Jurnal Ekspresi Pendidikan Vol. 5, No. 3, Th. 2019

Jurnal Ekspresi Pendidikan Vol. 5, No. 3, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

PENINGKATAN HASIL BELAJAR RUAS GARIS MUATAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STAD PADA SISWA KELAS II SD NEGERI 1 KALIKAJAR KEC. KALIKAJAR KAB. WONOSOBO SEMESTER I TAHUN 2017/2018 

SUPRATIWI, S. Pd.SD.
SD negeri 1 kalikajar, Kec. Kalikajar kab. Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar muatan Matematika materi ruas garis pada bangun datar pada siswa kelas II SD Negeri 1 Kalikajar Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model siklus yang dilakukan secara berulang dan berkelanjutan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II yang berjumlah 29 orang siswa dan objeknya adalah hasil belajar muatan Matematika. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan tehnik prosentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar muatan Matematika materi ruas garis pada bangun datar. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari ketuntasan belajar siswa dari rata-rata nilai pada data awal siswa 67,45 dan memiliki ketuntasan belajar sebesar 44,48%. Pada akhir siklus pertama nilai rata-rata siswa menjadi 71,07 dengan ketuntasan belajarnya menjadi 79,31% dan pada akhir siklus kedua nilai rata-rata siswa naik menjadi 78,17 dengan ketuntasan belajar siswa mencapai 89,66%. Selain dari meningkatnya hasil belajar siswa, antusiasme dan motivasi siwa dalam mengikuti pembelajaranpun juga mengalami kenaikan. Walaupun belum 100% tuntas. Ada 3 orang siswa belum tuntas karena siswa tersebut perlu perhatian khusus.

Kata kunci: Hasil belajar, Model pembelajaran STAD 

----------

MENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI SUPERVISI AKADEMIK INDIVIDUAL DENGAN PENDEKATAN NON DIRECTIF SD NEGERI WANUTENGAH KECAMATAN PARAKAN KABUPATEN TEMANGGUNG, SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

HARIANI, S.Pd. M.Si.
SD Negeri Wanutengah, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung

Abstrak: Tujuan penelitian untuk meningkatkan kompetensi guru SD Negeri Wanutengah dalam pengelolaan proses belajar mengajar di kelasnya melalui pendampingan dalam bentuk supervisi akademik individual dengan pendekatan nondirectif oleh kepala sekolah. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mempersiapkan pengelolaan pembelajaran dikelas yang meliputi 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Berdasarkan hasil di atas dapat diketahui bahwa peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I kemampuan guru yang mencapai skor 70 sebanyak 4 orang atau 44,4% meningkat pada siklus II mencapai 8 orang atau 88,8%. Berdasarkaan data tersebut telah terjadi peningkatan kompetensi dalam pengelolaan proses belajar yang signifikan dan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan sehingga penelitian dihentikan pada siklus II.

Kata kunci: pengelolaan proses belajar mengajar, pendampingan, supervisi akademik 

----------

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PUISI MELALUI METODE MODELING SISWA KELAS VI SD NEGERI BAGUSAN KECAMATAN PARAKAN KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

EKAWATI LISTYORINI, S.Pd. SD

SD Negeri Bagusan, Parakan, Kabupaten Temanggung

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia dalam keterampilan membaca puisi melalui metode modeling pada siswa kelas VI SD Negeri Bagusan Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung Tahun Pelajaran 2018/2019. Rencana penelitian mengacu pada rancangan penelitian yang dilakukan oleh Kurt Lewin yaitu model spiral (Jean Mc Niff, 1988: 22). Levin menjelaskan pelaksanaan riset sebagai langkah spiral, setiap langkah memiliki 4 bagian planing, acting, observing, reflect (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi). Penerapan teknik modeling dapat meningkatkan keterampilan membaca puisi siswa kelas VI. Hal ini ditandai dengan nilai unjuk kerja siswa yang mengalami peningkatan. Pada siklus I nilai terendah siswa adalah 58 dan nilai tertinggi siswa adalah 83. Pada siklus II nilai terendah siswa adalah 75 dan nilai tertinggi siswa adalah 83. Ketuntasan hasil belajar siswa mengalami peningkatan, dari sebelum tindakan dan setelah dilakukan tindakan yaitu siklus I dan siklus II. Sebelum dilakukan tindakan atau keadaan awal hanya ada 2 siswa yang mencapai KKM (70) ke atas atau tingkat ketuntasannya sebesar 25%. Pada siklus I ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 50% ATAU 4 siswa mencapai KKM, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 100% atau semua siswa mencapai KKM (70) ke atas.

