Jurnal Ekspresi Pendidikan Vol. 5, No. 3, Th. 2019

Jurnal Ekspresi Pendidikan Vol. 5, No. 3, Th. 2019

Jurnal Ekspresi Pendidikan Vol. 5, No. 3, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

PENINGKATAN HASIL BELAJAR RUAS GARIS MUATAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STAD PADA SISWA KELAS II SD NEGERI 1 KALIKAJAR KEC. KALIKAJAR KAB. WONOSOBO SEMESTER I TAHUN 2017/2018 

SUPRATIWI, S. Pd.SD.
SD negeri 1 kalikajar, Kec. Kalikajar kab. Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar muatan Matematika materi ruas garis pada bangun datar pada siswa kelas II SD Negeri 1 Kalikajar Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model siklus yang dilakukan secara berulang dan berkelanjutan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II yang berjumlah 29 orang siswa dan objeknya adalah hasil belajar muatan Matematika. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan tehnik prosentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar muatan Matematika materi ruas garis pada bangun datar. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari ketuntasan belajar siswa dari rata-rata nilai pada data awal siswa 67,45 dan memiliki ketuntasan belajar sebesar 44,48%. Pada akhir siklus pertama nilai rata-rata siswa menjadi 71,07 dengan ketuntasan belajarnya menjadi 79,31% dan pada akhir siklus kedua nilai rata-rata siswa naik menjadi 78,17 dengan ketuntasan belajar siswa mencapai 89,66%. Selain dari meningkatnya hasil belajar siswa, antusiasme dan motivasi siwa dalam mengikuti pembelajaranpun juga mengalami kenaikan. Walaupun belum 100% tuntas. Ada 3 orang siswa belum tuntas karena siswa tersebut perlu perhatian khusus.

Kata kunci: Hasil belajar, Model pembelajaran STAD 

----------

MENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI SUPERVISI AKADEMIK INDIVIDUAL DENGAN PENDEKATAN NON DIRECTIF SD NEGERI WANUTENGAH KECAMATAN PARAKAN KABUPATEN TEMANGGUNG, SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

HARIANI, S.Pd. M.Si.
SD Negeri Wanutengah, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung

Abstrak: Tujuan penelitian untuk meningkatkan kompetensi guru SD Negeri Wanutengah dalam pengelolaan proses belajar mengajar di kelasnya melalui pendampingan dalam bentuk supervisi akademik individual dengan pendekatan nondirectif oleh kepala sekolah. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mempersiapkan pengelolaan pembelajaran dikelas yang meliputi 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Berdasarkan hasil di atas dapat diketahui bahwa peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I kemampuan guru yang mencapai skor 70 sebanyak 4 orang atau 44,4% meningkat pada siklus II mencapai 8 orang atau 88,8%. Berdasarkaan data tersebut telah terjadi peningkatan kompetensi dalam pengelolaan proses belajar yang signifikan dan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan sehingga penelitian dihentikan pada siklus II.

Kata kunci: pengelolaan proses belajar mengajar, pendampingan, supervisi akademik 

----------

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PUISI MELALUI METODE MODELING SISWA KELAS VI SD NEGERI BAGUSAN KECAMATAN PARAKAN KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

EKAWATI LISTYORINI, S.Pd. SD

SD Negeri Bagusan, Parakan, Kabupaten Temanggung

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia dalam keterampilan membaca puisi melalui metode modeling pada siswa kelas VI SD Negeri Bagusan Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung Tahun Pelajaran 2018/2019. Rencana penelitian mengacu pada rancangan penelitian yang dilakukan oleh Kurt Lewin yaitu model spiral (Jean Mc Niff, 1988: 22). Levin menjelaskan pelaksanaan riset sebagai langkah spiral, setiap langkah memiliki 4 bagian planing, acting, observing, reflect (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi). Penerapan teknik modeling dapat meningkatkan keterampilan membaca puisi siswa kelas VI. Hal ini ditandai dengan nilai unjuk kerja siswa yang mengalami peningkatan. Pada siklus I nilai terendah siswa adalah 58 dan nilai tertinggi siswa adalah 83. Pada siklus II nilai terendah siswa adalah 75 dan nilai tertinggi siswa adalah 83. Ketuntasan hasil belajar siswa mengalami peningkatan, dari sebelum tindakan dan setelah dilakukan tindakan yaitu siklus I dan siklus II. Sebelum dilakukan tindakan atau keadaan awal hanya ada 2 siswa yang mencapai KKM (70) ke atas atau tingkat ketuntasannya sebesar 25%. Pada siklus I ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 50% ATAU 4 siswa mencapai KKM, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 100% atau semua siswa mencapai KKM (70) ke atas.

Kata kunci: membaca puisi, metode modeling 

----------

STRATEGI “SO” UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA DI UNIT PELAYANAN PERPUSTAKAAN SMP NEGERI 3 NGADIROJO KABUPATEN PACITAN 

Drs. TEGUH BASUKI
SMP Negeri 3 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan

(THE “SO” STRATEGY IN INCREASING THE READING INTEREST OF STUDENTS AT LIBRARY SERVICE OF YUNIOR HIGH SCHOOL 3 NGADIROJO PACITAN) 

Abstract: The aim of this research is to describe the strategy of library service in increasing the reading interest of students at yunior high school 3 Ngadirojo Pacitan residence. The research has been conducted for July 2018 until December 2018 since proposal was written until the report has been finished. This kind of the research is qualitative descriptive. The research location is at the library of yunior high school 3 Ngadirojo Pacitan. The research sample is 74 persons taken by purposive sampling technic. Data collection was done by questionere and documentation. Based on the research results, it was concluded that SO strategy had been decided for being a service strategy in increasing the reader interest, namely :1) To develope a dinamic service system that is relevan to the advance of science and technology; 2) To develope the interest of visitors by a library promotion; 3) To increase the guidance of the reader interest for students intensively; 4) To develope the collection requirement completedly; 5) To develope internet and social media access at the library room; 6) To increase the attention of students in obeying the library rules.

Key words: strategy, service, library, interest 

----------

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI MENGIDENTIFIKASI KEBERAGAMAN BUDAYA, SUKU, AGAMA MENGGUNAKAN METODE CERAMAH BERBANTUAN MEDIA POSTER-POSTER DAN LCD PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SEDAYU KEC. SAPURAN KAB. WONOSOBO SEMESTER I TAHUN 2018/2019 

RUMINI, S.Pd.SD.
SD Negeri 1 Sedayu, Kec. Sapuran, Kab. Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPS materi mengidentifikasi keberagaman budaya, suku, agama pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Sedayu Kec. Sapuran Kab. Wonosobo Smester I Tahun Pelajaran 2018/2019 menggunakan metode ceramah berbantuan media pembelajaran poster dan LCD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas merupakan sebuah metode penelitian yang dilakukan oleh seseorang yang terlibat langsung di dalamnya dan berusaha untuk mengatasi masalah-masalah yang terjadi, serta merefleksi segala tindakan perbaikan untuk perubahan yang lebih baik agar tindakan berikutnya lebih sempurna. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) muatan IPS materi mengi-dentifikasi keberagaman budaya, suku, agama siswa kelas IV SD Negeri 1 Sedayu dengan menggunakan metode ceramah berbantuan media, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode cera-mah berbantuan media dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan IPS materi mengidentifikasi keberagaman budaya, suku, agama dimana pada akhir siklus I, 18 rang siswa (78%) tuntas dan 7 siswa (22%) belum tuntas dengan pencapaian nilai tertinggi 86 dan nilai terendah 50 sedang nilai rata-rata yang dapat dicapai sebesar 72,6, dan setelah diadakan siklus II mengalami peningkatan menjadi 25 orang siswa (100%) tuntas dengan pencapaian nilai tertinggi 95 dan nilai terendah 65 sedang nilai rata-rata yang dapat dicapai sebesar dengan rata-rata nilai 77,84.

Kata kunci: keberagaman budaya, suku, agama media pembelajaran poster dan LCD 

----------

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS III SDN 01 WINONGO KOTA MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK AKROSTIK 

ENDAH WAHYULIS HIDAYATI, M.Pd
SD Negeri 01 Winongo, Kota Madiun

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dalam menulis puisi pada siswa kelas III SDN 01 Winongo Kota Madiun tahun pelajaran 2018/2019 dengan menggunakan teknik akrostik. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian ini menjelaskan tentang jumlah putaran (cycle) yang dilaksanakan dalam rangka memecahkan masalah yang dialami oleh siswa kelas III SDN 01 Winongo Kota Madiun. Masing-masing putaran terdiri dari tahap perencanaan (planning), pelaksanaan (implementasi), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Peningkatan kemampuan menulis puisi dengan teknik akrostik pada siswa kelas III SDN 01 Winongo Kota Madiun ditandai dengan perolehan hasil tes dan prosentase ketuntasan belajar pada masing-masing siklus. Peningkatan pada akhir pembelajaran menunjukkan rata-rata hasil tes siklus I mencapai 68,71 dan siklus II mencapai 77,10 dan prosentase ketuntasan siklus I mencapai 67,74% dan siklus II mencapa 87,10%. Peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran menulis menulis puisi dengan teknik akrostik pada siswa kelas III SDN 01 Winongo Kota Madiun ditandai dengan perolehan hasil observasi keaktifan belajar siswa, antusias siswa menunjukkan skor 4,0 (baik), kreativitas siswa menunjukkan skor 4,3 (baik), Rasa senang siswa terhadap menulis puisi menunnjukkan skor 4,3 (baik), dan interaksi siswa menunjukkan skor 4,3 (baik). Dari data tersebut menunjukkan bahwa keaktifan siswa dalam belajar pada siklus II sudah dapat diklasifikasikan baik.

Kata kunci: menulis, puisi, teknik akrostik 

----------

PENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA TEKS TRANSAKSIONAL LISAN MENGGUNAKAN GUIDED CONVERSATION PADA SISWA KELAS VII E SMPN 1 PONCOL SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SRI SUGIYATI, S.Pd.
SMP Negeri 1 Poncol, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa kelas VII E SMPN 1 Poncol dalam berbicara teks transaksional lisan menggunakan guide conversatioan. Salah satu penyebabnya adalah karena sulitnya siswa mengekspresikan ide-ide dalam bahasa lisan untuk keterampilan berbicara saat pembelajaran bahasa Inggris di kelas. Sehingga ketika proses penilaian dalam proses pembelajaran , hasilnya kurang optimal, nilai yang diperoleh untuk kemampuan berbicara sangat rendah, dimana nilai tersebut rata-rata kurang dari SKBM (70). Metode ini dipilih karena diyakini dapat membantu siswa dalam mengeluarkan ide untuk aktif dan dapat mengungkapkannya secara lisan pada teks transaksional lisan. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian tindakan kelas diimplementasikan dengan 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Subyek penelitian adalah 26 siswa kelas VII E SMPN 1 Poncol tahun pelajaran 2018 / 2019. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menggunakan guided conversation telah terbukti efektif dengan ditandainya dengan peningkatan nilai rata-rata keterampilan berbicara yang mengalami peningkatan pada tiap siklusnya. Dan akhirnya prosentase nilai keterampilan berbicara siswa dapat mencapai SKBM yang sudah ditentukan.

