Jurnal Pendidikan Global Vol. 5, No. 2, Th. 2019

Jurnal Pendidikan Global Vol. 5, No. 2, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS PROSEDUR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ESTAFET WRITING SISWA KELAS VII-B SMP NEGERI 1 BALONGBENDO, SIDOARJO 

DEWI RUSWATIE, S.Pd.
SMP Negeri 1 Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo

Abstrak; Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menulis teks prosedur dengan menerapkan metode estafet writing siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo; (2) Mendeskripsikan prestasi belajar siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo dalam pembelajaran menulis teks prosedur dengan menerapkan metode estafet writing; dan (3) Mendeskripsikan respon siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo terhadap pembelajaran menulis teks prosedur dengan menerapkan metode estafet writing. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu: (1) perencanaan; (2) kegiatan dan pelaksanaan (3) observasi dan interpretasi; serta (4) refleksi. Dari hasil analisis data diketahui bahwa pembelajaran Menulis Teks Prosedur melalui Model Pembelajaran Estafet Writing, memiliki dampak positif dalam peningkatan hasil belajar peserta didik yang ditandai dengan peningkatan prestasi belajar siswa dalam setiap siklusnya. Pada tahap pratindakan nilai rata-rata siswa 66,43 dan ketuntasan belajar klasikal 34,29% (12 siswa). Pada siklus I nilai rata-rata siswa 72,71 dan ketuntasan belajar klasikal 65,71% (23 siswa). Sedangkan pada siklus II nilai ratarata siswa 78 dan ketuntasan belajar klasikal 85,7% (30 siswa).

Kata Kunci; menulis teks prosedur, estafet writing 

----------

PENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN THINK-TALKWRITE SISWA KELAS VIII-G SMP NEGERI 1 BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO 

ESTI YULIANI, S.Pd.
SMP Negeri 1 Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan peningkatan proses pembelajaran menulis teks berita siswa kelas VIII-G SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo dengan menerapkan model pembelajaran Think-TalkWrite; (2) Mendeskripsikan peningkatan hasil pembelajaran menulis teks berita siswa kelas VIII-G SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo dengan menerapkan model pembelajaran Think-Talk-Write; (3) Mendeskripsikan respon siswa kelas VIII-G SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo terhadap pembelajaran menulis teks berita dengan menerapkan model pembelajaran Think-Talk-Write. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu: (1) perencanaan; (2) tindakan (3) observasi; dan (4) refleksi. Dari hasil analisis data diketahui bahwa prestasi belajar siswa setiap siklusnya pun mengalami peningkatan. Pada siklus I nilai rata-rata siswa 74,43, dan ketuntasan belajar klasikal 65,71% (23 siswa). Pada siklus II nilai rata-rata siswa 80,29, dan ketuntasan belajar klasikal 88,57% (31 siswa).

Kata Kunci: menulis, teks berita, model pembelajaran Think-Talk-Write 

----------

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS LAPORAN PERCOBAAN MELALUI MODEL INVESTIGASI KELOMPOK BERMEDIA VIDEO PENDEK PADA SISWA KELAS IX-E SMP NEGERI 1 BALONGBENDO, SIDOARJO 

TOETIK HERMINDIATI, S.Pd.
SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menulis teks laporan percobaan dengan menerapkan model investigasi kelompok bermedia video pendek siswa kelas IX-E SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo; (2) Mendeskripsikan prestasi belajar siswa kelas IX-E SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo dalam pembelajaran menulis teks laporan percobaan dengan menerapkan model investigasi kelompok bermedia video pendek; (3) Mendeskripsikan respon siswa kelas IX-E SMP Negeri 1 Balongbendo, Sidoarjo terhadap pembelajaran menulis teks laporan percobaan dengan menerapkan model investigasi kelompok bermedia video pendek. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu: (1) perencanaan; (2) kegiatan dan pelaksanaan (3) observasi dan interpretasi; serta (4) refleksi. Dari hasil analisis data diketahui bahwa pembelajaran menulis teks laporan percobaan dengan menerapkan model investigasi kelompok bermedia video pendek, memiliki dampak positif dalam peningkatan hasil belajar peserta didik yang ditandai dengan peningkatan prestasi belajar siswa dalam setiap siklusnya. Pada tahap pratindakan nilai rata-rata siswa 64,86 dan ketuntasan belajar klasikal 41,67% (15 siswa). Pada siklus I nilai rata-rata siswa 75,28, dan ketuntasan belajar klasikal 69,44% (23 siswa). Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa 80,97, dan ketuntasan belajar klasikal 91,67% (30 siswa).