Kata kunci: membaca puisi, metode modeling 

----------

STRATEGI “SO” UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA DI UNIT PELAYANAN PERPUSTAKAAN SMP NEGERI 3 NGADIROJO KABUPATEN PACITAN 

Drs. TEGUH BASUKI
SMP Negeri 3 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan

(THE “SO” STRATEGY IN INCREASING THE READING INTEREST OF STUDENTS AT LIBRARY SERVICE OF YUNIOR HIGH SCHOOL 3 NGADIROJO PACITAN) 

Abstract: The aim of this research is to describe the strategy of library service in increasing the reading interest of students at yunior high school 3 Ngadirojo Pacitan residence. The research has been conducted for July 2018 until December 2018 since proposal was written until the report has been finished. This kind of the research is qualitative descriptive. The research location is at the library of yunior high school 3 Ngadirojo Pacitan. The research sample is 74 persons taken by purposive sampling technic. Data collection was done by questionere and documentation. Based on the research results, it was concluded that SO strategy had been decided for being a service strategy in increasing the reader interest, namely :1) To develope a dinamic service system that is relevan to the advance of science and technology; 2) To develope the interest of visitors by a library promotion; 3) To increase the guidance of the reader interest for students intensively; 4) To develope the collection requirement completedly; 5) To develope internet and social media access at the library room; 6) To increase the attention of students in obeying the library rules.

Key words: strategy, service, library, interest 

----------

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI MENGIDENTIFIKASI KEBERAGAMAN BUDAYA, SUKU, AGAMA MENGGUNAKAN METODE CERAMAH BERBANTUAN MEDIA POSTER-POSTER DAN LCD PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SEDAYU KEC. SAPURAN KAB. WONOSOBO SEMESTER I TAHUN 2018/2019 

RUMINI, S.Pd.SD.
SD Negeri 1 Sedayu, Kec. Sapuran, Kab. Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPS materi mengidentifikasi keberagaman budaya, suku, agama pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Sedayu Kec. Sapuran Kab. Wonosobo Smester I Tahun Pelajaran 2018/2019 menggunakan metode ceramah berbantuan media pembelajaran poster dan LCD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas merupakan sebuah metode penelitian yang dilakukan oleh seseorang yang terlibat langsung di dalamnya dan berusaha untuk mengatasi masalah-masalah yang terjadi, serta merefleksi segala tindakan perbaikan untuk perubahan yang lebih baik agar tindakan berikutnya lebih sempurna. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) muatan IPS materi mengi-dentifikasi keberagaman budaya, suku, agama siswa kelas IV SD Negeri 1 Sedayu dengan menggunakan metode ceramah berbantuan media, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode cera-mah berbantuan media dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan IPS materi mengidentifikasi keberagaman budaya, suku, agama dimana pada akhir siklus I, 18 rang siswa (78%) tuntas dan 7 siswa (22%) belum tuntas dengan pencapaian nilai tertinggi 86 dan nilai terendah 50 sedang nilai rata-rata yang dapat dicapai sebesar 72,6, dan setelah diadakan siklus II mengalami peningkatan menjadi 25 orang siswa (100%) tuntas dengan pencapaian nilai tertinggi 95 dan nilai terendah 65 sedang nilai rata-rata yang dapat dicapai sebesar dengan rata-rata nilai 77,84.

Kata kunci: keberagaman budaya, suku, agama media pembelajaran poster dan LCD 

----------

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS III SDN 01 WINONGO KOTA MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK AKROSTIK 