Kata Kunci: berbicara, teks transaksional lisan, guided conversation 

----------

UPAYA MENINGKATKAN DISIPLIN GURU DALAM KEHADIRAN MENGAJAR DI KELAS MELALUI PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT DI SD NEGERI 2 KALIWIRO KECAMATAN KALIWIRO KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER I TAHUN AJARAN 2018/2019 

JOKO PONANG WIBOWO, S.Pd.
Kepala SD Negeri 2 Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mencari alternatif pemecahan masalah sebagai upaya meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran mengajar di kelas melalui penerapan Reward and Punishment. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Persentase kedisiplinan guru yang hadir tepat waktu, meningkat pada tiap siklus penelitian. Pada kondisi awal kehadiran tepat waktu hanya 17,5%, pada siklus I meningkat menjadi 37,5% dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 70,83%. Persentase keterlambatan guru menurun pada tiap siklusnya. Pada kondisi awal, keterlambatan lebih dari 10 menit mencapai 30%, pada siklus I menurun menjadi 7,5% dan pada siklus II menjadi 0%.

Kata kunci: meningkatkan disiplin guru, kehadiran mengajar di kelas, Reward and Punishment. 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN MAKNA DALAM PERCAKAPAN TRANSAKSIONAL MEMINTA DAN MEMBERI PENDAPAT DENGAN STUDENTS’ WORKSHEET SISWA KELAS XI IPA-3 SMA NEGERI 1 DOLOPO MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

REPITOYO BUDI, S.Pd., M.Si.
SMA Negeri 1 Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatkan kemampuan mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional meminta dan memberi pendapat dengan Students’ Worksheet Siswa SMA Negeri 1 Dolopo Madiun tahun pelajaran 2018/2019. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata pada siklus mengalami peningkatan yang signifikan. Pada siklus I, nilai rata-rata mencapai 66,21 dengan tingkat ketuntasan 54,05% pada KKM 70. Pada siklus II, nilai rata-rata mencapai 73,37 dengan tingkat ketuntasan 75,68% pada KKM 70. Pada siklus III, nilai rata-rata mencapai 79,18 dengan tingkat ketuntasan 94,59% pada KKM 70.

Kata kunci: kemampuan mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional meminta dan memberi pendapat, students’ work sheet 

----------

MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN MEDIA KOKAMI PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS IX DI SMP NEGERI 3 MAOSPATI KABUPATEN MAGETAN 

WIWIK DWI ERMININGSIH, M.Pd.
SMP Negeri 3 Maospati, Kabupaten Magetan

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan motivasi belajar IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media KOKAMI pada Materi Sistem Syaraf Pada Manusia pada siswa kelas IX G semester ganjil di SMP Negeri 3 Maospati tahun pelajaran 2017/2018. (2) Meningkatkan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media KOKAMI pada Materi Sistem Syaraf Pada Manusia pada siswa kelas IX G semester ganjil di SMP Negeri 3 Maospati Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian ini adalah setelah pelaksanaan model pembelajaran kooperatif STAD dengan media KOKAMI dapat meningkatkan motivasi belajar IPA pada siswa kelas IX G semester ganjil di SMP Negeri 3 Maospati tahun pelajaran 2017/2018. Terbukti motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 11,35%, yaitu dari 57,08% berada pada kategori sedang pada siklus I meningkat menjadi 68,43% pada siklus II, dan berada pada kategori tinggi. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media KOKAMI dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IX G semester ganjil di SMP Negeri 3 Maospati tahun pelajaran 2017/2018. Terbukti pada peningkatan hasil belajar siswa dari pra siklus , siklus I ke siklus II yang terlihat dari meningkatnya nilai rata-rata kelas, yaitu dari 62,4 (pra siklus) , 68,26 ( siklus I ) meningkat menjadi 83,04 ( siklus II ). Walaupun masih terdapat terdapat empat siswa yang mendapat nilai di bawah KKM, tetapi 87,10% atau 27 siswa dikelas IX G ini telah mendapat nilai di atas KKM dengan kategori baik dan sangat baik.

Kata Kunci: motivasi belajar, hasil belajar, model pembelajaran kooperatif tipe STAD, media Kokami 

----------

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATA PELAJARAN SENI BUDAYA MELALUI PENDEKATAN APRESIASI PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII D SMP NEGERI 1 PLAOSAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

SUWARTINI, S.Pd.
SMP Negeri 1 Plaosan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendekatan apresiasi dapat meningkatkan motivasi belajar seni budaya pada peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 1 Plaosan tahun pelajaran 2017/2018. Data yang dikumpulkan pada bulan Nopember – Desember 2017, dari 32 siswa di SMP Negeri 1 Plaosan, menggunakan metode tes praktek, observasi, wawancara dan angket. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap yaitu merencanakan, melakukan tindakan, mengamati (observasi), dan merefleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 32 peserta didik yang mengikuti, rata-rata daya serap mencapai 76,32% dengan ketuntasan belajar 86,84%. Demikian pula hasil observasi kolaborator menggunakan lembar pengamatan diperoleh hasil bahwa sebagian besar peserta didik (89,47%) telah melakukan kegiatan apresiasi karya seni dengan baik dan benar. Hanya ada sebagian kecil peserta didik (10,53%) yang belum sesuai harapan.

Kata Kunci: motivasi, apresiasi, seni budaya 

----------

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENTANG KISAH PARA NABI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN STRATEGI GRUB INVESTIGATION SISWA KELAS V SD NEGERI KAUMAN KECAMATAN KALIWIRO KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

SONHAJI, S.Pd.I.
SD Negeri Kauman, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran Grub investigation pada materi kisah para nabi untuk meningkatkan hasil belajar siswa tentang kisah para nabi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaang dilaksanakan dalam bentuk siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa penerapan Grub investigation dapat meningkatkan kemampuan siswa memahami Kisah Para Nabi pada siswa kelas V SD Negeri Kauman Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari prosentase hasil pra siklus atau sebelum tindakan, siklus I dan siklus II. Sebelum tindakan sebagian besar siswa termasuk dalam kriteria belum tuntas hanya 7 siswa (30%) termasuk dalam kriteria tuntas. Pada Siklus I jumlah siswa yang termasuk dalam kriteria tuntas meningkat menjadi 15 siswa (65%) dan pada siklus II meningkat kembali menjadi 19 siswa (83%) dari jumlah total 23 siswa.

Kata kunci: pembelajaran Grub investigation, kisah para nabi

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


Jurnal Pendidikan Global Vol. 5, No. 2, Th. 2019

Jurnal Pendidikan Global Vol. 5, No. 2, Th. 2019

Jurnal Pendidikan Global Vol. 5, No. 2, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS PROSEDUR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ESTAFET WRITING SISWA KELAS VII-B SMP NEGERI 1 BALONGBENDO, SIDOARJO 

DEWI RUSWATIE, S.Pd.
SMP Negeri 1 Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo

Abstrak; Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menulis teks prosedur dengan menerapkan metode estafet writing siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo; (2) Mendeskripsikan prestasi belajar siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo dalam pembelajaran menulis teks prosedur dengan menerapkan metode estafet writing; dan (3) Mendeskripsikan respon siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo terhadap pembelajaran menulis teks prosedur dengan menerapkan metode estafet writing. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu: (1) perencanaan; (2) kegiatan dan pelaksanaan (3) observasi dan interpretasi; serta (4) refleksi. Dari hasil analisis data diketahui bahwa pembelajaran Menulis Teks Prosedur melalui Model Pembelajaran Estafet Writing, memiliki dampak positif dalam peningkatan hasil belajar peserta didik yang ditandai dengan peningkatan prestasi belajar siswa dalam setiap siklusnya. Pada tahap pratindakan nilai rata-rata siswa 66,43 dan ketuntasan belajar klasikal 34,29% (12 siswa). Pada siklus I nilai rata-rata siswa 72,71 dan ketuntasan belajar klasikal 65,71% (23 siswa). Sedangkan pada siklus II nilai ratarata siswa 78 dan ketuntasan belajar klasikal 85,7% (30 siswa).

Kata Kunci; menulis teks prosedur, estafet writing 

----------

PENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN THINK-TALKWRITE SISWA KELAS VIII-G SMP NEGERI 1 BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO 

ESTI YULIANI, S.Pd.
SMP Negeri 1 Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan peningkatan proses pembelajaran menulis teks berita siswa kelas VIII-G SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo dengan menerapkan model pembelajaran Think-TalkWrite; (2) Mendeskripsikan peningkatan hasil pembelajaran menulis teks berita siswa kelas VIII-G SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo dengan menerapkan model pembelajaran Think-Talk-Write; (3) Mendeskripsikan respon siswa kelas VIII-G SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo terhadap pembelajaran menulis teks berita dengan menerapkan model pembelajaran Think-Talk-Write. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu: (1) perencanaan; (2) tindakan (3) observasi; dan (4) refleksi. Dari hasil analisis data diketahui bahwa prestasi belajar siswa setiap siklusnya pun mengalami peningkatan. Pada siklus I nilai rata-rata siswa 74,43, dan ketuntasan belajar klasikal 65,71% (23 siswa). Pada siklus II nilai rata-rata siswa 80,29, dan ketuntasan belajar klasikal 88,57% (31 siswa).

Kata Kunci: menulis, teks berita, model pembelajaran Think-Talk-Write 

----------

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS LAPORAN PERCOBAAN MELALUI MODEL INVESTIGASI KELOMPOK BERMEDIA VIDEO PENDEK PADA SISWA KELAS IX-E SMP NEGERI 1 BALONGBENDO, SIDOARJO 

TOETIK HERMINDIATI, S.Pd.
SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menulis teks laporan percobaan dengan menerapkan model investigasi kelompok bermedia video pendek siswa kelas IX-E SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo; (2) Mendeskripsikan prestasi belajar siswa kelas IX-E SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo dalam pembelajaran menulis teks laporan percobaan dengan menerapkan model investigasi kelompok bermedia video pendek; (3) Mendeskripsikan respon siswa kelas IX-E SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo terhadap pembelajaran menulis teks laporan percobaan dengan menerapkan model investigasi kelompok bermedia video pendek. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu: (1) perencanaan; (2) kegiatan dan pelaksanaan (3) observasi dan interpretasi; serta (4) refleksi. Dari hasil analisis data diketahui bahwa pembelajaran menulis teks laporan percobaan dengan menerapkan model investigasi kelompok bermedia video pendek, memiliki dampak positif dalam peningkatan hasil belajar peserta didik yang ditandai dengan peningkatan prestasi belajar siswa dalam setiap siklusnya. Pada tahap pratindakan nilai rata-rata siswa 64,86 dan ketuntasan belajar klasikal 41,67% (15 siswa). Pada siklus I nilai rata-rata siswa 75,28, dan ketuntasan belajar klasikal 69,44% (23 siswa). Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa 80,97, dan ketuntasan belajar klasikal 91,67% (30 siswa).

