAH DENGAN MENGGUNAKAN REWARD AND PUNISHMENT DI SD NEGERI 2 GEMBLENGAN KECAMATAN GARUNG KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

WAHYUTI, S.Pd.SD.
SD Negeri 2 Gemblengan Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kedisiplinan guru dalam kehadiran di kelas melalui reward and punishment.Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Gemblengan pada semester 2 Tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan (Februari s/d April). Subjek penelitian adalah 7 guru yang terdiri dari 5 guru PNS dan 2 Guru Wiyata. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kedisiplinan guru yang sangat signifikan. Pada awal sebelum penelitian guru yang datang tidak lebih dari 5 menit setelah bel berbunyi hanya ada 2 guru (28,6) kemudian setelah melalui penerapan Reward and Punishment pada siklus I meningkat menjadi 3 guru (42,8%), dan pada siklus II 7 (100%) guru bisa datang tidak terlambat atau datang tidak lebih dari 5 menit setelah bel berbunyi. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran dikelas pada kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan dengan penerapan Reward and Punishment kepada guru.

Kata Kunci: Disiplin Guru, Reward and Punishment 

----------

IMPLEMENTASI BAHASA INDONESIA DALAM RAGAM BAHASA ILMIAH 

Dra. ASMINI
SMA Negeri 3 Magetan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan pembahasan ini untuk mendeskripsikan bahasa Indonesia ragam ilmiah yang merupakan ragam standar untuk digunakan dalam konteks atau forum ilmiah. Bahasa Indonesia mengenal berbagai ragam, yakni ragam umum, ragam jurnalistik, ragam ilmiah, ragam sastra, dan sebagainya. Memang akhir-akhir ini, beberapa jurnal ilmiah mulai menerbitkan artikel yang dipopkan dengan gaya semi formal. Akan tetapi, kesan yang timbul adalah karya itu menjadi karya ilmiah populer. Dalam konteks dan forum ilmiah, maka sesorang akan bijak jika menggunakan bahasa Indonesia ragam ilmiah. Ia paham memilih kata yang baku, ia paham menggunakan kalimat dengan struktur yang jelas, ia juga paham mengungkapkan maksud dengan lugas. Ciri-ciri bahasa Indonesia ragam ilmiah dapat diringkaskan menjadi beberapa ciri saja, yakni (a) lugas, eksak, tidak samar dan tidak taksa, (b) objektif, (c) istilah yang digunakan bersifat monosemantis dan bebas konteks, (d) baku, dan (e) taat asas.

Kata kunci: bahasa Indonesia ragam ilmiah, konteks atau forum ilmiah 

----------

PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI KONSEP IMPULS DAN MOMENTUM UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH TUMBUKAN DI KELAS X MM-1 SMK NEGERI 1 MOJOANYAR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

Drs. AGUS SUSILO, M.M.
SMK Negeri 1 Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto

Abstrak: Tujuan penelitian ini mendeskripsikan penerapan Problem Based Learning (PBL) terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika kelas X MM-1 SMK Negeri 1 Mojoanyar Kabupaten Mojokerto tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas atau tindakan yang dilakukan oleh guru atau pelaku, mulai dari perencanaan sampai dengan penilaian terhadap tindakan nyata di dalam kelas yang berupa kegiatan belajar mengajar untuk memperbaiki kondisi pembelajaran yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Aktivitas siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II yang cukup baik. Peningkatan terjadi pada setiap komponen aktivitas siswa dalam belajar. Rata-rata aktivitas siklus I mencapai 61,2 dalam kategori cukup. Pada siklus II rata-rata aktivitas mencapai 77,6 pada kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa bahwa penerapan Problem Based learning (PBL) berdampak baik dan dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran. (2) Hasil belajar siswa dalam pembelajaran berbasis masalah/PBL meningkat cukup tinggi, yaitu rata-rata pada pretest sebesar 62 meningkat pada tes formatif siklus I sebesar 75 dengan ketuntasan belajar kelasnya sebesar 64,7% dan kemudian meningkat menjadi 82 pada siklus II dengan ketuntasan belajar kelas sebesar 91,2%. Pada siklus II telah tercapai ketuntasan belajar secara klasikal yaitu sudah mencapai 80%.

