Jurnal Prospektif Pendidikan Vol. 4, No. 4, Th. 2019

Jurnal Prospektif Pendidikan Vol. 4, No. 4, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

MENINGKATKAN KINERJA DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DENGAN PEMBIMBINGAN INDIVIDUAL PADA SDN 46 MANDAU KECAMATAN MANDAU SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019

YESI ANGRENI, S.Pd.SD
SDN 46 Mandau, Kecamatan Mandau, Bengaklis, Riau

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja gurukelas I-VI dalam pengelolaan pembelajaran pada SDN 46 Mandau Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Metode penelitian ini adalah dengan penelitian tindakan (action research) yang dilaksanakan dengan dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kinerja guru mulai awal sebelum tindakan sebesar 58,3% (kategori sedang), setelah tindakan siklus I menjadi 70,8% (kategori tinggi), dan setelah tindakan siklus II meningkat lagi menjadi 80,3% (kategori tinggi). Berdasarkan hasil penelitian tindakan di atas dapat disimpulkan Supervisi akademik melalui pembimbingan individu yang dilakukan oleh Kepala Sekolah terhadap guru dapat meningkatkan kinerja guru kelas I-VI pada SDN 46 Mandau Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis dalam pengelolaan pembelajran baik komponen perencanaan pembelajaran, komponen pelaksanaan pembelajaran serta abilitas guru dalam pembelajaran.

Kata kunci: supervisi akademik, peningkatan, kinerja guru. 

----------

PENGGUNAAN TEKNIK EKSPRESI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENCETUSKAN IDE DALAM MENGGAMBAR ILUSTRASI PADA SISWA KELAS VIIIC SEMESTER I SMP NEGERI 1 PLAOSAN TAHUN P ELAJARAN 2017/2018 

SUWARTINI, S.Pd.
SMP Negeri 1 Plaosan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian yang dilakukan di SMP Negeri 1 Plaosan bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan bagaimana tehnik ekspresi berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan mencetuskan ide ide dalam menggambar Ilustrasi pada pembelajaran seni budaya untuk meningkatkan kreativitas siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas menggunakan pendekatan kualitatif diskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi langsung, test perbuatan dan test tertulis serta pengamatan langsung selama kegiatan dilaksanakan. Setelah itu data dikumpulkan, diklarifikasi, direduksi, dan teknik keabsahan data melalui triangulasi sumber, metode dan data. Hasil penelitian dari perjalanan siklus 1 sampai siklus II terjadi peningkatan kreativitas untuk mencetuskan ide ide menggambar Ilustrasi, peningkatan motivasi belajar dan suasana pembelajaran yang menarik dan kondusif. Siswa yang telah menguasai kompetensi dasar atau memperoleh nilai KKM 75 ke atas secara persentase ketuntasan ada peningkatan dari siklus I sebanyak 57,7% menjadi 92,31% pada siklus II. Dilihat dari rata-rata nilaipun terjadi peningkatan dari 74,23 pada siklus I menjadi 77,69 pada siklus II.

Kata kunci: tehnik ekspresi, kemampuan mencetuskan ide-ide, menggambar Ilustrasi 

----------

UPAYA MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN PKN POKOK BAHASAN BUDAYA INDONESIA DAN NILAI PANCASILA MELALUI SISTEM BELAJAR KELOMPOK KELAS IV SEMESTER II SD NEGERI LERAN IV KEC. KALITIDU, KAB. BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