Kata Kunci: menulis teks laporan percobaan, investigasi kelompok, media video pendek 

----------

MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD (STUDENTS TEAM ACHIEVEMENTS DIVISION) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS VI SDN SELOTINATAH KECAMATAN NGARIBOYO KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

AGUS SUPRIYANTO, S.Pd.
SDN Selotinatah 4, Ngariboyo, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar siswa kelas VI dalam pembelajaran IPS tentang peninggalan sejarah agama Hindu, Budha, dan Islam dengan menggunakan pembelajaran kooperatif model STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang menggunakan 2 siklus perbaikan. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN Selotinatah 4 Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, tahun pelajaran 2016/2017. Pengambilan data pada penelitian ini berdasarkan tes dan observasi pada proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VI SDN Selotinatah 4 Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, tahun pelajaran 2016/2017 menunjukkan adanya peningkatan, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai rata-rata pada tiap siklusnya, yaitu 35,00 pada pra siklus, pada siklus I meningkat menjadi 63,1 dan pada siklus II meningkat menjadi 84,6. Maka dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran kooperatif model STAD sangat efektif digunakan dalam pembelajaran IPS khususnya pada siswa kelas VI SDN Selotinatah 4 Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan.

Kata kunci: IPS, peninggalan sejarah, pembelajaran kooperatif, model STAD 

----------

PENGGUNAAN METODE TAKE AND GIVE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IX B MATERI OTONOMI DAERAH SEMESTER 1 SMP NEGERI 2 BARAT KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

HARDY SETIYOWATI, S.Pd.
SMP Negeri 2 Barat, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan kegiatan penelitian tindakan kelas ini adalah: (1) untuk mengetahui penerapan Metode Take and Give dalam pembelajaran PKn; dan (2) untuk mengetahui efektivitas penerapan Metode Take and Give dalam pembelajaran PKn terhadap peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu: (1) Penyusunan rencana tindakan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) observasi, (4) Refleksi. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, test, wawancara dan catatan hasil refleksi. Penerapan metode take and give dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar bidang studi PKn pada siswa kelas IX B SMP Negeri 2 Barat. Dari aspek motivasi belajar siswa terjadi kenaikan dari siklus 1 ke siklus 2. Data mengenai nilai ratarata yang dicapai secara klasikal pada proses pembelajaran prasiklus sebesar 57. Pada siklus I nilai rata-rata 64,2 dengan persentase ketuntasan belajar 21%. Pada siklus I nilai rata-rata 78,3 dengan persentase ketuntasan belajar 96% pada KKM 75. Hasil pengamatan pada siklus I yang meliputi aspek (1) memperhatikan/mendengarkan penjelasan guru, (2) mengerjakan tugas, (3) diskusi antar teman, (4) mengumpulakan tugas, dan (5) patisipasi diperoleh data skor rata-rata aktivitas yang menunjukkan 2,25 pda skor masimal 4 pada tingkat 56% dengan kategori cukup, sedangkan pada siklus II 3,2 pada skor maksimal 4 atau pada tingkat 80% dengan kategori baik.

Kata Kunci: prestasi belajar dan motivasi belajar, otonomi daerah, metode take and give 

----------

PERANAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK DI TK DHARMA WANITA SUKOMORO, KABUPATEN MAGETAN 

ERNAWATI, S.Pd.
TK Dharma Wanita Sukomoro Kab Magetan

Abstrak: artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar anak di TK Dharma Wanita Sukomoro, Kabupaten Magetan. Keberhasilan anak sangat ditentukan oleh orangtua yang berpendidikan memadai. Pendidikan formal sering terbatas untuk orang tertentu, artinya tidak semua orang dapat menikmatinya, waktu yang tersedia baik pendidikan formal maupun nonformal di sekolah cukup singkat, namun yang banyak menyita waktu adalah pendidikan di rumah yang merupakan tanggung jawab orang tua yaitu mengawasi, membina dan memberikan pendidikan, seperti: sopan santun/etika dalam pergaulan, sikap, tingkah laku dan lain sebagainya. Kesemuanya ini memerlukan peran orang tua dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di dalam keluarga. Hasil Penulisan dan analisa Penulisan diatas, penulis dapat menarik simpulan sebagai berikut: 1) Peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar anak masih kurang, dengan adanya hambatan yang di hadapi orang tua dalam memotivasi anaknya untuk belajar adalah kesibukan orang tua seharian ke sawah, 2) Bentuk upaya yang telah dilakukan orang tua dalam memotivasi belajar anaknya yaitu sesekali melakukan pengawasan belajar siswa dengan melihat nilai anaknya saja. Selebihnya, orang tua menyerahkan kepada pihak sekolah, 3) Bentuk kerjasama yang dilakukan pihak sekolah untuk menjalin kerjasama dengan orang tua peserta didik adalah dengan mengadakan buku penghubung untuk mengatahui perkembangan anaknya.