Kata kunci: Problem Based Learning (PBL), aktivitas dan hasil belajar siswa. pelajaran fisika 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MELALUI TEKNIK PEMBELAJARAN DI LUAR KELAS SISWA KELAS II SDN DURENAN 04, GEMARANG, KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

SUJARWATI, S.Pd.
SD Negeri Durenan 04, Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis puisi melalui teknik pembelajaran di luar kelas siswa kelas II SDN Durenan 04 Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Setiap sikjlus melalui empat tahap mulai dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan statistik deskriptif secara rata-rata dan persentase yaitu dengan menginventarisasi dan memadukan seluruh informasi yang diperoleh dari tiap siklus. Dari hasil penilaian dan pengamatan siswa dan guru cenderung lebih baik setiap siklus, dengan rata-rata pada siklus I sebesar 67,00, dan pada siklus II meningkat menjadi 77,38. Maka dapat disimpulkan bahwa; ada peningkatan kemampuan menulis puisi melalui teknik pembelajaran di luar kelas siswa kelas II SDN Durenan 04 Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018.

Kata Kunci: kemampuan menulis puisi, pembelajaran di luar kelas 

----------

MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PERBANKAN SYARIAH DENGAN MENERAPKAN METODE PEMBERIAN BALIKAN PADA SISWA KELAS XII AK-2 SMK NEGERI 1 MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 

Dra. HARYATUN, M.M.
SMK Negeri 1 Magetan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran kompetensi standar Akuntansi Perbankan Syariah melalui penerapan metode Pemberian Balikan pada siswa kelas XII SMK Negeri 1 Magetan tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII AK2 SMK Negeri 1 Magetan pada semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015. Data diperoleh dari hasil tes dan hasil pengamatan yang dilakukan pada siklus I, siklus II dan siklus III. Dari hasil analisis terhadap data tersebut, diketahui bahwa kompetensi siswa yang ditunjukkan dengan nilai tertinggi, nilai terendah, nilai rerata kelas, dan ketuntasan belajar secara klasikal tercapai dari 74,36% pada siklus I menjadi 87,18% pada siklus II atau meningkat sebanyak 12,81% dan menjadi 100% pada siklus III meningkat 12,82 dari siklus II. Motivasi siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran juga mengalami peningkatan dari siklus I dengan kurang baik meningkat pada siklus II menjadi cukup baik dan meningkat menjadi baik pada siklus III. Simpulan dalam penelitian ini adalah penerapan metode pemberian balikan dapat meningkatkan kompetensi dan motivasi siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran Akuntansi Perbankan Syariah pada siswa kelas XII AK-2 SMK Negeri 1 Magetan Tahun Pelajaran 2014/2015.

Kata kunci: metode pemberian balikan, Akuntansi Perbankan Syariah 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGIDENTIFIKASI HUBUNGAN ANTARA STRUKTUR ORGAN TUBUH MANUSIA DENGAN FUNGSINYA MELALUI PEMBELAJARAN TIME TOKEN SISWA KELAS IV SDN SUMBEREJO 02 KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

SUKAMTO, S.Pd.
SD Negeri Sumberejo 02, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan peneliti ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Time Token dalam meningkatkan kemampuan mengidentifikasi hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya pada siswa Kelas IV SDN Sumberejo 02 Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2016/2017. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan rancangan penelitian penelitian tindakan (action research). Dengan perkataan lain penerapan penelitian tindakan di dalam kelas diharapkan mampu mendorong guru untuk memiliki kesadaran diri melakukan refleksi dan kritik diri terhadap aktivitas pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti dibantu teman sejawat yang meliputi siswa dan hasil belajarnya menunjukkan bahwa pada siklus I nilai rata-rata 69,09 dengan tingkat ketuntasan 72,73% pada KKM 70. Pada siklus II nilai rata-rata 75,45 dengan tingkat ketuntasan 90,91% pada KKM 70.