ENDAH WAHYULIS HIDAYATI, M.Pd
SD Negeri 01 Winongo, Kota Madiun

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dalam menulis puisi pada siswa kelas III SDN 01 Winongo Kota Madiun tahun pelajaran 2018/2019 dengan menggunakan teknik akrostik. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian ini menjelaskan tentang jumlah putaran (cycle) yang dilaksanakan dalam rangka memecahkan masalah yang dialami oleh siswa kelas III SDN 01 Winongo Kota Madiun. Masing-masing putaran terdiri dari tahap perencanaan (planning), pelaksanaan (implementasi), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Peningkatan kemampuan menulis puisi dengan teknik akrostik pada siswa kelas III SDN 01 Winongo Kota Madiun ditandai dengan perolehan hasil tes dan prosentase ketuntasan belajar pada masing-masing siklus. Peningkatan pada akhir pembelajaran menunjukkan rata-rata hasil tes siklus I mencapai 68,71 dan siklus II mencapai 77,10 dan prosentase ketuntasan siklus I mencapai 67,74% dan siklus II mencapa 87,10%. Peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran menulis menulis puisi dengan teknik akrostik pada siswa kelas III SDN 01 Winongo Kota Madiun ditandai dengan perolehan hasil observasi keaktifan belajar siswa, antusias siswa menunjukkan skor 4,0 (baik), kreativitas siswa menunjukkan skor 4,3 (baik), Rasa senang siswa terhadap menulis puisi menunnjukkan skor 4,3 (baik), dan interaksi siswa menunjukkan skor 4,3 (baik). Dari data tersebut menunjukkan bahwa keaktifan siswa dalam belajar pada siklus II sudah dapat diklasifikasikan baik.

Kata kunci: menulis, puisi, teknik akrostik 

----------

PENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA TEKS TRANSAKSIONAL LISAN MENGGUNAKAN GUIDED CONVERSATION PADA SISWA KELAS VII E SMPN 1 PONCOL SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SRI SUGIYATI, S.Pd.
SMP Negeri 1 Poncol, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa kelas VII E SMPN 1 Poncol dalam berbicara teks transaksional lisan menggunakan guide conversatioan. Salah satu penyebabnya adalah karena sulitnya siswa mengekspresikan ide-ide dalam bahasa lisan untuk keterampilan berbicara saat pembelajaran bahasa Inggris di kelas. Sehingga ketika proses penilaian dalam proses pembelajaran , hasilnya kurang optimal, nilai yang diperoleh untuk kemampuan berbicara sangat rendah, dimana nilai tersebut rata-rata kurang dari SKBM (70). Metode ini dipilih karena diyakini dapat membantu siswa dalam mengeluarkan ide untuk aktif dan dapat mengungkapkannya secara lisan pada teks transaksional lisan. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian tindakan kelas diimplementasikan dengan 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Subyek penelitian adalah 26 siswa kelas VII E SMPN 1 Poncol tahun pelajaran 2018 / 2019. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menggunakan guided conversation telah terbukti efektif dengan ditandainya dengan peningkatan nilai rata-rata keterampilan berbicara yang mengalami peningkatan pada tiap siklusnya. Dan akhirnya prosentase nilai keterampilan berbicara siswa dapat mencapai SKBM yang sudah ditentukan.

Kata Kunci: berbicara, teks transaksional lisan, guided conversation 

----------

UPAYA MENINGKATKAN DISIPLIN GURU DALAM KEHADIRAN MENGAJAR DI KELAS MELALUI PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT DI SD NEGERI 2 KALIWIRO KECAMATAN KALIWIRO KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER I TAHUN AJARAN 2018/2019 

JOKO PONANG WIBOWO, S.Pd.
Kepala SD Negeri 2 Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mencari alternatif pemecahan masalah sebagai upaya meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran mengajar di kelas melalui penerapan Reward and Punishment. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Persentase kedisiplinan guru yang hadir tepat waktu, meningkat pada tiap siklus penelitian. Pada kondisi awal kehadiran tepat waktu hanya 17,5%, pada siklus I meningkat menjadi 37,5% dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 70,83%. Persentase keterlambatan guru menurun pada tiap siklusnya. Pada kondisi awal, keterlambatan lebih dari 10 menit mencapai 30%, pada siklus I menurun menjadi 7,5% dan pada siklus II menjadi 0%.

Kata kunci: meningkatkan disiplin guru, kehadiran mengajar di kelas, Reward and Punishment. 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN MAKNA DALAM PERCAKAPAN TRANSAKSIONAL MEMINTA DAN MEMBERI PENDAPAT DENGAN STUDENTS’ WORKSHEET SISWA KELAS XI IPA-3 SMA NEGERI 1 DOLOPO MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

REPITOYO BUDI, S.Pd., M.Si.
SMA Negeri 1 Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatkan kemampuan mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional meminta dan memberi pendapat dengan Students’ Worksheet Siswa SMA Negeri 1 Dolopo Madiun tahun pelajaran 2018/2019. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata pada siklus mengalami peningkatan yang signifikan. Pada siklus I, nilai rata-rata mencapai 66,21 dengan tingkat ketuntasan 54,05% pada KKM 70. Pada siklus II, nilai rata-rata mencapai 73,37 dengan tingkat ketuntasan 75,68% pada KKM 70. Pada siklus III, nilai rata-rata mencapai 79,18 dengan tingkat ketuntasan 94,59% pada KKM 70.