Kata Kunci: menulis teks laporan percobaan, investigasi kelompok, media video pendek 

----------

MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD (STUDENTS TEAM ACHIEVEMENTS DIVISION) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS VI SDN SELOTINATAH KECAMATAN NGARIBOYO KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

AGUS SUPRIYANTO, S.Pd.
SDN Selotinatah 4, Ngariboyo, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar siswa kelas VI dalam pembelajaran IPS tentang peninggalan sejarah agama Hindu, Budha, dan Islam dengan menggunakan pembelajaran kooperatif model STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang menggunakan 2 siklus perbaikan. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN Selotinatah 4 Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, tahun pelajaran 2016/2017. Pengambilan data pada penelitian ini berdasarkan tes dan observasi pada proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VI SDN Selotinatah 4 Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, tahun pelajaran 2016/2017 menunjukkan adanya peningkatan, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai rata-rata pada tiap siklusnya, yaitu 35,00 pada pra siklus, pada siklus I meningkat menjadi 63,1 dan pada siklus II meningkat menjadi 84,6. Maka dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran kooperatif model STAD sangat efektif digunakan dalam pembelajaran IPS khususnya pada siswa kelas VI SDN Selotinatah 4 Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan.

Kata kunci: IPS, peninggalan sejarah, pembelajaran kooperatif, model STAD 

----------

PENGGUNAAN METODE TAKE AND GIVE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IX B MATERI OTONOMI DAERAH SEMESTER 1 SMP NEGERI 2 BARAT KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

HARDY SETIYOWATI, S.Pd.
SMP Negeri 2 Barat, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan kegiatan penelitian tindakan kelas ini adalah: (1) untuk mengetahui penerapan Metode Take and Give dalam pembelajaran PKn; dan (2) untuk mengetahui efektivitas penerapan Metode Take and Give dalam pembelajaran PKn terhadap peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu: (1) Penyusunan rencana tindakan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) observasi, (4) Refleksi. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, test, wawancara dan catatan hasil refleksi. Penerapan metode take and give dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar bidang studi PKn pada siswa kelas IX B SMP Negeri 2 Barat. Dari aspek motivasi belajar siswa terjadi kenaikan dari siklus 1 ke siklus 2. Data mengenai nilai ratarata yang dicapai secara klasikal pada proses pembelajaran prasiklus sebesar 57. Pada siklus I nilai rata-rata 64,2 dengan persentase ketuntasan belajar 21%. Pada siklus I nilai rata-rata 78,3 dengan persentase ketuntasan belajar 96% pada KKM 75. Hasil pengamatan pada siklus I yang meliputi aspek (1) memperhatikan/mendengarkan penjelasan guru, (2) mengerjakan tugas, (3) diskusi antar teman, (4) mengumpulakan tugas, dan (5) patisipasi diperoleh data skor rata-rata aktivitas yang menunjukkan 2,25 pda skor masimal 4 pada tingkat 56% dengan kategori cukup, sedangkan pada siklus II 3,2 pada skor maksimal 4 atau pada tingkat 80% dengan kategori baik.

Kata Kunci: prestasi belajar dan motivasi belajar, otonomi daerah, metode take and give 

----------

PERANAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK DI TK DHARMA WANITA SUKOMORO, KABUPATEN MAGETAN 

ERNAWATI, S.Pd.
TK Dharma Wanita Sukomoro Kab Magetan

Abstrak: artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar anak di TK Dharma Wanita Sukomoro, Kabupaten Magetan. Keberhasilan anak sangat ditentukan oleh orangtua yang berpendidikan memadai. Pendidikan formal sering terbatas untuk orang tertentu, artinya tidak semua orang dapat menikmatinya, waktu yang tersedia baik pendidikan formal maupun nonformal di sekolah cukup singkat, namun yang banyak menyita waktu adalah pendidikan di rumah yang merupakan tanggung jawab orang tua yaitu mengawasi, membina dan memberikan pendidikan, seperti: sopan santun/etika dalam pergaulan, sikap, tingkah laku dan lain sebagainya. Kesemuanya ini memerlukan peran orang tua dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di dalam keluarga. Hasil Penulisan dan analisa Penulisan diatas, penulis dapat menarik simpulan sebagai berikut: 1) Peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar anak masih kurang, dengan adanya hambatan yang di hadapi orang tua dalam memotivasi anaknya untuk belajar adalah kesibukan orang tua seharian ke sawah, 2) Bentuk upaya yang telah dilakukan orang tua dalam memotivasi belajar anaknya yaitu sesekali melakukan pengawasan belajar siswa dengan melihat nilai anaknya saja. Selebihnya, orang tua menyerahkan kepada pihak sekolah, 3) Bentuk kerjasama yang dilakukan pihak sekolah untuk menjalin kerjasama dengan orang tua peserta didik adalah dengan mengadakan buku penghubung untuk mengatahui perkembangan anaknya.

Kata Kunci: peranan orang tua, meningkatkan, motivasi 

----------

PERAN ORANGTUA DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI ANAK DENGAN MEMBERIKAN RASA TENANG PADA ANAK DIDIK TK DHARMA WANITA BOGEM, KECAMATAN SUKOMORO KABUPATEN MAGETAN 

SULASMI, S.Pd.
TK Dharma Wanita Bogem, Kecamatan Sukomoro, Kab Magetan

Abstrak: Penelitian ini menganalisis tentang peranan orang dalam meningkatkan rasa percaya diri anak dari rasa takut dengan memberikan rasa aman pada peserta didik TK Dharmawanita, Desa Bogem, Kec Sukomoro, Kab Magetan. Dengan jumlah siswa 30 anak, 15 anak laki-laki dan 15 anak perempuan. Takut merupakan perasaan yang paling sering dialami anak selain perasaan gembira. Cemas dan takut sangat sulit ditanggulangi karena kedua hal tersebut dapat ditularkan dengan sangat mudah dari orangtua kepada anak, dari anak kepada orangtua. Perasaan takut, cemas serta gelisahan karena berpisah dengan orangtua selalu mencapai tahap terburuk pada saat anak harus berpisah dari orangtuanya, baik itu terjadi dirumah maupun disekolah. Karena itu, kalau orangtua bersikap terlalu melindungi, anak tidak akan pernah belajar percaya diri dan mengatasi sesuatu sendiri. Namun sebaliknya kalau orangtua tidak cukup memberikan pertolongan dan dukungan pada anaknya, ada kemungkinan anak-anak akan sulit mengendalikan kegelisahan sebab mereka tidak pernah diajarkan bagaimana mengatasi dan mengendalikan perasaan takut serta cemas. Karenanya peran orangtua disini sangat penting untuk membangkitkan rasa percaya diri anak dengan memberikan rasa tenang dan nyaman pada anak dalam menghadapi ketakutan kecemasan disekolah pada TK Dharma Wanita, Desa Bogem, Kecamatan Sukomoro, Kab Magetan.

Kata Kunci: peranan orang tua, percaya diri, ketakutan 

----------

PERANAN MODEL BELAJAR MURDER DALAM PEMBELAJARAN IPA KOSEP ENERGI DAN KEGUNAANNYA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS III SEMESTER II SD NEGERI BAKALAN II KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2017/2018. 

SUNDARI, S.Pd
SDN Bakalan II, Kec. Kapas, Kab. Bojonegoro

Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui apakah pengembangan model belajar MURDER dalam pembelajaran IPA konsep energi dan kegunaannya dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas III. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Bakalan II Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, bertepatan dengan tempat peneliti bertugas peneliti melaksanakan tugas sebagai guru pengajar di kelas III. Untuk mempermudah penelitian ini peneliti mengambil subjek siswa kelas III dengan jumlah siswa sebanyak 14 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun pelajaran 2017/2018 dan dilaksanakan selama 2 bulan yaitu dimulai pada awal bulan Februari sampai akhir bulan Maret 2018. Dari data hasil pelaksanaan siklus penelitian yang telah dijalankan diperoleh nilai rata-rata prestasi belajar siswa dalam belajar konsep IPA dengan pengembangan Model belajar MURDER yaitu pada siklus pertama diperoleh rata-rata sebanyak 54.64 dan pada siklus kedua diperoleh rata-rata sebanyak 82.32, Peneliti menyimpulkan bahwa dari pelaksanaan siklus penelitian yang telah dijalankan dari sebelum siklus sampai siklus terakhir menunjukkan ada peningkatan hasil belajar siswa sebesar.

Kata Kunci: Pembelajaran IPS konsep energi dan kegunaannya, model belajar Murder 

----------

UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA DAN PENGUASAAN TERHADAP MATERI PELAJARAN PKn MENGGUNAKAN MODEL BELAJAR COOPERATIVE LEARNING DI KELAS IX.A SEMESTER I SMP NEGERI 2 SUMBERREJO, KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

LILIK PRASETYOWATI, S.Pd.
SMP Negeri 2 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar PKn tentang penerapan Pancasila dari masa ke masa dengan model belajar Cooperative Learning pada siswa kelas IX.A SMP Negeri 2 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, dimana peneliti melaksanakan tugas sebagai guru PKn. Obyek penelitian adalah kelas IX.A semester I tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 24 siswa. Pada pokok bahasan “Penerapan Pancasila Dari Masa Ke Masa”. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan yaitu bulan Oktober hingga bulan Nopember tahun 2017, dalam 2 siklus, secara umum setiap siklus terdiri atas langkah - langkah kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari hasil penelitian tindakan kelas di atas dapat disimpulkan bawah hasil belajar pada mata pelajaran PKn sebelum penelitian diperoleh nilai rata-rata: 62,0 (rendah), siklus 1 adalah: 72,0 dan pada siklus 2 mengalami peningkatan menjadi: 85,8 (baik). Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model belajar Cooperative Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX.A di SMP Negeri 2 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2017/2018.

Kata kunci: prestasi belajar, penguasaan materi, model cooperative learning. 

----------

MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS MELALUI PELAKSANAAN SUPERVISI DI SD NEGERI CATURANOM KECAMATAN PARAKAN SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

WIWIN SUNARTI, S.Pd, M.Si.
SD Negeri Caturanom, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung

Abstrak: Penelitian tindakan sekolah ini dilakukan di SD Negeri Caturanom Kecamatan Temanggung bertujuan untuk mendeskripsikan upaya (1) meningkatkan kompetensi guru dalam menyusunan rencana pembelajaran melalui pelaksanaan supervisi, (2) meningkatkan kompetensi guru dalam pengelolaan pelaksanaan pembelajaran melalui pelaksanaan supervisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksananan supervisi dapat meningkatkan kemampuan menyusun RPP. Berdasarkan presentase penilaian pada pra siklus 70, siklus I nilai rata-rata 80.5% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata 93.06% hal ini menunjukkan adanya peningkatan rata–rata 23.3% hasil kinerja guru melalui supervisi akademik terhadap mengelola pelaksanaan pembelajaran. (2) Pelaksananan supervisi dapat meningkatkan kemampuan proses pelaksanaan pembelajaran berdasarkan RPP yang telah disusun, pada kondisi awal 54%, pada siklus I mencapai keberhasilan 70,5% dan pada siklus II mencapai 88,9%.