Kata Kunci: pembelajaran Time Token, struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya 

----------

UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA DALAM MENGOPERASIKAN PAKET PROGRAM PENGOLAH ANGKA DENGAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 

Dra. WIWIK WIDYASTUTI
SMK Negeri 1 Magetan, Kab. Magetan

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah melalui penerapan metode simulasi dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa dan aktivitas belajar siswa dalam belajar komputer akuntansi (spreadsheet) pada siswa kelas XI Akuntansi 1 SMK Negeri 1 Magetan tahun pelajaran 2014/2015 serta untuk mengetahui bagaimana peningkatan aktivitas guru dalam menerapkan metode simulasi. Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas yang terdiri dua siklus, Setiap siklus terdiri empat tahap yaitu (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) pengamatan (4) refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI akuntansi 1 SMK Negeri 1 Magetan tahun pelajaran 2014/2015. Data diperoleh dari hasil tes dan hasil pengamatan yang dilakukan pada siklus I setelah diterapkannya metode simulasi menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar secara klasikal untuk KI-3 adalah 74% (28 siswa) dan KI-4 adalah 84% (32 siswa). Setelah diadakan perbaikan pada siklus II ada kenaikan 100%, ditunjukan dari ketuntasan belajar secara klasikal untuk KI-3 adalah 38 siswa dan KI-4 adalah 38 siswa. Aktivitas guru dan siswa juga mengalami peningkatan dari kategori baik pada siklus I menjadi kategori amat baik pada siklus II. Simpulan dalam penelitian ini adalah metode simulasi dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa dan aktivitas belajar siswa kelas XI SMK Negeri 1 Magetan Tahun Pelajaran 2014/2015. Demikian pula aktivitas guru juga meningkat dengan diterapkannya metode simulasi pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Magetan Tahun Pelajaran 2014/2015.

Kata kunci: mengoperasikan, program pengolah angka, metode simulasi 

----------

PEMBIMBINGAN DAN PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MEMBANGUN RASA PERCAYA DIRI ANAK, MUTIARA HATI KECAMATAN MEJAYAN KABUPATEN MADIUN TAHUN AJARAN 2018/2019 

Drs. DAIMUS SHOLEH
KB Mutiara Hati Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan untuk penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah cara pelaksanaan metode pembelajaran inkuiri dan dampak yang ditimbulkan pada anak kelompok usia 4-5 tahun di KB Mutiara Hati Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun. .Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Tempat penelitian di KB Mutiara Hati Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun dengan jumlah 15 siswa. Teknik analisa data dengan cara analisis temuan, pengelompokkan data dan evaluasi kualitatif. Hasil penelitian ini, yaitu 1) Penerapan metode sentra pada kelompok usia 4-5 tahun di KB Mutiara Hati Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun sudah sesuai dengan prosedur. Dalam pelaksanaannya guru memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan pengamatan, menggali informasi dari pengamatannya, menggambarkan hasil pengamatannya, mempresentasikan hasil dari pengamatan kepada guru dan menjawab pertanyaan yang dimunculkan guru. 2) Dampak yang ditimbulkan, anak semakin mandiri, disiplin, tanggung jawab dan percaya diri serta kreatif dalam berpikir karena anak dapat menggali pengalamannya sendiri.

Kata Kunci: metode inkuiri, percaya diri, PAUD 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENJELASKAN KEWAJIBAN ZAKAT MELALUI PEMBELAJARAN TIME TOKEN PADA SISWA KELAS VI SDN DURENAN 03 KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

SUWANDI, S.Pd.I.
SD Negeri Durenan 03, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menjelaskan kewajiban zakat melalui pembelajaran Time Token siswa kelas VI SDN Durenan 03 Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2016/2017. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Tahaptahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan Aktivitas belajar siswa yang meliputi aspek (1) memperhatikan/mendengarkan penjelasan guru, (2) mengerjakan tugas, (3) diskusi antar teman, (4) mengumpulkan tugas, (5) keberanian berpendapat. Pada siklus I mencapai skor rerata 2,4 pada skor maksimal 4 atau pada tingkat 60% dengan kategori cukup. Pada siklus II mencapai skor rerata 3,1 pada skor maksimal 4 atau pada tingkat 77,5% dengan kategori baik. Hasil belajar siswa pada siklus I nilai rata-rata kelas mencapai 70 dengan tingkat ketuntasan 72,73% pada KKM 70. Pada siklus II nilai rata-rata kelas mencapai 79.09 dengan tingkat ketuntasan 90,91% pada KKM 70.