Kata Kunci: peranan orang tua, meningkatkan, motivasi 

----------

PERAN ORANGTUA DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI ANAK DENGAN MEMBERIKAN RASA TENANG PADA ANAK DIDIK TK DHARMA WANITA BOGEM, KECAMATAN SUKOMORO KABUPATEN MAGETAN 

SULASMI, S.Pd.
TK Dharma Wanita Bogem, Kecamatan Sukomoro, Kab Magetan

Abstrak: Penelitian ini menganalisis tentang peranan orang dalam meningkatkan rasa percaya diri anak dari rasa takut dengan memberikan rasa aman pada peserta didik TK Dharmawanita, Desa Bogem, Kec Sukomoro, Kab Magetan. Dengan jumlah siswa 30 anak, 15 anak laki-laki dan 15 anak perempuan. Takut merupakan perasaan yang paling sering dialami anak selain perasaan gembira. Cemas dan takut sangat sulit ditanggulangi karena kedua hal tersebut dapat ditularkan dengan sangat mudah dari orangtua kepada anak, dari anak kepada orangtua. Perasaan takut, cemas serta gelisahan karena berpisah dengan orangtua selalu mencapai tahap terburuk pada saat anak harus berpisah dari orangtuanya, baik itu terjadi dirumah maupun disekolah. Karena itu, kalau orangtua bersikap terlalu melindungi, anak tidak akan pernah belajar percaya diri dan mengatasi sesuatu sendiri. Namun sebaliknya kalau orangtua tidak cukup memberikan pertolongan dan dukungan pada anaknya, ada kemungkinan anak-anak akan sulit mengendalikan kegelisahan sebab mereka tidak pernah diajarkan bagaimana mengatasi dan mengendalikan perasaan takut serta cemas. Karenanya peran orangtua disini sangat penting untuk membangkitkan rasa percaya diri anak dengan memberikan rasa tenang dan nyaman pada anak dalam menghadapi ketakutan kecemasan disekolah pada TK Dharma Wanita, Desa Bogem, Kecamatan Sukomoro, Kab Magetan.

Kata Kunci: peranan orang tua, percaya diri, ketakutan 

----------

PERANAN MODEL BELAJAR MURDER DALAM PEMBELAJARAN IPA KOSEP ENERGI DAN KEGUNAANNYA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS III SEMESTER II SD NEGERI BAKALAN II KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2017/2018. 

SUNDARI, S.Pd
SDN Bakalan II, Kec. Kapas, Kab. Bojonegoro

Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui apakah pengembangan model belajar MURDER dalam pembelajaran IPA konsep energi dan kegunaannya dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas III. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Bakalan II Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, bertepatan dengan tempat peneliti bertugas peneliti melaksanakan tugas sebagai guru pengajar di kelas III. Untuk mempermudah penelitian ini peneliti mengambil subjek siswa kelas III dengan jumlah siswa sebanyak 14 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun pelajaran 2017/2018 dan dilaksanakan selama 2 bulan yaitu dimulai pada awal bulan Februari sampai akhir bulan Maret 2018. Dari data hasil pelaksanaan siklus penelitian yang telah dijalankan diperoleh nilai rata-rata prestasi belajar siswa dalam belajar konsep IPA dengan pengembangan Model belajar MURDER yaitu pada siklus pertama diperoleh rata-rata sebanyak 54.64 dan pada siklus kedua diperoleh rata-rata sebanyak 82.32, Peneliti menyimpulkan bahwa dari pelaksanaan siklus penelitian yang telah dijalankan dari sebelum siklus sampai siklus terakhir menunjukkan ada peningkatan hasil belajar siswa sebesar.

Kata Kunci: Pembelajaran IPS konsep energi dan kegunaannya, model belajar Murder 

----------

UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA DAN PENGUASAAN TERHADAP MATERI PELAJARAN PKn MENGGUNAKAN MODEL BELAJAR COOPERATIVE LEARNING DI KELAS IX.A SEMESTER I SMP NEGERI 2 SUMBERREJO, KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

LILIK PRASETYOWATI, S.Pd.
SMP Negeri 2 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar PKn tentang penerapan Pancasila dari masa ke masa dengan model belajar Cooperative Learning pada siswa kelas IX.A SMP Negeri 2 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, dimana peneliti melaksanakan tugas sebagai guru PKn. Obyek penelitian adalah kelas IX.A semester I tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 24 siswa. Pada pokok bahasan “Penerapan Pancasila Dari Masa Ke Masa”. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan yaitu bulan Oktober hingga bulan Nopember tahun 2017, dalam 2 siklus, secara umum setiap siklus terdiri atas langkah - langkah kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari hasil penelitian tindakan kelas di atas dapat disimpulkan bawah hasil belajar pada mata pelajaran PKn sebelum penelitian diperoleh nilai rata-rata: 62,0 (rendah), siklus 1 adalah: 72,0 dan pada siklus 2 mengalami peningkatan menjadi: 85,8 (baik). Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model belajar Cooperative Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX.A di SMP Negeri 2 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2017/2018.