Kata kunci: kompetensi guru, menyusunan RPP, pelaksanaan pembelajaran, supervisi 

----------

PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MENGANALISIS KERAJAAN-KERAJAAN MARITIM INDONESIA PADA MASA HINDU DAN BUDHA DALAM SISTEM PEMERINTAHAN MELALUI METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING SISWA KELAS XI-IPS 1 SMAN 1 DOLOPO KAB. MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019

YUYUN INDAH KURNIAWATI, S.Pd., M.Pd.
SMAN 1 Dolopo Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan minat dan hasil belajar sejarah pada kompetensi dasar Menganalisis Kerajaan-Kerajaan Maritim Indonesia Pada Masa Hindu dan Budha dalam Sistem Pemerintahan dengan Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning /CTL) Siswa Kelas XI-IPS 1 SMAN 1 Dolopo Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan minat dan hasil belajar sejarah pada kompetensi dasar Menganalisis Kerajaan-Kerajaan Maritim Indonesia Pada Masa Hindu dan Budha dalam Sistem Pemerintahan dengan Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning /CTL) Siswa Kelas XI-IPS 1 SMAN 1 Dolopo Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019.

Kata kunci: Kerajaan-Kerajaan Maritim Indonesia pada Masa Hindu dan Buddha dalam Sistem Pemerintahan, Metode Contextual Teaching and Learning 

----------

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA LOGARITMA MELALUI METODE PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA SISWA KELAS X IPA 1 SMAN 2 BENGKALIS TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

IRMA, S.Pd.
SMAN 2 Bengkalis, Kab. Bengkalis, Prov. Riau

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui implementasi metode pembelajaran cooperative learning tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Jenis penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Subyek penerima tindakan adalah siswa kelas X IPA 1 SMAN 2 Bengkalis yang berjumlah 23 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, metode dokumentasi dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah proses analisis data, penyajian data, dan verifikasi data. Untuk menjamin keabsahan data digunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa pada pokok bahasan Logaritma. Hal ini dapat dilihat dari : 1) Ketuntasan belajar siswa sebelum adanya tindakan sebanyak 9 siswa (39,13%) dan diakhir tindakan mencapai 19 siswa (82,61%), 2) Keberanian siswa menanyakan materi yang belum jelas sebelum tindakan yaitu sebanyak 5 siswa (21,74%) dan di akhir tindakan mencapai 15 siswa (65,22%), 3) Siswa yang menanggapi pendapat siswa lain sebelum tindakan yaitu sebanyak 2 siswa (8,69%) dan di akhir tindakan mencapai 11 siswa (47,82%), 4) Antusias siswa mengerjakan soal sebelum tindakan yaitu sebanyak 8 siswa (34,78%) dan di akhir tindakan mencapai 17 siswa (73,91%). Kesimpulan penelitian ini adalah dengan implementasi metode pembelajaran cooperative learning tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada pokok bahasan Logaritma.

Kata kunci: Hasil belajar, matematika, cooperative integrated reading and composition 

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


Jurnal Pendidikan Optimal Vol. 4, No. 3, Th. 2019

Jurnal Pendidikan Optimal Vol. 4, No. 3, Th. 2019

Jurnal Pendidikan Optimal Vol. 4, No. 3, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBUAT RINGKASAN DARI TEKS YANG DIBACA ATAU YANG DIDENGAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING COMMUNITY PADA SISWA KELAS VI SDN JOHO 02 KECAMATAN DAGANGAN KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

ENDANG SETYABUDI, S.Pd.
SDN Joho 02, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan kemampuan membuat ringkasan dari teks yang dibaca atau yang didengar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif model Learning Community pada siswa kelas VI SDN Joho 02 Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Meode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata kemampuan mengungkapkan informasi dalam bentuk rangkuman, teks berita, slogan/poster, yang dihasilkan pada siklus I 62.76 dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 69.08, dan pada siklus III diperoleh nilai rata-rata 77.76. Sedangkan ketuntasan belajar pada siklus I baru mencapai 39.47% dan pada siklus II mencapai 65.79%, dapa pada siklus III sudah mencapai 97.37%. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa: Model pembelajaran learning community dapat meningkatan kemampuan membuat ringkasan dari teks yang dibaca atau yang didengar siswa kelas VI SDN Joho 02 Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019.

Kata kunci: membuat ringkasan, pembelajaran kooperatif, model Learning Community 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKn DENGAN STRATEGI BELAJAR MNEMONICS SISWA KELAS VI SDN KETANDAN 01, DAGANGAN, KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

SUTOPO, S.Pd.
SDN Ketandan 01, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar PKn standart kompetensi menghargai perkembangan wilayah Indonesia, kenampakan alam dan keadaan sosial Negara-negara di Asia Tenggara, dengan Strategi Belajar Mnemonics Siswa Kelas VI SDN Ketandan 01 Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu menggunakan rumus mean atau rata-rata. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa sebelum diadakan penelitian motivasi dan prestasi belajar PPKn 58,00 dan 60,00 sedangkan hasil Siklus I motivasi dan prestasi belajar 67,24 dan 68,21, siklus II adalah 74,74 dan 79,64 serta siklus III adalah 79,87 dan 87,50.

Kata kunci: prestasi belajar PKn, menghargai perkembangan wilayah, strategi Belajar Mnemonics 

----------

PENGGUNAAN METODE QUESTIONERY UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI DAN AKTIVITAS BELAJAR PAI MATERI TATACARA PUASA PADA SISWA KELAS VIII-A SMP NEGERI 2 KAWEDANAN SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

ATIK SULISTYANINGSIH, S.Ag.
SMP Negeri 2 Kawedanan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan prestasi dan aktivitas belajar menggunakan metode Questionery (Tanya Jawab) adalah suatu cara untuk menyajikan bahan pelajaran dalam bentuk pertanyaan dari guru yang harus dijawab oleh siswa atau sebaliknya pertanyaan dari siswa yang harus dijawab oleh guru, baik secara lisan atau tertulis. Subyek penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-A semester I di SMP Negeri 2 Kawedanan Tahun Pelajaran 2016/2017 dalam pembelajaran PAI. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan yaitu mulai bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2016. Dari hasil penelitian, prestasi belajar siswa (hasil tes belajar) dalam pembelajaran PAI dengan menggunakan Metode Questionery menunjukkan prestasi belajar yang meningkat dari setiap siklusnya. siklus I nilai ketuntasan 50%, meningkat pada siklus II menjadi 90,90%. Peningkatkan aktivitas belajar pada siklus I 63,63%, meningkat pada siklus II menjadi 81,82%. Hal ini menandakan keberhasilan dalam meningkatan prestasi dan aktivitas belajar pada siswa Kelas VIII-A semester I di SMP Negeri 2 Kawedanan Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan hasil ini dapat dikatakan bahwa penelitian ini berhasil.

Kata Kunci: metode questionery, meningkatkan prestasi dan aktivitas belajar PAI 

----------

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PPKN PERSATUAN DALAM KERAGAMAN MELALUI PENGGUNAAN METODE MIMPI GILIR BINTANG DI KELAS IX E SMPN 1 KRATON KABUPATEN PASURUAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019

Dra. ANTENG RAHAYU
SMP Negeri 1 Kraton, Kabupaten Pasuruan

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan metode pembelajaran mimpi gilir bintang secara maksimal pada mata pelajaran PPKn kompetensi dasar persatuan dalam keberagaman di kelas IX E SMP Negeri 1 Kraton Tahun Pelajaran 2018/2019. Setting atau lokasi PTK ini adalah SMP Negeri 1 Kraton Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan Kelas IX E Semester genap Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan jumlah peserta didik 24 orang. Penerapan metode mimpi gilir bintang pada PTK ini terbagi menjadi 3 siklus .Peningkatan hasil belajar peserta didik diukur dari ulangan yang dilaksanakan pada setiap akhir siklus. Adapun peningkatan hasil belajar sebagai berikut: pada siklus I rata-rata hasil belajar70,83 dengan ketuntasan 58,33%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar 74,38 dengan ketuntasan 87,5% maka mengalami peningkatan nilai rata-rata hasil belajar sebesar 3,55 atau 4,77% dengan peningkatan ketuntasan 29,17%. Sedangkan pada siklus III nilai rata-rata hasil belajar 80,83 dengan ketuntasan 91,67% maka dari siklus II ke siklus III mengalami peningkatan nilai rata-rata hasil belajar sebesar 6,45 atau 7,98% dengan peningkatan ketuntasan sebesar 4,17%. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode mimpi gilir bintang pada mata pelajaran PPKn dapat meningkatkan hasil belajar.

Kata Kunci: Metode Gilir Bintang, Mind Mapping 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DALAM MEMAHAMI KONSEP GEOMETRI DAN PENGUKURAN DENGAN PEMBELAJARAN FRIEND GIVING SISWA KELAS VI SDN NGRANGET KEC. DAGANGAN KAB. MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

MISTINI, S.Pd.SD.
SDN Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian kelas (PTK) ini untuk mendeskripsikan peningkatan pemahaman konsep geometri dan pengukuran dengan pembelajaran friend giving siswa kelas VI SDN Ngranget Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakah model penelitian tindakan kelas. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevialuasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observiasi (obseviing), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan menyertakan nilai hasil tes dan pengamatan sebagai bahan pertimangan. Hasil tes pada siklus I nilai rata-rata 76,62 dan pada siklus II naik menjadi 88,00. Dari hasil pengamatan siswa dan guru cenderung lebih baik setiap siklus, maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pemahaman konsep geometri dan pengukuran dengan pembelajaran friend giving siswa kelas VI SDN Ngranget Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019.

Kata kunci: geometri dan pengukuran, pembelajaran friend giving 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA DENGAN METODE SINEKTIF SISWA KELAS III SDN KRADINAN 03 KECAMATAN DOLOPO KABUPATEN MADIUN SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

PAIMUN, S.Pd.
SDN Kradinan 03 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan metode sinektik dalam meningkatkan prestasi pembelajaran bahasa Indonesia khususnya kemampuan pemahaman puisi pada siswa kelas III SDN Kradinan 03 Dolopo Madiun Tahun pelajaran 2018/2019?. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa kelas III SDN Kradinan 03 Dolopo Madiun Tahun pelajaran 2018/2019 dalam pembelajaran puisi dengan metode sinektik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dan dianalisis dengan menggunakan rumus mean (rata-rata). Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata kemampuan pemahaman puisi yang dihasilkan pada siklus I 60,36, pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 66,07, dan pada siklus III diperoleh nilai rata-rata 74,64. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa: Ada peningkatan kemampuan pembelajaran puisi dengan metode sinektik pada siswa kelas III SDN Kradinan 03 Dolopo Madiun Tahun pelajaran 2018/2019.

Kata kunci: pembelajaran puisi dan metode sinetik 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR TEMATIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA SISWA KELAS V SD NEGERI BULUPITU GONDANGLEGI TAHUN PELAJARAN 2018/2019

SUGIANTO, S.Pd.
SD Negeri Bulupitu, Kec. Gondanglegi, Kab. Malang

Abstrak: Tujuan peneliti ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran mind mapping sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Melalui penerapan model pembelajaran mind mapping ini, siswa diajak untuk menuangkan ide dan pikirannya secara bebas dalam bentuk peta pikiran. Pembelajaran Tematik pada penelitian ini difokuskan pada Tema 7, Sub Tema 1, Pembelajaran 1, dimana mata pelajaran yang diintegrasikan adalah IPA dengan pokok bahasan tentang Sifat-Sifat Benda Padat, Cair, dan Gas; Bahasa Indonesia dengan pokok bahasan tentang Penggunaan Kosakata Baku dalam Bentuk Teks Peristiwa; dan IPS dengan pokok bahasan tentang Latar Belakang Kedatangan Bangsa-Bangsa Eropa di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa prestasi belajar siswa Kelas V SD Negeri Bulupitu Gondanglegi mengalami peningkatan setelah guru menerapkan model pembelajaran mind mapping, hal ini ditandai dengan semakin meningkatkan jumlah siswa yang tuntas belajar dari Siklus I ke Siklus II. Jika pada pelaksanaan Siklus I, siswa yang berada dalam kategori "tuntas" masih sebanyak 5 anak, maka pada pelaksanaan Siklus II sudah meningkat menjadi 14 anak, bahkan tidak ada satu siswa pun yang memperoleh nilai di bawah 70.