Kata Kunci: kemampuan menjelaskan kewajiban zakat, Time Token

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


Jurnal Pendidikan Optimal Vol. 4, No. 4, Th. 2019

Jurnal Pendidikan Optimal Vol. 4, No. 4, Th. 2019

Jurnal Pendidikan Optimal Vol. 4, No. 4, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA MATERI ASAM BASA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS XI IPA 1 SMA N 1 BENGKALIS 

RUSMAWARTI, S.Pd.
SMA Negeri 1 Bengkalis, Kab. Bengkalis, Provinsi Riau

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam meningkatkan prestasi belajar kimia materi asambasa pada siswa kelas XI IPA 1 SMA N 1 Bengkalis. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dengan tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: persiapan, pelaksanaan tindakan, pengamatan,dan refleksi. Kesimpulan yang didapat melalui penelitian ini bahwa dengan menerapkan model kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kimia siswa. Tingkat keaktifan siswa pada siklus 1 sebesar 60,61%, siklus II sebesar 70,52% dan siklus III sebesar 82,64%. Ketuntasan hasil belajar siswa dapat dilihat dari tes setiap siklus mengalami peningkatan. Ketuntasan hasil belajar kimia siswa pada siklus I mencapai 60,61%, siklus II mencapai 81,81% dan pada siklus III mencapai 87,87%. Adapun saran dari penelitian yaitu hendaknya para guru kimia menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan mengembangkannya karena dapat meningkatkan hasil belajar kimia.

Kata kunci: hasil belajar kimia, asam basa, tipe jigsaw 

----------

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS DALAM PERCAKAPAN TRANSAKSIONAL DAN INTERPERSONAL MELALUI STRATEGI BELAJAR KELOMPOK DI KELAS VII A MADRASAH TSANAWIYAH ALKHAIRAAT PUSAT PALU 

ZAITUN, S.Pd.
MTs Alkhairaat Pusat Palu, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah

Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui strategi belajar kelompok dalam pembelajaran Bahasa Inggris di kelas VII A MTs Alkhairaat Pusat Palu. Subyek penelitian tindakan kelas adalah siswa kelas VII A MTs Alkhairaat Pusat Palu, dengan jumlah siswa 25 siswa yang semuanya adalah siswa lakilaki. Prosedur peneilitian yang digunakan yaitu prosedur jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan, yatu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Analisis data kualitatif model pembelajaran dianalisis menggunakan analisis deskritif. Hasil penelitian melalui strategi belajar kelompok dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VII A MTs Alkhairaat Pusat Palu. Dari hasil test Pra Tindakan 3 siswa (12%) mencapai nilai KKM yaitu (75), 22 siswa (88%) belum mencapai nilai KKM, nilai rata-rata pra tindakan dari 25 siswa 59,40. Pada siklus I terdapat 16 siswa (64%) telah tuntas, 9 siswa (36%) belum tuntas, dan nilai rata-rata hasil belajar dari 25 siswa adalah 75,00 terjadi peningkatan hasil belajar 15,60 yaitu dari 59,40 menjadi 75,00. Pada siklus II terdapat 23 siswa (92%) telah tuntas, 2 siswa (8%) belum tuntas. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II yaitu 84,20. Sehingga terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II yaitu 75,00 menjadi 84,20 (terdapat kenaikan 9,20). Dari hasil tersebut menunjukan bahwa melalui strategi belajar kelompok dalam pembelajaran Bahasa Inggris dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta tercapainya kreteria keberhasil dalam penelitian ini yaitu nilai tuntas mencapai 92% lebih dari 85% yang ditetapkan.

Kata Kunci: Hasil Belajar, Belajar Kelompok, Pembelajaran Bahasa Inggris. 