Kata kunci: prestasi belajar, penguasaan materi, model cooperative learning. 

----------

MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS MELALUI PELAKSANAAN SUPERVISI DI SD NEGERI CATURANOM KECAMATAN PARAKAN SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

WIWIN SUNARTI, S.Pd, M.Si.
SD Negeri Caturanom, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung

Abstrak: Penelitian tindakan sekolah ini dilakukan di SD Negeri Caturanom Kecamatan Temanggung bertujuan untuk mendeskripsikan upaya (1) meningkatkan kompetensi guru dalam menyusunan rencana pembelajaran melalui pelaksanaan supervisi, (2) meningkatkan kompetensi guru dalam pengelolaan pelaksanaan pembelajaran melalui pelaksanaan supervisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksananan supervisi dapat meningkatkan kemampuan menyusun RPP. Berdasarkan presentase penilaian pada pra siklus 70, siklus I nilai rata-rata 80.5% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata 93.06% hal ini menunjukkan adanya peningkatan rata–rata 23.3% hasil kinerja guru melalui supervisi akademik terhadap mengelola pelaksanaan pembelajaran. (2) Pelaksananan supervisi dapat meningkatkan kemampuan proses pelaksanaan pembelajaran berdasarkan RPP yang telah disusun, pada kondisi awal 54%, pada siklus I mencapai keberhasilan 70,5% dan pada siklus II mencapai 88,9%.

Kata kunci: kompetensi guru, menyusunan RPP, pelaksanaan pembelajaran, supervisi 

----------

PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MENGANALISIS KERAJAAN-KERAJAAN MARITIM INDONESIA PADA MASA HINDU DAN BUDHA DALAM SISTEM PEMERINTAHAN MELALUI METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING SISWA KELAS XI-IPS 1 SMAN 1 DOLOPO KAB. MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019

YUYUN INDAH KURNIAWATI, S.Pd., M.Pd.
SMAN 1 Dolopo Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan minat dan hasil belajar sejarah pada kompetensi dasar Menganalisis Kerajaan-Kerajaan Maritim Indonesia Pada Masa Hindu dan Budha dalam Sistem Pemerintahan dengan Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning /CTL) Siswa Kelas XI-IPS 1 SMAN 1 Dolopo Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan minat dan hasil belajar sejarah pada kompetensi dasar Menganalisis Kerajaan-Kerajaan Maritim Indonesia Pada Masa Hindu dan Budha dalam Sistem Pemerintahan dengan Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning /CTL) Siswa Kelas XI-IPS 1 SMAN 1 Dolopo Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019.

Kata kunci: Kerajaan-Kerajaan Maritim Indonesia pada Masa Hindu dan Buddha dalam Sistem Pemerintahan, Metode Contextual Teaching and Learning 

----------

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA LOGARITMA MELALUI METODE PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA SISWA KELAS X IPA 1 SMAN 2 BENGKALIS TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

IRMA, S.Pd.
SMAN 2 Bengkalis, Kab. Bengkalis, Prov. Riau

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui implementasi metode pembelajaran cooperative learning tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Jenis penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Subyek penerima tindakan adalah siswa kelas X IPA 1 SMAN 2 Bengkalis yang berjumlah 23 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, metode dokumentasi dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah proses analisis data, penyajian data, dan verifikasi data. Untuk menjamin keabsahan data digunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa pada pokok bahasan Logaritma. Hal ini dapat dilihat dari : 1) Ketuntasan belajar siswa sebelum adanya tindakan sebanyak 9 siswa (39,13%) dan diakhir tindakan mencapai 19 siswa (82,61%), 2) Keberanian siswa menanyakan materi yang belum jelas sebelum tindakan yaitu sebanyak 5 siswa (21,74%) dan di akhir tindakan mencapai 15 siswa (65,22%), 3) Siswa yang menanggapi pendapat siswa lain sebelum tindakan yaitu sebanyak 2 siswa (8,69%) dan di akhir tindakan mencapai 11 siswa (47,82%), 4) Antusias siswa mengerjakan soal sebelum tindakan yaitu sebanyak 8 siswa (34,78%) dan di akhir tindakan mencapai 17 siswa (73,91%). Kesimpulan penelitian ini adalah dengan implementasi metode pembelajaran cooperative learning tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada pokok bahasan Logaritma.

Kata kunci: Hasil belajar, matematika, cooperative integrated reading and composition 

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


Bagikan

Previous
Next Post »