Kata Kunci: peningkatan, prestasi belajar, mind mapping 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN DALAM MENYUSUN PROPOSAL PTK MELALUI PEMBIMBINGAN KELOMPOK DAN INDIVIDU PADA GURU SMA SEKOLAH BINAAN KABUPATEN PASURUAN 

SUJONO, S.Pd., M.Pd.
Pengawas SMA, Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Pasuruan

Abstrak: Penelitian ini bertujuaan untuk mendeskripsikan pembimbingan individu dan kelompok dalam meningkatkan profesionalisme guru menulis penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dengan desain penelitian tindakan sekolah pada sekolah binaan. Subjek penelitian ini adalah guru matapelajaran di sekolah binaan yang berjumlah tujuh (7) orang. Setelah dilakukan pembimbingan melalui dua kali pertemuan tatap muka dan selebihnya melalui nontatap muka, diperoleh simpulan (1) Data penelitian menunjukkan bahwa aktivitas peserta bimbingan dalam mengikuti pembimbingan mengalami peningkatan kualitas, dari 76,79% (baik) menjadi 86,54% (sangat baik). (2) Dari data hasil kerja terjadi peningkatan hasil penyusunan proposal PTK peserta bimbingan dari siklus 1 ke siklus 2, yakni dari nilai rata 25,71 dalam kategori kurang menjadi 72,96 dalam kategori baik.

Kata kunci: PTK, proposal PTK, pembimbingan, teknik individu, teknik kelompok 

----------

PEMAKSIMALAN TEKNIL PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELOMPOK B PADA TK DHARMA WANITA NGUNTORONADI TAHUN AJARAN 2017/2018 

SUJILAH, S.Pd.
TK Dharma Wanita Nguntoronadi, Kec. Nguntoronadoi, Kab. Magetan

Abstrak: Karya tulis ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan teknik portofolio dalam mendukung penilaian pembelajaran pada siswa kelompok B TK Dharma Wanita Nguntoronadi, Kec Nguntoronadi, Kab Magetan.dengan Jumlah anak 16 anak usia 5-6 tahun. Anak kelompok usia 5-6 tahun membutuhkan perhatian khusus. Oleh karena itu prose3s pembeljaran terhadap mereka juga memerlukan teknik yang menarik. Siswa perlu banyak dilibatkan dalam proses belajar dan teknik penilaian yang autentik. Guru perlu meningkatkan penggunaan teknik portofolio dalam menilai perkembangan anak dalam proses kegiatan pembelajaran pada TK Dharma Wanita Nguntoronadi Kec Nguntoronadi Penilaian seperti ini akan efektif karena dalam melakukan penilaian ini jika gurut mengetahui setiap tahapan perkembangan anak dan menyiapkan perangkat penilaian yang bagus dan lengkap.

Kata Kunci: teknik portofolio, penilaian pembelajaran, siswa kelompok B, TK 

----------

MENINGKATKAN BAHASA LISAN ANAK MELALUI METODE BERCERITA PADA ANAK DIDIK PADA TK DW SAWOJAJAR KECAMATAN TAKERAN KABUPATEN MAGETAN 

ASPINGATUN, S.Pd.
TK Dharma Wanita, Sawojajar, Kec Takeran, Kab Magetan

Abstrak: Karya tulis ini bertujuan mendeskripsiikan kegiatan bercerita dalam memberikan kontribusi dalam meningkatkan ketrampilan berbahasa lisan pada anak usia dini TK Dharma Wanita Sawojajar, Kel Takeran, Kab. Magetan. Metode bercerita merupakan salah satu pemberian pengalaman belajar bagi anak dengan membawakan cerita kepada anak secara lisan. Dunia anak itu berkaitan dengan lingkungan keluarga, sekolah dan luar sekolah. Kegiatan bercerita harus diusahan menjadi pengalaman bagi anak di Taman Kanak kanak yang bersifat unik dan menarik yang menggambarkan perasaan anak dan memotivasi anak untuk mengikuti cerita sampai tuntas. Dalam rangka menguatkan bahasa lisan anak, maka (1) Guru menyiapkan rencana kegiatan yang matang. (2) Guru menyiapkan media cerita yang menarik. (3) Guru menyiapkan lembar pengatan atau penilaian. (4) Guru bercerita dengan alat peraga. (5) Guru menyiapkan beberapa pertanyaan untuk melatih bahasa lisan anak. (6) Guru meminta beberapa siswa menjawab pertanyaan yang sama.

Kata Kunci: bahasa lisan,anak didik, metode bercerita 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI MENGENALI GEJALA SOSIAL DI MASYARAKAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI PAD KELAS X.IIS.1 SEMESTER SATU SMA NEGERI 1 MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

Drs. SUPONO, M.Si.
SMA Negeri 1 Magetan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan minat dan hasil belajar mata pelajaran Sosiologi mengenali gejala sosial di masyarakat melalui model pembelajaran Inquiri pada siswa siswa kelas X.IIS.1 di SMA Negeri 1 Magetan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas kolaboratif yang ditempuh dalam dua siklus. Setiap siklus terdapat empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas X.IIS.1 di SMA Negeri 1 Magetan tahun 2018-2019 yang terdiri dari 32 siswa. Hasil penelitian ini adalah (1) Tingkat minat siswa pada siklus 1 ada 20 siswa (62,5%) dan pada siklus II mencapai 27 siswa (84,37%). (2) Hasil belajar siswa dengan nilai ratarata 77,186 pada Siklus I meningkat menjadi 83,68 pada Siklus II. Sedang siswa yang mencapai ketuntasan sebanyak pada siklus I sebanyak 40,63% meningkat menjadi 87,5% pada siklus II.

Kata Kunci: model inquiri, minat dan prestasi belajar, sosiologi gejala sosial 

----------

UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN TERHADAP KONSEP ALAT PENCERNAAN MANUSIA BERUPA BAGAN SKEMATIK MENGGUNAKAN METODE JIGSAW PADA PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI 1 BATURSARI SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SUJARWO, S.Pd. MM.Pd
SD Negeri 1 Batursari, Kec. Sapuran, Kab. Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman terhadap Bagan Skematik Alat Pencernaan Manusia pada peserta didik kelas V SD Negeri 1 Batursari Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan menggunakan Metode Jigsaw. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam bentuk proses pengkajian berdaur spiral dalam 4 tahap, yaitu merencanakan, melakukan tindakan, mengamati (observasi), dan merefleksi. Dalam penelitian ini, proses pengkajian dilakukan secara bersiklus dengan tahapan setiap siklus sama tetapi dilakukan perombakan/perbaikan terhadap perencanaan maupun tindakan pada siklus-siklus berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi/partisipasi aktif selama proses pembelajaran secara signifikan; dari kondisi awal sebesar 56,7% menjadi 73,3% pada siklus I, dan menjadi 83,3% pada siklus II. Sedangkan pada pemahaman/prestasi belajar siswa terhadap konsep (ketuntasan belajar) juga terjadi peningkatan signifikan, yakni dari kondisi awal mencapai ketuntasan belajar 60,0% menjadi 70,0% pada siklus I, dan menjadi 86,7% pada siklus II.

Kata kunci: alat pencernaan manusia, media bagan skematik, metode jigsaw

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


Jurnal Prospektif Pendidikan Vol. 4, No. 4, Th. 2019

Jurnal Prospektif Pendidikan Vol. 4, No. 4, Th. 2019

Jurnal Prospektif Pendidikan Vol. 4, No. 4, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

MENINGKATKAN KINERJA DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DENGAN PEMBIMBINGAN INDIVIDUAL PADA SDN 46 MANDAU KECAMATAN MANDAU SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019

YESI ANGRENI, S.Pd.SD
SDN 46 Mandau, Kecamatan Mandau, Bengaklis, Riau

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja gurukelas I-VI dalam pengelolaan pembelajaran pada SDN 46 Mandau Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Metode penelitian ini adalah dengan penelitian tindakan (action research) yang dilaksanakan dengan dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kinerja guru mulai awal sebelum tindakan sebesar 58,3% (kategori sedang), setelah tindakan siklus I menjadi 70,8% (kategori tinggi), dan setelah tindakan siklus II meningkat lagi menjadi 80,3% (kategori tinggi). Berdasarkan hasil penelitian tindakan di atas dapat disimpulkan Supervisi akademik melalui pembimbingan individu yang dilakukan oleh Kepala Sekolah terhadap guru dapat meningkatkan kinerja guru kelas I-VI pada SDN 46 Mandau Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis dalam pengelolaan pembelajran baik komponen perencanaan pembelajaran, komponen pelaksanaan pembelajaran serta abilitas guru dalam pembelajaran.

Kata kunci: supervisi akademik, peningkatan, kinerja guru. 

----------

PENGGUNAAN TEKNIK EKSPRESI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENCETUSKAN IDE DALAM MENGGAMBAR ILUSTRASI PADA SISWA KELAS VIIIC SEMESTER I SMP NEGERI 1 PLAOSAN TAHUN P ELAJARAN 2017/2018 

SUWARTINI, S.Pd.
SMP Negeri 1 Plaosan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian yang dilakukan di SMP Negeri 1 Plaosan bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan bagaimana tehnik ekspresi berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan mencetuskan ide ide dalam menggambar Ilustrasi pada pembelajaran seni budaya untuk meningkatkan kreativitas siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas menggunakan pendekatan kualitatif diskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi langsung, test perbuatan dan test tertulis serta pengamatan langsung selama kegiatan dilaksanakan. Setelah itu data dikumpulkan, diklarifikasi, direduksi, dan teknik keabsahan data melalui triangulasi sumber, metode dan data. Hasil penelitian dari perjalanan siklus 1 sampai siklus II terjadi peningkatan kreativitas untuk mencetuskan ide ide menggambar Ilustrasi, peningkatan motivasi belajar dan suasana pembelajaran yang menarik dan kondusif. Siswa yang telah menguasai kompetensi dasar atau memperoleh nilai KKM 75 ke atas secara persentase ketuntasan ada peningkatan dari siklus I sebanyak 57,7% menjadi 92,31% pada siklus II. Dilihat dari rata-rata nilaipun terjadi peningkatan dari 74,23 pada siklus I menjadi 77,69 pada siklus II.