----------

SUPERVISI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KINERJA GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN SD NEGERI 3 KALIGOWONG SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2019/2020 

HARTINI, S.Pd.SD.
SDN 3 Kaligowong, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas upaya peningkatan kinerja guru menyusun persiapan pembelajaran dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran melalui supervisi akademik di SD 3 Kaligowong TAHUN 2019/2020. Dengan kegiatan supervisi dapat diketahui (1) hasil kinerja guru dalam penerapan menyusun rencana pembelajaran dengan menggunakan tahapan-tahapan yang lebih menekankan pada pengetahuan praktis terhingga mudah dicerita oleh guru dengan menyusun rencana pembelajaran. Pada siklus I nilai rata-rata kemampuan menyusun RPP adalah 50% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata 75%. (2) Terjadinya peningkatan kinerja guru dalam kegiatan supervisi sehingga dapat memberi dampak positif terhadap kemampuan guru dalam mengelola pelaksanaan pembelajaran. Penilaian pada siklus I kemampuan proses pembelajaran rata-rata 44.4% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata 90.27%. (3) Guru memberikan respon yang sangat positif terhadap aktivitas peserta didik dalam proses kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru sehingga hasil kinerja guru melalui supervisi akademik meningkat. Pada siklus I nilai rata-rata aktivitas siwa 39.21% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata aktivitas siswa 87.5%.

Kata kunci: penyusunan RPP, kinerja guru, supervisi akademik 

----------

PENERAPAN METODE KOOPERATIF MODEL TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS VIII-A SMP NEGERI 4 SARADAN KABUPTEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

NANIK WAHYUNI, S.Pd.
SMP Negeri 4 Saradan, Kabupten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris kompetensi transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model TGT. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-A SMP Negeri 4 Saradan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I 70.45 (51.52%), siklus II 79.09 (96.67%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model TGT dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VIII-A SMP Negeri 4 Saradan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019 serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Bahasa Inggris.

Kata Kunci: pembelajaran Bahasa Inggris, kooperatif model TGT 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA TENTANG VOLUME DAN DEBIT MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL TWO STAY TWO STRAY (TSTS) PADA SISWA KELAS VI SDN PUNTUKDORO 4 KECAMATAN PLAOSAN KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

SUPARMAN, S.Pd.SD.
SDN Puntukdoro 4, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk men deskripsikan peningkatan aktivitas dan prestasi belajar Matematika khususnya tentang volume dan debit melalui pembelajaran kooperatif model Two Stay Two Stray pada siswa Kelas VI SDN Puntokdoro 4 Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan Tahun Pelajaran 2016/2017. Sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih, yaitu penelitian tindakan, maka penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart (dalam Sugiarti, 1997: 6), yaitu berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Prestasi belajar Matematika siswa kelas VI SDN Puntukdoro 4 Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model TSTS mendapatkan hasil yang meningkat dan mencapai peningkatan yang signifikan. nilai ratarata pada prasiklus 56,6 dengan ketuntasan 36%; pada siklus I nilai rata-rata 67,9 dengan ketuntasan 71% dan pada siklus II.77.09 dengan ketuntasan 86%.

Kata kunci: prestasi belajar Matematika, volume dan debit, pembelajaran kooperatif, model Two Stay Two Stray 

----------

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MATERI PROSES PEMILU DAN PILKADA MELALUI METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS VI A SDN 02 PANGONGANGAN KECAMATAN MANGUHARJO KOTA MADIUN

JAMARI, S.Pd., M.Pd.
SDN 02 Pangongangan, Kota Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatan aktivitas dan hasil belajar mata pelajaran PKn materi melalui metode Contextual Teaching and Learning (CTL) pada siswa kelas VI A SDN 02 Pangongangan Kecamatan Manguharjo Kota Madiun Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Kelas VI A SDN 02 Pangongangan Kota Madiun yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan nontes. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: Aktivitas siswa siklus I rata-rata skor 64,33% dengan kategori cukup, siklus II skor 95,00% kategori baik. Hasil belajar mata pelajaran PKn materi Proses Pemilu dan Pilkada pada siklus I nilai rata-rata naik menjadi 69,67 ketuntasan belajar sebesar 40%, dan siklus II rata-rata kelas 89,83 ketuntasan belajar 100%. Simpulan penelitian adalah penerapan metode Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar mata pelajaran PKn materi Proses Pemilu dan Pilkada pada siswa kelas VI A SDN 02 Pangongangan Kota Madiun Tahun Pelajaran 2016 / 2017