Kata kunci: kemampuan mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional meminta dan memberi pendapat, students’ work sheet 

----------

MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN MEDIA KOKAMI PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS IX DI SMP NEGERI 3 MAOSPATI KABUPATEN MAGETAN 

WIWIK DWI ERMININGSIH, M.Pd.
SMP Negeri 3 Maospati, Kabupaten Magetan

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan motivasi belajar IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media KOKAMI pada Materi Sistem Syaraf Pada Manusia pada siswa kelas IX G semester ganjil di SMP Negeri 3 Maospati tahun pelajaran 2017/2018. (2) Meningkatkan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media KOKAMI pada Materi Sistem Syaraf Pada Manusia pada siswa kelas IX G semester ganjil di SMP Negeri 3 Maospati Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian ini adalah setelah pelaksanaan model pembelajaran kooperatif STAD dengan media KOKAMI dapat meningkatkan motivasi belajar IPA pada siswa kelas IX G semester ganjil di SMP Negeri 3 Maospati tahun pelajaran 2017/2018. Terbukti motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 11,35%, yaitu dari 57,08% berada pada kategori sedang pada siklus I meningkat menjadi 68,43% pada siklus II, dan berada pada kategori tinggi. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media KOKAMI dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IX G semester ganjil di SMP Negeri 3 Maospati tahun pelajaran 2017/2018. Terbukti pada peningkatan hasil belajar siswa dari pra siklus , siklus I ke siklus II yang terlihat dari meningkatnya nilai rata-rata kelas, yaitu dari 62,4 (pra siklus) , 68,26 ( siklus I ) meningkat menjadi 83,04 ( siklus II ). Walaupun masih terdapat terdapat empat siswa yang mendapat nilai di bawah KKM, tetapi 87,10% atau 27 siswa dikelas IX G ini telah mendapat nilai di atas KKM dengan kategori baik dan sangat baik.

Kata Kunci: motivasi belajar, hasil belajar, model pembelajaran kooperatif tipe STAD, media Kokami 

----------

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATA PELAJARAN SENI BUDAYA MELALUI PENDEKATAN APRESIASI PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII D SMP NEGERI 1 PLAOSAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

SUWARTINI, S.Pd.
SMP Negeri 1 Plaosan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendekatan apresiasi dapat meningkatkan motivasi belajar seni budaya pada peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 1 Plaosan tahun pelajaran 2017/2018. Data yang dikumpulkan pada bulan Nopember – Desember 2017, dari 32 siswa di SMP Negeri 1 Plaosan, menggunakan metode tes praktek, observasi, wawancara dan angket. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap yaitu merencanakan, melakukan tindakan, mengamati (observasi), dan merefleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 32 peserta didik yang mengikuti, rata-rata daya serap mencapai 76,32% dengan ketuntasan belajar 86,84%. Demikian pula hasil observasi kolaborator menggunakan lembar pengamatan diperoleh hasil bahwa sebagian besar peserta didik (89,47%) telah melakukan kegiatan apresiasi karya seni dengan baik dan benar. Hanya ada sebagian kecil peserta didik (10,53%) yang belum sesuai harapan.

Kata Kunci: motivasi, apresiasi, seni budaya 

----------

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENTANG KISAH PARA NABI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN STRATEGI GRUB INVESTIGATION SISWA KELAS V SD NEGERI KAUMAN KECAMATAN KALIWIRO KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

SONHAJI, S.Pd.I.
SD Negeri Kauman, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran Grub investigation pada materi kisah para nabi untuk meningkatkan hasil belajar siswa tentang kisah para nabi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaang dilaksanakan dalam bentuk siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa penerapan Grub investigation dapat meningkatkan kemampuan siswa memahami Kisah Para Nabi pada siswa kelas V SD Negeri Kauman Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari prosentase hasil pra siklus atau sebelum tindakan, siklus I dan siklus II. Sebelum tindakan sebagian besar siswa termasuk dalam kriteria belum tuntas hanya 7 siswa (30%) termasuk dalam kriteria tuntas. Pada Siklus I jumlah siswa yang termasuk dalam kriteria tuntas meningkat menjadi 15 siswa (65%) dan pada siklus II meningkat kembali menjadi 19 siswa (83%) dari jumlah total 23 siswa.

Kata kunci: pembelajaran Grub investigation, kisah para nabi

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


Bagikan

Previous
Next Post »