Kata kunci: tehnik ekspresi, kemampuan mencetuskan ide-ide, menggambar Ilustrasi 

----------

UPAYA MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN PKN POKOK BAHASAN BUDAYA INDONESIA DAN NILAI PANCASILA MELALUI SISTEM BELAJAR KELOMPOK KELAS IV SEMESTER II SD NEGERI LERAN IV KEC. KALITIDU, KAB. BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

SURI, S.Pd., M.M.
SD Negeri Leran IV, Kec. Kalitidu, Kab. Bojonegoro

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk Ingin mendseskripsikan penerapan sistem belajar kelompok dalam pembelajaran PKn pokok bahasan Budaya Indonesia dan Nilai Pancasila dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV semester II SD Negeri Leran IV Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Leran IV Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, di mana peneliti melaksanakan tugas sebagai guru pengajar PKn di kelas IV juga memiliki tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah. Obyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa sebanyak 15 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan yaitu dimulai pada awal bulan Pebruari sampai akhir bulan Maret 2014. Dari hasil nilai rata-rata pada mata pelajaran PKn dengan melalui penerapan sistem Belajar Kelompok pada siswa menunjukkan hasil belajar siswa yang meningkat dapat diketahui bahwa hasil nilai rata-rata siswa kelas I dari nilai sebelum penelitian adalah: 64,0, siklus 1 adalah: 73,3 dan siklus 2 adalah: 84,7 (sangat baik). Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran PKn pokok bahasan Budaya Indonesia dan Nilai Pancasila dengan sistem belajar kelompok sebagai upaya meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IV semester II SD Negeri Leran IV Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2017/2018 dapat dikatakan berhasil.

Kata Kunci: Hasil Pembelajaran PKn, Sistem Belajar Kelompok 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKN MELALUI MODEL SNOWBALL THROWING PADA SISWA KELAS VI SDN KRADINAN 03 KECAMATAN DOLOPO KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2017/2018

PURWATI, S.Pd.
SDN Kradinan 03, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun

Abstrak: Penelitian in bertujuan untuk mendeskripaiskan peningkatan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) materi memahami gejala sosial yang terjadi di Indonesia dan sekitarnya melalui model Snowball Throwing pada siswa kelas VI SDN Kradinan 03 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui empat tahap dalam 3 siklus Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean (rata-rata). Berdasarkan hasil analisis dan observasi yang diperoleh dalam pelaksanaan tindakan dapat ditarik simpulan sebagai berikut : Terdapat Peningkatan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) materi memahami gejala sosial yang terjadi di Indonesia dan sekitarnya melalui model Snowball Throwing pada siswa kelas VI SDN Kradinan 03 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018. Hal ini didasarkan pada nilai rata-rata pra- siklus 62,70. Siklus I sebesar 66,88 meningkat pada siklus II 87,29. Begitu juga pada ketuntasan belajar secara klasikal pra siklus 16,67 pada siklus 1 baru mencapai 39,29% meningkat pada siklus II mencapai 100%.

Kata kunci: PKn, gejala social, model Snowball Throwing 

----------

PENINGKATAN KETERAMPILAN SENAM KESEGARAN JASMANI DENGAN MENGGUNAKAN MULTIMEDIASISWA KELAS V SDN GLONGGONG 01 DOLOPO MADIUN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

SUDARTO, S.Pd.
SDN Glonggong 01, Kec Dolopo, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan senam kesegaran jasmani dengan menggunakan multimedia pada siswa Kelas V SDN Glonggong 01 Dolopo Madiun Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan model penelitian tindakan kelas, dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain dan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian sejak awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan menyertakan nilai-nilai hasil tes dan pengamatan sebagai bahan pertimbangan. Nilai rata-rata sebelum diadakan tindakan dibawah 63, hasil pada siklus I nilai rata-rata 64,30 dan pada siklus II nilai rata-rata 72,10. Sedangkan pada siklus III nilai rata-rata 78,20. Adapun hasil pengamatan siswa dan guru cenderung lebih baik setiap siklus. Maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan keterampilan senam kesegaran jasmani dengan menggunakan multimedia siswa kelas V SDN Glonggong 01 Dolopo Madiun tahun pelajaran 2016/2017.

Kata Kunci : senam kesegaran jasmani, multimedia 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKn DENGAN METODE LATIHAN MANDIRI MOTIF PRESTASI DAN BAHAN BACAAN SISWA KELAS IV SDN MLILIR 01 DOLOPO MADIUN SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

TRIWAYANI, S.Pd.
SDN Mlilir 01, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun

Abstrak: Kesulitan belajar khusus ini dapat terjadi dalam pelajaran PKn misalnya, yang dikenal sebagai diskalkuli atau kesulitan menulis yang bisa disebut disgrafia. Sedangkan siswa yang mengalami hambatan dalam berbicara atau disgrafia. Sebagian lagi kurang terampil dalam menggunting, melipat atau menempel. Penelitian ini hanya memfokuskan pada gejala yaitu gejala hambatan belajar dalam PKn. Hambatan belajar PKn sering dirasakan oleh siswa kelas IV SDN Mlilir 01 pada semester II tahun pelajaran 2017/2018, sehingga banyak siswa yang kurang menyenangi pelajaran PKn karena dianggap sulit. Kesulitan belajar yang banyak dirasakan siswa dalam belajar PKn harus segera dicarikan solusi yang tepat agar tidak menjadi beban siswa dan mampu mengangkat prestasi hasil belajar siswa kelas IV khususnya, sehingga mampu menempuh pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi. Siswa kelas IV menunjukkan peningkatan motif prestasi di bandingkan sebelum diberikannya latihan mandiri. Beberapa siswa menunjukkan kurangnya motif prestasi, sehingga akan berakibat pada rendahnya hasil belajar. Kurangnya motif prestasi bukan karena faktor ekstern, namun lebih disebabkan karena gagalnya penerimaan latihan mandiri oleh siswa yang bersangkutan dan faktor intern siswa itu sendiri.

Kata Kunci : metode latihan mandiri, prestasi belajar. 

----------

MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENERAPKAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KELAS DI MTS NEGERI 1 PARIGI SULAWESI TENGAH 

Darsono, S.Ag., M.Pd.I
Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Parigi, Sulawesi Tengah

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Menerapkan Model-Model Pembelajaran. Sasaran penelitian ini adalah guru MTs Negeri.1 Parigi pada semester genap tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan lembar pengamatan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dari beberapa aspek yang diamati, antara lain: Kemampuan Guru Dalam Menerapkan Model-Model Pembelajaran pada pra siklus (33,75%), siklus I pertemuan pertama (41,25%) menjadi (61,25%) pada pertemuan kedua, (terjadi kenaikan 27.5%), siklus II pertemuan ketiga. (62,50%) menjadi 80% pada pertemuan keempat (terjadi kenaikan 18.75%). Kemampuan Guru Dalam Menyusun Komponen RPP pada pra siklus (53, 64%) menjadi (58,85%) pada siklus I pertemuan pertama meningkat menjadi (67,50%) pada pertemuan kedua (terjadi peningkatan 13.86%). Sedangkan siklus II pertemuan ketiga komponen penyusunan RPP menjadi (80%) menjadi (95,62 %) pada pertemuan keempat (terjadi peningkatan 28.12%). Aktivitas kegiatan siswa pada siklus I peretmuan pertama di kelas VII (64.29), menjadi (71,42) pertemuan kedua, kelas VIII (50%) menjadi (60.71%) pada pertemuan kedua, kelas IX (53.57) menjadi (60.71) pada pertemuan kedua. sedangkan pada siklus II peretmuan ketiga di kelas VII (78.57), menjadi (92.85), kelas VIII (78.57%) menjadi (89.28%), kelas IX (78.57) menjadi (96.42) pada pertemuan keempat. Aktivitas guru dalam pembelajaran pada Siklus I peretmuan pertama di kelas VII (57.14%), menjadi (71,42%) pertemuan kedua, kelas VIII (60.71%) menjadi (64.28%) pada pertemuan kedua, kelas IX (57.14%) menjadi (64.28%) pada pertemuan kedua. sedangkan pada siklus II peretmuan ketiga di kelas VII (71.42%), menjadi (89.28%), kelas VIII (75%) menjadi (96.42%), kelas IX (75%) menjadi (92.85%) pada pertemuan keempat. Daya serap pembelajaran di kelas pada siklus I kelas VII jumlah siswa 73 (78.96%) menjadi (87.53%) pada siklus II (terjadi kenaikan 8.57%), kelas VIII jumlah siswa 91 (78.71) pada siklus I menjadi (90.14%) pada siklus II (terjadi kenaikan 11,43%), dan kelas IX jumlah siswa 74 pada siklus I (81.43%) menjadi (89.02%) pada siklus II (terjadi kenaikan 7,59%).

Kata kunci: kemampuan guru, model-model pembelajaran, supervisi kelas 

----------

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS FABEL MELALUI MEDIA GAMBAR SERI SISWA KELAS VIID MTs. NEGERI 1 KOTA PALU 

Hurma, S.Pd., M.Pd.
MTs Negeri 1 Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses dan hasil keterampilan menulis fabel menggunakan media gambar seri siswa kelas VII.D MTs. Negeri 1 Kota Palu Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian Tindakan Kelas ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan II. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, metode tes (dalam bentuk penugasan menulis fabel), dan metode dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil proses pembelajaran diperoleh hasil sebagai berikut: Aktivitas kegiatan siswa pada siklus I pertemuan pertama yaitu (48,61%) menjadi (62,50%) pada pertemuan kedua (terjadi peningkatan 13.89%), Sedangkan pada siklus II pertemuan ketiga (83,23%) menjadi (99,44%) pada pertemuan keempat, (terjadi peningkatan 16.21%). Hasil belajar menunjukan dari 39 siswa nilai rata rata pada siklus I (64,28) menjadi (75) pada siklus II (terjadi peningkatan 10,72%). Ketuntasan belajar siswa pada siklus I (22 siswa) (56,41%) meningkat menjadi 37 siswa (94,87%), sedangkan 17 siswa (43,59%) pada siklus I, dan 2 siswa (5,13) belum tuntas. Ketuntasan klasikal belajar siswa pada siklus I (56,41%), dan pada siklus II (94,87%) (terjadi kenaikan 38,46%).

Kata kunci: keterampilan menulis, fabel, media gambar seri 

----------

MENINGKATKAN KAREKTER DISIPLIN SISWA MELALUI LITERASI DAN PEMBIASAAN 5S SD NEGERI 02 GLAPANSARI KECAMATAN PARAKAN KABUPATEN TEMANGGUNG SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

ADI WALUYO, S.Pd.
SD Negeri 2 Glapansari, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan disiplin kehadiran siswa melalui leterasi dan pembiasaan senyum salam sapa sopan santun pada SD Negeri 02 Glapansari Kecamatan Temanggung. Penelitian ini menggunakan prosedur tindakan sekolah yang tindakan tersebut melalui siklus demi siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dengan terlaksakannya penelitian tindakan sekolah dengan menerapkan leterasi dan pembiasaan 5S di SD Negeri 02 Glapansari mampu membuktikan bahwa dengan penerapan 5S di SD Negeri 02 Glapansari mampu merubah guru dan siswa menjadi lebih disiplin dan dapat mengimplementasikan pendidikan karakter disekolah sehingga penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan disiplin kehadiran siswa pada SD Negeri 02 Glapansari Kecamatan Parakan dapat dilakukan melalui Literasi dan pembiasaan Senyum Salam Sapa Sopan Santun.