SURI, S.Pd., M.M.
SD Negeri Leran IV, Kec. Kalitidu, Kab. Bojonegoro

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk Ingin mendseskripsikan penerapan sistem belajar kelompok dalam pembelajaran PKn pokok bahasan Budaya Indonesia dan Nilai Pancasila dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV semester II SD Negeri Leran IV Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Leran IV Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, di mana peneliti melaksanakan tugas sebagai guru pengajar PKn di kelas IV juga memiliki tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah. Obyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa sebanyak 15 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan yaitu dimulai pada awal bulan Pebruari sampai akhir bulan Maret 2014. Dari hasil nilai rata-rata pada mata pelajaran PKn dengan melalui penerapan sistem Belajar Kelompok pada siswa menunjukkan hasil belajar siswa yang meningkat dapat diketahui bahwa hasil nilai rata-rata siswa kelas I dari nilai sebelum penelitian adalah: 64,0, siklus 1 adalah: 73,3 dan siklus 2 adalah: 84,7 (sangat baik). Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran PKn pokok bahasan Budaya Indonesia dan Nilai Pancasila dengan sistem belajar kelompok sebagai upaya meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IV semester II SD Negeri Leran IV Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2017/2018 dapat dikatakan berhasil.

Kata Kunci: Hasil Pembelajaran PKn, Sistem Belajar Kelompok 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKN MELALUI MODEL SNOWBALL THROWING PADA SISWA KELAS VI SDN KRADINAN 03 KECAMATAN DOLOPO KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2017/2018

PURWATI, S.Pd.
SDN Kradinan 03, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun

Abstrak: Penelitian in bertujuan untuk mendeskripaiskan peningkatan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) materi memahami gejala sosial yang terjadi di Indonesia dan sekitarnya melalui model Snowball Throwing pada siswa kelas VI SDN Kradinan 03 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui empat tahap dalam 3 siklus Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean (rata-rata). Berdasarkan hasil analisis dan observasi yang diperoleh dalam pelaksanaan tindakan dapat ditarik simpulan sebagai berikut : Terdapat Peningkatan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) materi memahami gejala sosial yang terjadi di Indonesia dan sekitarnya melalui model Snowball Throwing pada siswa kelas VI SDN Kradinan 03 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018. Hal ini didasarkan pada nilai rata-rata pra- siklus 62,70. Siklus I sebesar 66,88 meningkat pada siklus II 87,29. Begitu juga pada ketuntasan belajar secara klasikal pra siklus 16,67 pada siklus 1 baru mencapai 39,29% meningkat pada siklus II mencapai 100%.

Kata kunci: PKn, gejala social, model Snowball Throwing 

----------

PENINGKATAN KETERAMPILAN SENAM KESEGARAN JASMANI DENGAN MENGGUNAKAN MULTIMEDIASISWA KELAS V SDN GLONGGONG 01 DOLOPO MADIUN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

SUDARTO, S.Pd.
SDN Glonggong 01, Kec Dolopo, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan senam kesegaran jasmani dengan menggunakan multimedia pada siswa Kelas V SDN Glonggong 01 Dolopo Madiun Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan model penelitian tindakan kelas, dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain dan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian sejak awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan menyertakan nilai-nilai hasil tes dan pengamatan sebagai bahan pertimbangan. Nilai rata-rata sebelum diadakan tindakan dibawah 63, hasil pada siklus I nilai rata-rata 64,30 dan pada siklus II nilai rata-rata 72,10. Sedangkan pada siklus III nilai rata-rata 78,20. Adapun hasil pengamatan siswa dan guru cenderung lebih baik setiap siklus. Maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan keterampilan senam kesegaran jasmani dengan menggunakan multimedia siswa kelas V SDN Glonggong 01 Dolopo Madiun tahun pelajaran 2016/2017.

Kata Kunci : senam kesegaran jasmani, multimedia 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKn DENGAN METODE LATIHAN MANDIRI MOTIF PRESTASI DAN BAHAN BACAAN SISWA KELAS IV SDN MLILIR 01 DOLOPO MADIUN SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

TRIWAYANI, S.Pd.
SDN Mlilir 01, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun

Abstrak: Kesulitan belajar khusus ini dapat terjadi dalam pelajaran PKn misalnya, yang dikenal sebagai diskalkuli atau kesulitan menulis yang bisa disebut disgrafia. Sedangkan siswa yang mengalami hambatan dalam berbicara atau disgrafia. Sebagian lagi kurang terampil dalam menggunting, melipat atau menempel. Penelitian ini hanya memfokuskan pada gejala yaitu gejala hambatan belajar dalam PKn. Hambatan belajar PKn sering dirasakan oleh siswa kelas IV SDN Mlilir 01 pada semester II tahun pelajaran 2017/2018, sehingga banyak siswa yang kurang menyenangi pelajaran PKn karena dianggap sulit. Kesulitan belajar yang banyak dirasakan siswa dalam belajar PKn harus segera dicarikan solusi yang tepat agar tidak menjadi beban siswa dan mampu mengangkat prestasi hasil belajar siswa kelas IV khususnya, sehingga mampu menempuh pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi. Siswa kelas IV menunjukkan peningkatan motif prestasi di bandingkan sebelum diberikannya latihan mandiri. Beberapa siswa menunjukkan kurangnya motif prestasi, sehingga akan berakibat pada rendahnya hasil belajar. Kurangnya motif prestasi bukan karena faktor ekstern, namun lebih disebabkan karena gagalnya penerimaan latihan mandiri oleh siswa yang bersangkutan dan faktor intern siswa itu sendiri.

Kata Kunci : metode latihan mandiri, prestasi belajar. 

----------

MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENERAPKAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KELAS DI MTS NEGERI 1 PARIGI SULAWESI TENGAH 

Darsono, S.Ag., M.Pd.I
Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Parigi, Sulawesi Tengah

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Menerapkan Model-Model Pembelajaran. Sasaran penelitian ini adalah guru MTs Negeri.1 Parigi pada semester genap tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan lembar pengamatan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dari beberapa aspek yang diamati, antara lain: Kemampuan Guru Dalam Menerapkan Model-Model Pembelajaran pada pra siklus (33,75%), siklus I pertemuan pertama (41,25%) menjadi (61,25%) pada pertemuan kedua, (terjadi kenaikan 27.5%), siklus II pertemuan ketiga. (62,50%) menjadi 80% pada pertemuan keempat (terjadi kenaikan 18.75%). Kemampuan Guru Dalam Menyusun Komponen RPP pada pra siklus (53, 64%) menjadi (58,85%) pada siklus I pertemuan pertama meningkat menjadi (67,50%) pada pertemuan kedua (terjadi peningkatan 13.86%). Sedangkan siklus II pertemuan ketiga komponen penyusunan RPP menjadi (80%) menjadi (95,62 %) pada pertemuan keempat (terjadi peningkatan 28.12%). Aktivitas kegiatan siswa pada siklus I peretmuan pertama di kelas VII (64.29), menjadi (71,42) pertemuan kedua, kelas VIII (50%) menjadi (60.71%) pada pertemuan kedua, kelas IX (53.57) menjadi (60.71) pada pertemuan kedua. sedangkan pada siklus II peretmuan ketiga di kelas VII (78.57), menjadi (92.85), kelas VIII (78.57%) menjadi (89.28%), kelas IX (78.57) menjadi (96.42) pada pertemuan keempat. Aktivitas guru dalam pembelajaran pada Siklus I peretmuan pertama di kelas VII (57.14%), menjadi (71,42%) pertemuan kedua, kelas VIII (60.71%) menjadi (64.28%) pada pertemuan kedua, kelas IX (57.14%) menjadi (64.28%) pada pertemuan kedua. sedangkan pada siklus II peretmuan ketiga di kelas VII (71.42%), menjadi (89.28%), kelas VIII (75%) menjadi (96.42%), kelas IX (75%) menjadi (92.85%) pada pertemuan keempat. Daya serap pembelajaran di kelas pada siklus I kelas VII jumlah siswa 73 (78.96%) menjadi (87.53%) pada siklus II (terjadi kenaikan 8.57%), kelas VIII jumlah siswa 91 (78.71) pada siklus I menjadi (90.14%) pada siklus II (terjadi kenaikan 11,43%), dan kelas IX jumlah siswa 74 pada siklus I (81.43%) menjadi (89.02%) pada siklus II (terjadi kenaikan 7,59%).