Kata Kunci: hasil belajar. metode CTL, PKn 

----------

UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI INOVASI PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN YANG ATRAKTIF DI SD NEGERI GUNUNGSARI 

Drs. M. SAIKUN HUFRON
Kepala SD Negeri Gunungsari, Kec. Tajinan Kab. Malang

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di SD Negeri Gunungsari, khususnya dalam pembelajaran Matematika melalui inovasi pemanfaatan media pembelajaran yang atraktif. Dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini, guruguru kelas di SD Negeri Gunungsari dibagi menjadi 2 (dua) kelompok besar, yakni Kelompok Kelas Rendah (yang terdiri dari guru-guru Kelas I, II, dan III) dan Kelompok Kelas Tinggi (yang terdiri dari guru-guru Kelas IV, V, dan VI). Pada pelaksanaan Siklus I, masing-masing kelompok mendesain media pembelajaran, kemudian memanfaatkannya dalam kegiatan pembelajaran. Pada pelaksanaan Siklus II, seluruh guru kelas bersamasama mendesain ulang media pembelajaran berdasarkan hasil refleksi, kemudian memanfaatkan media pembelajaran hasil desain ulang kembali dipergunakan dalam kegiatan pembelajaran. Indikator efektivitas pemanfaatan media pembelajaran Matematika diukur dari banyaknya jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) pada masing-masing siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui inovasi pemanfaatan media pembelajaran yang atraktif, dapat meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran Matematika. Pada pelaksanaan Siklus I, jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas KKM masih sebesar 42%, maka pada pelaksanaan Siklus II sudah mengalami peningkatan yang cukup signifikan hingga sebesar 73%.

Kata Kunci: pembelajaran, matematika, media atraktif 

----------

MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD (STUDENTS TEAM ACHIEVEMENTS DIVISION) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS PENINGGALAN BERSEJARAH PADA SISWA KELAS V SDN GENILANGIT 1, PONCOL, KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

SUGIMUN, S.Pd., M.M.
SDN Genilangit 1, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar IPS siswa dengan diterapkannya pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) model STAD (Students Team Achievement Division) dalam pembelajaran IPS pada siswa Kelas V SD Negeri Genilangit 1 Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2016/2017. Sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih, yaitu penelitian tindakan kelas yang berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Data siklus I nilai rata-rata 59,3 dengan tingkat ketuntasan 35%. Adapun aktivitas belajar mencapai 54% pada kategori cukup. Pada siklus II ada peningkatan prestasi belajar siswa dengan nilai rata-rata 59,3 dengan tingkat ketuntasan 35%. Adapun aktivitas belajar mencapai 78% pada kategori baik.

Kata kunci: pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) model STAD (Students Team Achievement Division 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PAI KOMPETENSI MEYAKINI ADANYA QODO DAN QODAR MELALUI PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) SISWA KELAS VI SDN SEBAYI 02 KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SULISNO, S.Pd.I.
SD Negeri Sebayi 02, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar PAI siswa kelas VI SDN Sebayi 02 Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019 melalui pembelajaran Inside Outside Circle (IOC). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti bekerjasama dengan guru lain. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini didapatkan pada siklus I hasil rata-rata prestasi belajar sebesar 68,75 (66,67%), pada siklus II mengalami peningkatan yaitu sebesar 76,67 (91,67%), maka dapat disimpulkan bahwa: Ada peningkatan prestasi belajar PAI siswa kelas VI SDN Sebayi 02 Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019 melalui pembelajaran Inside Outside Circle (IOC).