Kata kunci: disiplin kehadiran siswa, leterasi dan pembiasaan, senyum salam sapa sopan santun 

----------

MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPS MATERI KOPERASI DENGAN METODE MIND MAPPING SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 LENGKONG KECAMATAN GARUNG KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

JARSONO, S.Pd.SD.
SD Negeri 2 Lengkong, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsiklan penerapan metode Mind Mapping dalam meningkatkan prestasi belajar IPS materi koperasi pada siswa kelas IV SD 2 Lengkong tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang terjadi, yaitu kurangnya motivasi dan rendahnya prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Lengkong. Guru melaksanakan PTK yang terdiri rangkaian kegiatan berupa perencanaan, tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Penggunaan metode mind mapping dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran IPS pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Lengkong tahun pelajaran 2018/2019, menunjukkan bahwa hasil pelaksanaan Siklus I diperoleh capaian prestasi belajar IPS rata-rata kelas 70.47 nilai terendah 45; nilai tertinggi 85; dan sebanyak 20 siswa (62.50%) mampu mencapai ketuntasan belajar. Kondisi ini mengalami peningkatan pada pelaksanaan Siklus II yang ditunjukkan dengan capaian prestasi belajar IPS rata-rata siswa kelas IV SD Negeri 2 Lengkong tahun pelajaran 2018/2019 adalah 81,09 nilai terendah 65; nilai tertinggi 100; dan sebanyak 31 siswa (96,8%) dapat mencapai ketuntasan belajar.

Kata kunci: Mind Mapping, prestasi belajar IPS, materi koperasi 

----------

PENINGKATAN PKB GURU SMP NEGERI 1 KEPIL TAHUN 2018 MELALUI PENDAMPINGAN BINTEK PENYUSUNAN PTK DALAM BENTUK KEGIATAN IN ON IN SERVISE LEARNING 

BAMBANG NURYANTO, S.Pd., M.Pd
Kepala SMP Negeri I Kepil, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Tujuan deskripsi karya tulis ini untuk memberikan gambaran mengenai: (1) kegiatan peningkatan PKB Guru SMP Negeri 1 Kepil melalui Kegiatan pendampingan penyusunan PTK dalam bentuk kegiatan In On In Service Learning, dan (2) hasil atau dampak dari kegiatan peningkatan PKB Guru SMP Negeri 1 Kepil melalui kegiatan pendampingan penyusunan PTK dalam bentuk kegiatan In On In Service Learning di SMP Negeri 1 Kepil,Kabupaten Wonosobo. Karya tulis ini merupakan pengalaman pelaksanaan pengelolaan di SMP Negeri 1 Kepil dalam bentuk best practice. Dampak atau hasil dari pelaksanaan melalui kegiatan pendampingan penyusunan PTK dalam bentuk kegiatan In On In Service Learning di SMP Negeri 1 Kepil, Kabupaten Wonosobo..adalah (1) peningkatan kemampuan guru dalam menyusun PTK (2) peningkatan guru dalam kemampuan menyusun artikel hasil PTK (3) terlaksana kegiatan seminar hasil PTK.(4) peningktan prosentase kenaikan pangkat ke gol IV.b (5) pengembangan ketrampilan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran (6) pengembangan keterampilan guru dalam menerapkan berbagai metode dan teknik pembelajaran

Kata kunci: Pengembangan Keprofesian Berkelanjuatn (PKB), Penelitian Tindak Kelas (PTK), kegiatan in on in servise learning 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMPRAKTIKKAN TEKNIK DASAR ATLETIK MELALUI METODE DEMONSTRASI DAN PEMBERIAN TUGAS SISWA KELAS V SD NEGERI SINGGAHAN 01 KEC. KEBONSARI, KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 

SUPRINTOKO, S.Pd., M.Pd.
Kepala SD Negeri Sukorejo 01 Kebonsari, Kabupaten Madiun

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan mempraktikkan teknik atletik dengan menggunakan metode demonstrasi dan pemberian tugas siswa kelas V SDN Singgahan 01 Kebonsari Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakah model penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan menyertakan nilai praktik dan pengamatan sebagai bahan pertimbangan. Dari hasil pengamatan siswa dan guru cenderung lebih baik setiap siklus. Pada siklus I nilai rata-rata kelas mencapai 71,44 dengan tingkatke tuntasan 66,7% pada KKM 70. Pada siklus II nilai rata-rata kelas mencapai 82,11 dengan tingkat ketuntasan 100% pada KKM 70. Aktivitas dan keterlibatan dalam proses belajar siklus I menunjukkan skor 10 pada skor maksimal 16 pada tingkat 62% kategori cukup. Pada siklus II mencapai skor 12 pada skor maksimal 16 pada tingkat 75% kategori baik.

Kata Kunci: Teknik dasar atletik, metode demonstrasidan pemberian tugas

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


Jurnal Prospektif Pendidikan Vol. 4, No. 3, Th. 2019

Jurnal Prospektif Pendidikan Vol. 4, No. 3, Th. 2019

Jurnal Prospektif Pendidikan Vol. 4, No. 3, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU FIQIH TINGKAT MA WILAYAH KKM MAN1PARIGI DALAM MENYUSUN RPP DAN MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN TUTOR SEJAWAT 

IBRAHIM, S.Ag., M.M.
Pengawas Madrasah Kementerian Agama, Kab. Parigi Moutong, Prov. Sulawesi Tengah

Abstrak: Penelitian ini berangkat dari hasil supervisi tentang adanya permasalahan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) belum memadai (baru mencapai 58,80%. Demikian juga kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran baru mencapai 58,82%. Kondisi devisit kompetensi guru yang cukup tinggi ini (41,20% dan 41,18%) merupakan kebutuhan guru akan pelayanan dari pengawas madrasah selaku supervisor dalam memberikan penilaian dan masukan terhadap keterampilan guru dalam menyusun dan mengimplementasikan RPP. Tujuan penelitian tindakan kepengawasan ini untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun dan mengimplementasikan RPP. Subjek penelitian ini adalah 10 guru Fiqih tingkat madrasah Aliyah wilayah binaan penulis. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kepengawasan yang terdiri dari dua siklus. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan panduan wawarcara. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan guru dalam menyusun dan mengimplementasikan RPP. Pada Siklus I, meskipun belum tuntas (kriteria PTKp berhasil jika terjadi peningkatan kompetensi guru ≥30%), namun terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP sebesar 25,17% dan peningkatan kompetensi dalam melaksanakan pembelajaran sebesar 26,60%. Pada Siklus II peningkatan kompetensi guru sudah tuntas, hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP sebesar 26,90% dan peningkatan kompetensi dalam melaksanakan pembelajaran sebesar 28,75%.

Kata kunci: kompetensi guru, tutor sejawat,supervisi klinis

----------

PENINGKATAN KREATIVITAS BELAJAR MENULIS TEKS RECOUNT MELALUI TEKNIK BERTANYA RECALL BAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SATU ATAP SIGALUH SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018-2019 

DWI ASTUTI, S.Pd.
SMP Negeri 2 Satu Atap Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara

Abstrak: Menulis merupakan keterampilan dasar dalam pembelajaran bahasa yang tidak kalah pentingnya dengan keterampilan berbicara, menyimak dan membaca. Menulis merupakan suatu cara dimana siswa dapat mengungkapkan idenya atau gagasannya melalui tulisan. Menulis adalah suatu kegiatan yang mendukung siswa untuk menganalisa dan mensintesis pengetahuan bahasa mereka kedalam sebuah teks. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kreativitas belajar menulis teks recount melalui teknik bertanya recall bahasa Inggris pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Satu Atap Sigaluh semester 2 tahun pelajaran 2018-2019. Berdasarkan hasil penelitian selama dua siklus didapatkan data yaitu pada siklus I dari 24 siswa terdapat 3 siswa (13%) yang mampu menulis teks recount dengan menjawab pertanyaan dengan kategori baik sekali setelah dilakukan pembelajaran dengan teknik bertanya recall, 19 siswa (79%) mampu menulis dengan baik dan 2 siswa (8%) dengan cukup. Berdasarkan data hasil penelitian siklus II dketahui bahwa dari 24 siswa terdapat 17 siswa (70,83%) menunjukkan dapat menulis teks recount dengan menjawab pertanyaan dengan baik sekali setelah dilakukan pembelajaran dengan teknik bertanya recall dan 7 siswa (29,17%) menunjukkan menulis dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan teknik bertanya recall dapat meningkatkan kreativitas belajar menulis teks recount bahasa Inggris pada siswa kelas VIII semester 2 SMP Negeri 2 Satu Atap Sigaluh, hal ini dibuktikan dengan persentase kreativitas siswa telah mencapai 87,5% dan indikator proses 80%. Oleh karena itu sebagai peneliti memberikan saran kepada guru mata pelajaran bahasa Inggris, bahwa dalam melaksanakan proses pembelajaran harus lebih kreatif agar materi pelajaran menjadi lebih mudah dipahami oleh siswa, sehingga hasilnya lebih berkualitas.

Kata kunci: kreativitas, teks recount, recall

----------

PENGGUNAAN METODE DISKUSI DAN TANYA JAWAB PADA POKOK BAHASAN BILANGAN BERPANGKAT DAN BENTUK AKAR UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IX C SEMESTER II SMP NEGERI 1 KEPOHBARU, BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

MUSLIMAH, S.Pd.
SMP Negeri 1 Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode diskusi dan tanya jawab dalam meningkatkan minat dan hasil belajar matematika bilangan berpangkat dan bentuk akar pada siswa kelas IX C SMP Negeri 1 Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro yang mana bertepatan dengan tempat peneliti melaksanakan sebagai guru mata pelajaran Matematika. Jadi sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX C semester II tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa sebanyak 22 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan yang dimulai pada awal bulan Januari sampai akhir bulan Pebruari 2018. Hasil pengamatan pada pelaksanaan proses belajar mengajar mata pelajaran matematika diperoleh nilai ratarata hasil pembelajaran yaitu sebelum siklus penelitian diperoleh nilai rata-rata sebesar 71,95, siklus ke-1 sebesar 75,73 dengan ketuntasan 86,4% dan pada siklus terakhir atau siklus ke-2 sebesar 79,59 dengan ketuntasan 100% pada KKM 75. Hal ini menun-jukkan bahwa melalui penerapan diskusi dan tanya jawab sebagai metode pembelajaran dapat membangkitkan minat belajar siswa kelas IX C SMP Negeri 1 Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro 2017/2018, dan dapat juga meningkatkan prestasi belajar siswa pada pelajaran Matematika.

Kata kunci: metode diskusi, tanya jawab, minat dan hasil belajar matematika, bilangan berpangkat dan bentuk akar

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA “KB” KELAS V SDN GONGGANG 4 KECAMATAN PONCOL, KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018

MARGONO , S.Pd.
SDN Gonggang 4 Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui penggunaan alat peraga Kardus Bekas (KB) dapat meningkatkan kemampuan Lompat Jauh pada peserta didik kelas V SDN Gonggang 4 Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom action research) dengan tahapan-tahapan pelaksanaan meliputi; perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Terjadi peningkatan kemampuan lompat jauh dari siklus I dengan rata-rata 68,46 meningkat menjadirata-rata 80,77 pada siklus2. Ketuntasan belajar dari siklus I sebesar 37,5% meningkat pada siklus 2 menjadi 87,5%. Hal ini disebabkan sistem manajemen kelas yang lebih baik serta manajemen penggunaan alat peraga “KB” yang lebih merata kepada seluruh peserta didik sehingga memungkinkan peserta didik untuk mendapatkan pengalaman langsung (operasional konkret) yang memungkinkan peserta didik untuk melibatkan emosi dan banyak indera sehingga minat belajar peserta didik meningkat.