Kata kunci: kemampuan guru, model-model pembelajaran, supervisi kelas 

----------

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS FABEL MELALUI MEDIA GAMBAR SERI SISWA KELAS VIID MTs. NEGERI 1 KOTA PALU 

Hurma, S.Pd., M.Pd.
MTs Negeri 1 Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses dan hasil keterampilan menulis fabel menggunakan media gambar seri siswa kelas VII.D MTs. Negeri 1 Kota Palu Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian Tindakan Kelas ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan II. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, metode tes (dalam bentuk penugasan menulis fabel), dan metode dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil proses pembelajaran diperoleh hasil sebagai berikut: Aktivitas kegiatan siswa pada siklus I pertemuan pertama yaitu (48,61%) menjadi (62,50%) pada pertemuan kedua (terjadi peningkatan 13.89%), Sedangkan pada siklus II pertemuan ketiga (83,23%) menjadi (99,44%) pada pertemuan keempat, (terjadi peningkatan 16.21%). Hasil belajar menunjukan dari 39 siswa nilai rata rata pada siklus I (64,28) menjadi (75) pada siklus II (terjadi peningkatan 10,72%). Ketuntasan belajar siswa pada siklus I (22 siswa) (56,41%) meningkat menjadi 37 siswa (94,87%), sedangkan 17 siswa (43,59%) pada siklus I, dan 2 siswa (5,13) belum tuntas. Ketuntasan klasikal belajar siswa pada siklus I (56,41%), dan pada siklus II (94,87%) (terjadi kenaikan 38,46%).

Kata kunci: keterampilan menulis, fabel, media gambar seri 

----------

MENINGKATKAN KAREKTER DISIPLIN SISWA MELALUI LITERASI DAN PEMBIASAAN 5S SD NEGERI 02 GLAPANSARI KECAMATAN PARAKAN KABUPATEN TEMANGGUNG SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

ADI WALUYO, S.Pd.
SD Negeri 2 Glapansari, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan disiplin kehadiran siswa melalui leterasi dan pembiasaan senyum salam sapa sopan santun pada SD Negeri 02 Glapansari Kecamatan Temanggung. Penelitian ini menggunakan prosedur tindakan sekolah yang tindakan tersebut melalui siklus demi siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dengan terlaksakannya penelitian tindakan sekolah dengan menerapkan leterasi dan pembiasaan 5S di SD Negeri 02 Glapansari mampu membuktikan bahwa dengan penerapan 5S di SD Negeri 02 Glapansari mampu merubah guru dan siswa menjadi lebih disiplin dan dapat mengimplementasikan pendidikan karakter disekolah sehingga penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan disiplin kehadiran siswa pada SD Negeri 02 Glapansari Kecamatan Parakan dapat dilakukan melalui Literasi dan pembiasaan Senyum Salam Sapa Sopan Santun.

Kata kunci: disiplin kehadiran siswa, leterasi dan pembiasaan, senyum salam sapa sopan santun 

----------

MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPS MATERI KOPERASI DENGAN METODE MIND MAPPING SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 LENGKONG KECAMATAN GARUNG KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

JARSONO, S.Pd.SD.
SD Negeri 2 Lengkong, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsiklan penerapan metode Mind Mapping dalam meningkatkan prestasi belajar IPS materi koperasi pada siswa kelas IV SD 2 Lengkong tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang terjadi, yaitu kurangnya motivasi dan rendahnya prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Lengkong. Guru melaksanakan PTK yang terdiri rangkaian kegiatan berupa perencanaan, tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Penggunaan metode mind mapping dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran IPS pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Lengkong tahun pelajaran 2018/2019, menunjukkan bahwa hasil pelaksanaan Siklus I diperoleh capaian prestasi belajar IPS rata-rata kelas 70.47 nilai terendah 45; nilai tertinggi 85; dan sebanyak 20 siswa (62.50%) mampu mencapai ketuntasan belajar. Kondisi ini mengalami peningkatan pada pelaksanaan Siklus II yang ditunjukkan dengan capaian prestasi belajar IPS rata-rata siswa kelas IV SD Negeri 2 Lengkong tahun pelajaran 2018/2019 adalah 81,09 nilai terendah 65; nilai tertinggi 100; dan sebanyak 31 siswa (96,8%) dapat mencapai ketuntasan belajar.