Kata kunci: prestasi belajar PAI, pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) 

----------

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS KOMPETENSI TRANSAKSIONAL DAN INTERPERSONAL PENERAPAN METODE KOOPERATIF MODEL TGT PADA SISWA KELAS VIII-B SMP NEGERI 1 NGRAHO KABUPTEN BOJONEGORO SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2019/2020 

MUHAMMAD TAUHID, S.Pd.
SMP Negeri 1 Ngraho, Kabupaten Bojonegoro

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar Bahasa Inggris kompetensi transaksional dan interpersonal melalui pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sebanyak dua siklus. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi.. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-B SMP Negeri 1 Ngraho Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2019/2020. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, pada siklus I nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 71,52 dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 65,63% pada KKM 72. Pada siklus II nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 78,50 dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 93,75%. Pembelajaran dengan model TGT (Team Games Tournament) pada pembelajaran dasar kompetensi percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) dapat meningkatkan keaktifan, ketrampilan proses, dan prestasi belajar siswa SMP Negeri 1 Ngraho Tahun Pelajaran 2019/2020.

Kata Kunci: Bahasa Inggris, kooperatif model TGT 

----------

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MATERI PESAWAT SEDERHANA MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS V DI SDN 02 KLEGEN KOTA MADIUN 

SUGIYONO, S.Pd., M.Pd.
SD Negeri 02 Klegen, Kota Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA materi pesawat sederhana melalui model kooperatif tipe STAD meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa kelas V SDN 02 Klegen Kota Madiun. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas melalui model kooperatif tipe STAD menggunakan dua siklus, setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SDN 02 Klegen Kota Madiun sejumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) Aktivitas siswa siklus I memperoleh skor rata-rata 15,63 dengan kriteria baik, siklus II diperoleh skor rata-rata 21,63 dengan kriteria baik. (3) Hasil belajar siswa pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 81,08 dengan ketuntasan 80,65% pada KKM 78. Pada siklus II, nilai rata-rata siswa mencapai 86.02 dengan ketuntasan 90,32% pada KKM 78. Simpulan penelitian ini adalah melalui model kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar pada pembelajaran IPA. Saran adalah guru dapat menggunakan model kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada mata pelajaran lain dan kelas lain.

Kata Kunci: pembelajaran IPA, pesawat sederhana, pembelajaran kooperatif tipe STAD 

----------

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR TEMATIK PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 5 TUREN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 

KUMA’YAH, S.Pd.
SD Negeri 5 Turen, Kec. Turen, Kabupaten Malang

Abstrak: Berdasarkan hasil pengamatan peneliti terhadap prestasi belajar siswa Kelas IV dalam kegiatan pembelajaran Tematik di SD Negeri 5 Turen sejak menerapkan Kurikulum 2013 menjadi lebih menurun. Hal ini ditandai dengan masih banyaknya siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Pada pembelajaran Tematik dimana beberapa mata pelajaran terintegrasi dalam satu kali pertemuan, siswa tampak kesulitan dalam memahami materi. Mempertimbangkan kondisi semacam ini, maka pada kesempatan ini peneliti bermaksud menerapkan model pembelajaran mind mapping sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Melalui penerapan model pembelajaran mind mapping ini, siswa diajak untuk menuangkan ide dan pikirannya secara bebas dalam bentuk peta pikiran. Pembelajaran Tematik pada penelitian ini difokuskan pada Tema 3, Sub Tema 3, Pembelajaran 1, dimana mata pelajaran yang diintegrasikan adalah Bahasa Indonesia tentang Menggali Informasi Melalui Wawancara; IPS tentang pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati Bagi Kesejahteraan Masyarakat; dan IPA tentang Pelestarian Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa prestasi belajar siswa Kelas IV SD Negeri 5 Turen mengalami mengalami peningkatan setelah guru menerapkan model pembelajaran mind mapping, hal ini ditandai dengan semakin meningkatkan jumlah siswa yang tuntas belajar dari Siklus I ke Siklus II. Jika pada pelaksanaan Siklus I nilai rata-rata 61,54 dengan persentase ketuntasan belajar siswa masih sebesar 30,77%, maka pada pelaksanaan Siklus II nilai rata-rata 85,38 dan sudah mencapai ketuntasan 100,00%.

Kata Kunci: peningkatan, prestasi belajar, mind mapping

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).