Kata kunci: alat peraga Kardus Bekas (KB), kemampuan Lompat Jauh 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAPLIKASIKAN PESAWAT SEDERHANA DENGAN PENDEKATAN COOPERATIVE LEARNING TYPE ”THINK-PAIR-SHARE” SISWA KELAS V SD NEGERI SIDOREJO 02 KEBONSARI MADIUN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

HARIYANTI, S. Pd.
SD Negeri Sidorejo 02, Kebonsari, Kab. Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan model cooperative learning tipe ”Think-Pair-Share” dalam meningkatkan kemampuan belajar IPA standar kompetensi pesawat sederhana pada siswa kelas V SD Negeri Sidorejo 02 Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Hal ini terbukti bahwa Pada siklus I nilai rata-rata kelas baru mencapai 56,94 dengan tingkat ketuntasan 29,4% (5 dari 17 siswa). Pada siklus II nilai rata-rata kelas baru mencapai 56,94 dengan tingkat ketuntasan 52,9% (9 dari 17 siswa). Pada siklus III nilai rata-rata kelas baru mencapai 74,03 dengan tingkat ketuntasan 100% (17 dari 17 siswa). Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan ada peningkatan ketuntasan belajar mata pelajaran IPA pada standar kompetensi Pesawat sederhana dengan cooperative learning type ”Think-Pair-Share” siswa kelas V SD Negeri Sidorejo 02 Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018.

Kata Kunci : IPA, pesawat sederhana, cooperatif learning, type ”think-pair-share”,

----------

UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MENGENAL BENTUKBENTUK KEPUTUSAN BERSAMA DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI ANSWER GALLERY SISWA KELAS V SDN BACEM KECAMATAN KEBONSARI KABUPATEN MADIUN

PARNO, S.Pd.SD.
SD Negeri Bacem, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar PKN pokok bahasan mengenal bentuk-bentuk keputusan bersama dengan menggunakan strategi Galery Answer pada siswa kelas V SDN Bacem Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun Tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyimak dialog interaktif. Proses pelaksanaan tindakan kelas melalui empat tahap dalam 3 siklus mulai dari (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan statistik deskriptif secara rata-rata dan persentase yaitu dengan menginventarisasi dan memadukan seluruh informasi yang diperoleh dari tiap siklus. Pada siklus hasil belajar siswa mencapai nilai rata-rata kelas 76,6 dengan tingkat ketuntasan 80% (16 dari 20 siswa). Pada siklus hasil belajar siswa mencapai nilai ratarata kelas 88,8 dengan tingkat ketuntasan 90% (18 dari 20 siswa) pada KKM 70. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan peningkatan hasil belajar Pkn pokok bahasan mengenal bentuk-bentuk keputusan bersama dengan menggunakan strategi Answer gallery pada siswa kelas V SDN Bacem Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun Tahun pelajaran 2017/2018.

Kata Kunci: mengenal bentuk-bentuk keputusan bersama, strategi answer gallery

----------

MENINGKATKAN MENGGUNAKAN PECAHAN DALAM PEMECAHAN MASALAH DENGAN METODE PEMBELAJARAN FRIEND GIVING SISWA KELAS VI SD NEGERI TAMBAKMAS 03 KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

SUYADI, S.Pd.SD.
SD Negeri Tambakmas 03, Kebonsari, Kab. Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mndeskripsikan peningkatkan kemampuan menggunakan pecahan dalam pemecahan masalah dengan metode pembelajaran Friend Giving siswa kelas VI SD Negeri Tambakmas 03 Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata pada siklus I : 76 dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 89,43. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan kemampuan menggunakan pecahan dalam pemecahan masalah dengan metode pembelajaran Friend Giving siswa kelas VI SD Negeri Tambakmas 03 Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018.

Kata Kunci : pembelajaran Friend Giving, menggunakan pecahan, dalam pemecahan masalah

----------

UPAYA MENINGKATKAN ADVERSITY QUOTIENT MELALUI PELAKSANAAN BIMBINGAN KLASIKAL DENGAN MEDIA FILM EDUKASI PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 BARAT KABUPATEN MAGETAN 

ENDANG SETYOWATI, S.Pd.
SMP Negeri 2 Barat, Kabupaten Magetan

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan adversity quotient melalui pelaksanaan bimbingan klasikal yang efektif untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Barat Tahun Pelajaran 2017/2018. Topik permasalahan yang diketengahkan dalam pelaksanaan bimbingan klasikal adalah topik-topik yang mempuyai kaitan dengan tujuan bimbingan klasikal pada penelitian adversity quotient itu sendiri. Adapun topik-topik permasalahan itu adalah topik pola pikir destruktif, topik adversity quotient, topik film edukasi dengan judul “orang cacat yang sukses”, topik film edukasi dengan judul “INSIGHT 12 SPSS Pendekatan yang digunakan yaitu penelitian tindakan yang terdiri dari dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Langkahlangkah yang ditempuh meliputi penyusunan rencana, tindakan, observasi, refleksi. Alat pengumpul data menggunakan adversity response profile. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perkembangan yang siignifikan, yang terlihat pada siklus I dari kondisi kriteria siswa yang sangat rendah 65,625% menjadi hanya 31,25% dan bertambahnya siswa yang sangat tinggi dari 3,125% menjadi 6,25%. Pada siklus II mengalami perkembangan yang signifikan, siswa yang masuk kategori sangat tinggi menjadi 41%, tinggi 50% dan sedang hanya 9%. Perkembangan tersebut terlihat dari tidak adanya kriteria siswa yang sangat rendah dan rendah.

Kata kunci: adversity quotient, bimbingan klasikal 

----------

PEMBELAJARAN PKN DENGAN MENERAPKAN METODE DISKUSI DAN TANYA JAWAB POKOK BAHASAN KERJASAMA NEGARANEGARA ASIA TENGGARA MAMPU MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI SEMESTER II SDN ALASTUWO 1 KECAMATAN PONCOL KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

SALIM, S.Pd.SD.
SD Negeri Alastuwo 1, Poncol, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian tindakan kelas ini untuk mendeskripsikan penerapan metode diskusi dan tanya jawab daalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Alastuwo 1 Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Guru terlibat langsung secara penuh dalam proses perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata mata pelajaran PKn sebelum siklus adalah (60,67) kurang, Prestasi belajar yang dicapai oleh siswa pada siklus pertama nilai rata-rata 69,67 (cukup) dengan tingkat ketuntasan 73% pada KKM 70. Pada siklus kedua mengalami kenaikan, rata-rata kelas 71,33 dengan tingkta ketuntasan 100%. Berdasarkan nilai rata-rata siswa kelas VI SD Negeri Alastuwo 1 Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan kriteria baik. Hal ini menunjukan keberhasilan dalam pembelajaran PKn menggunakan metode diskusi dan tanya jawab.

Kata kunci: metode diskusi dan tanya jawab, aktivitas dan hasil belajar, PKn, kerja sama Negara Asia Tenggara 

----------

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPA TENTANG SALING KETERGANTUNGAN EKOSISTEM PADA SISWA KELAS VII-B SMP NEGERI 1 TAKERAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

SUHARSINI, S.Pd.
SMP Negeri 1 Takeran, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi dan prestasi belajar IPA tentang saling ketergantungan ekosistem pada melalui penerapan pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Takeran Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Dalam peningkatan pemahaman pembelajaran tersebut digunakan tindakan berulang atau siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleks, yang diikuti siklus berikutnya. Pada penelitian tindakan dalam maksimal 2 siklus yang setiap siklus terdiri dari 1 kali pertemuan. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran bermain peran pada mata pelajaran IPA tentang ekosistem dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar IPA siswa kelas VII-BI SMP Negeri 1 Takeran Tahun Pelajaran 2017/2018. Pada Siklus I nilai rata-rata kelas mencapai 67,30 dengan tingkat ketuntasan 71,8% pada KKM 70. Adapun tingkat akktivitas belajar mencapai skor 2,9 pada skor maksimal 4 atau pada tingkat 72% (pada kategori aktif). Pada Siklus II nilai rata-rata kelas mencapai 84, dengan tingkat ketuntasan 93,75% pada KKM 70. Adapun tingkat aktivitas belajar mencapai skor 3,3 pada skor maksimal 4 atau pada tingkat 83% (pada kategori sangat aktif).

Kata kunci: motivasi dan prestasi belajar, IPA, ekosistem, bermain peran 

----------

PENERAPAN KIT TEMATIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS KALIMAT SEDERHANA PADA SISWA KELAS I SD NEGERI WONOLELO, KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2018/2019

TRI WINARNI, S.Pd
SD Negeri Wonolelo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis kalimat sederhana pada siswa kelas I SD Negeri Wonolelo melalui penggunaan KIT Tematik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus dan dilaksanakan dari bulan Pebruari sampai bulan Mei 2019. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan kegiatan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KIT Tematik efektif digunakan dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran membaca dan menulis siswa kelas I SD Negeri Wonolelo dan membantu kesulitan guru dalam melaksanakan pembelajaran tematik. Hal ini dapat dilihat dari ketercapaian tujuan sesuai indikator, yaitu KIT Tematik efektif digunakan dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran calistung. Pada prasiklus nilai rata-rata mencapai 68 dengan tingkat ketuntasan 60% (15 dari 25 siswa) pada KKM 70. Pada siklus I nilai rata-rata mencapai 78,8 dengan tingkat ketuntasan 96% (24 dari 25 siswa) pada KKM 70. Pada siklus II nilai rata-rata mencapai 83,2 dengan tingkat ketuntasan 100% (25 dari 25 siswa) pada KKM 70. Dari data tersebut diperoleh informasi bahwa terjadi peningkatan

Kata kunci: membaca dan menulis kalimat sederhana, penggunaan KIT Tematik.

----------

MEDIA PERMAINAN SCRABBLE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS X SOS 2 SMA NEGERI BINAAN KHUSUS KOTA DUMAI SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2017 / 2018 

Drs. EDI PRAYITNO
SMA Negeri Binaan Khusus, Kota Dumai, Provinsi Riau

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa melalui media permainan srabble sehingga siswa bisa memahami wacana Bahasa Inggris dengan baik. yang nantinya diharapkan bisa meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Inggris pada siswa kelas X SOS 2 semester I SMA Negeri Binaan Khusus Kota Dumai Tahun Pelajaran 2017 / 2018. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang yang terdiri atas beberapa tahapan, yaitu planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebelum dilakukan perbaikan nilai rata-rata mencapai 61 dengan ketuntasan sebesar 28% (9 siswa) saja. Setelah dilakukan perbaikan dengan permaianan scrabble ketuntasan individu siswa dapat ditingkatkan menjadi nilai rata-rata 78 dengan tingkat ketuntasan 66% (21 dari 32 siswa). Dan terjadi peningkatan pada siklus II nilairata-rata 82 dengan ketuntasan 94% (30 dari 32 siswa). Hal ini berarti mengalami peningkatan sebesar 28% jika dibandingkan dengan ketuntasan individu siklus I.

Kata kunci: permainan scrabble, kosa kata, Bahasa Inggris

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).