Kata kunci: Mind Mapping, prestasi belajar IPS, materi koperasi 

----------

PENINGKATAN PKB GURU SMP NEGERI 1 KEPIL TAHUN 2018 MELALUI PENDAMPINGAN BINTEK PENYUSUNAN PTK DALAM BENTUK KEGIATAN IN ON IN SERVISE LEARNING 

BAMBANG NURYANTO, S.Pd., M.Pd
Kepala SMP Negeri I Kepil, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Tujuan deskripsi karya tulis ini untuk memberikan gambaran mengenai: (1) kegiatan peningkatan PKB Guru SMP Negeri 1 Kepil melalui Kegiatan pendampingan penyusunan PTK dalam bentuk kegiatan In On In Service Learning, dan (2) hasil atau dampak dari kegiatan peningkatan PKB Guru SMP Negeri 1 Kepil melalui kegiatan pendampingan penyusunan PTK dalam bentuk kegiatan In On In Service Learning di SMP Negeri 1 Kepil,Kabupaten Wonosobo. Karya tulis ini merupakan pengalaman pelaksanaan pengelolaan di SMP Negeri 1 Kepil dalam bentuk best practice. Dampak atau hasil dari pelaksanaan melalui kegiatan pendampingan penyusunan PTK dalam bentuk kegiatan In On In Service Learning di SMP Negeri 1 Kepil, Kabupaten Wonosobo..adalah (1) peningkatan kemampuan guru dalam menyusun PTK (2) peningkatan guru dalam kemampuan menyusun artikel hasil PTK (3) terlaksana kegiatan seminar hasil PTK.(4) peningktan prosentase kenaikan pangkat ke gol IV.b (5) pengembangan ketrampilan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran (6) pengembangan keterampilan guru dalam menerapkan berbagai metode dan teknik pembelajaran

Kata kunci: Pengembangan Keprofesian Berkelanjuatn (PKB), Penelitian Tindak Kelas (PTK), kegiatan in on in servise learning 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMPRAKTIKKAN TEKNIK DASAR ATLETIK MELALUI METODE DEMONSTRASI DAN PEMBERIAN TUGAS SISWA KELAS V SD NEGERI SINGGAHAN 01 KEC. KEBONSARI, KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 

SUPRINTOKO, S.Pd., M.Pd.
Kepala SD Negeri Sukorejo 01 Kebonsari, Kabupaten Madiun

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan mempraktikkan teknik atletik dengan menggunakan metode demonstrasi dan pemberian tugas siswa kelas V SDN Singgahan 01 Kebonsari Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakah model penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan menyertakan nilai praktik dan pengamatan sebagai bahan pertimbangan. Dari hasil pengamatan siswa dan guru cenderung lebih baik setiap siklus. Pada siklus I nilai rata-rata kelas mencapai 71,44 dengan tingkatke tuntasan 66,7% pada KKM 70. Pada siklus II nilai rata-rata kelas mencapai 82,11 dengan tingkat ketuntasan 100% pada KKM 70. Aktivitas dan keterlibatan dalam proses belajar siklus I menunjukkan skor 10 pada skor maksimal 16 pada tingkat 62% kategori cukup. Pada siklus II mencapai skor 12 pada skor maksimal 16 pada tingkat 75% kategori baik.

Kata Kunci: Teknik dasar atletik, metode demonstrasidan pemberian tugas

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


Bagikan

Previous
Next Post »