Jurnal Pendidikan Optimal Vol. 4, No. 4, Th. 2019

Jurnal Pendidikan Optimal Vol. 4, No. 4, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA MATERI ASAM BASA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS XI IPA 1 SMA N 1 BENGKALIS 

RUSMAWARTI, S.Pd.
SMA Negeri 1 Bengkalis, Kab. Bengkalis, Provinsi Riau

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam meningkatkan prestasi belajar kimia materi asambasa pada siswa kelas XI IPA 1 SMA N 1 Bengkalis. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dengan tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: persiapan, pelaksanaan tindakan, pengamatan,dan refleksi. Kesimpulan yang didapat melalui penelitian ini bahwa dengan menerapkan model kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kimia siswa. Tingkat keaktifan siswa pada siklus 1 sebesar 60,61%, siklus II sebesar 70,52% dan siklus III sebesar 82,64%. Ketuntasan hasil belajar siswa dapat dilihat dari tes setiap siklus mengalami peningkatan. Ketuntasan hasil belajar kimia siswa pada siklus I mencapai 60,61%, siklus II mencapai 81,81% dan pada siklus III mencapai 87,87%. Adapun saran dari penelitian yaitu hendaknya para guru kimia menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan mengembangkannya karena dapat meningkatkan hasil belajar kimia.

Kata kunci: hasil belajar kimia, asam basa, tipe jigsaw 

----------

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS DALAM PERCAKAPAN TRANSAKSIONAL DAN INTERPERSONAL MELALUI STRATEGI BELAJAR KELOMPOK DI KELAS VII A MADRASAH TSANAWIYAH ALKHAIRAAT PUSAT PALU 

ZAITUN, S.Pd.
MTs Alkhairaat Pusat Palu, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah

Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui strategi belajar kelompok dalam pembelajaran Bahasa Inggris di kelas VII A MTs Alkhairaat Pusat Palu. Subyek penelitian tindakan kelas adalah siswa kelas VII A MTs Alkhairaat Pusat Palu, dengan jumlah siswa 25 siswa yang semuanya adalah siswa lakilaki. Prosedur peneilitian yang digunakan yaitu prosedur jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan, yatu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Analisis data kualitatif model pembelajaran dianalisis menggunakan analisis deskritif. Hasil penelitian melalui strategi belajar kelompok dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VII A MTs Alkhairaat Pusat Palu. Dari hasil test Pra Tindakan 3 siswa (12%) mencapai nilai KKM yaitu (75), 22 siswa (88%) belum mencapai nilai KKM, nilai rata-rata pra tindakan dari 25 siswa 59,40. Pada siklus I terdapat 16 siswa (64%) telah tuntas, 9 siswa (36%) belum tuntas, dan nilai rata-rata hasil belajar dari 25 siswa adalah 75,00 terjadi peningkatan hasil belajar 15,60 yaitu dari 59,40 menjadi 75,00. Pada siklus II terdapat 23 siswa (92%) telah tuntas, 2 siswa (8%) belum tuntas. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II yaitu 84,20. Sehingga terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II yaitu 75,00 menjadi 84,20 (terdapat kenaikan 9,20). Dari hasil tersebut menunjukan bahwa melalui strategi belajar kelompok dalam pembelajaran Bahasa Inggris dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta tercapainya kreteria keberhasil dalam penelitian ini yaitu nilai tuntas mencapai 92% lebih dari 85% yang ditetapkan.

Kata Kunci: Hasil Belajar, Belajar Kelompok, Pembelajaran Bahasa Inggris. 

----------

SUPERVISI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KINERJA GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN SD NEGERI 3 KALIGOWONG SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2019/2020 

HARTINI, S.Pd.SD.
SDN 3 Kaligowong, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas upaya peningkatan kinerja guru menyusun persiapan pembelajaran dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran melalui supervisi akademik di SD 3 Kaligowong TAHUN 2019/2020. Dengan kegiatan supervisi dapat diketahui (1) hasil kinerja guru dalam penerapan menyusun rencana pembelajaran dengan menggunakan tahapan-tahapan yang lebih menekankan pada pengetahuan praktis terhingga mudah dicerita oleh guru dengan menyusun rencana pembelajaran. Pada siklus I nilai rata-rata kemampuan menyusun RPP adalah 50% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata 75%. (2) Terjadinya peningkatan kinerja guru dalam kegiatan supervisi sehingga dapat memberi dampak positif terhadap kemampuan guru dalam mengelola pelaksanaan pembelajaran. Penilaian pada siklus I kemampuan proses pembelajaran rata-rata 44.4% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata 90.27%. (3) Guru memberikan respon yang sangat positif terhadap aktivitas peserta didik dalam proses kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru sehingga hasil kinerja guru melalui supervisi akademik meningkat. Pada siklus I nilai rata-rata aktivitas siwa 39.21% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata aktivitas siswa 87.5%.

Kata kunci: penyusunan RPP, kinerja guru, supervisi akademik 

----------

PENERAPAN METODE KOOPERATIF MODEL TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS VIII-A SMP NEGERI 4 SARADAN KABUPTEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

NANIK WAHYUNI, S.Pd.
SMP Negeri 4 Saradan, Kabupten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris kompetensi transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model TGT. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-A SMP Negeri 4 Saradan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I 70.45 (51.52%), siklus II 79.09 (96.67%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model TGT dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VIII-A SMP Negeri 4 Saradan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019 serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Bahasa Inggris.

Kata Kunci: pembelajaran Bahasa Inggris, kooperatif model TGT 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA TENTANG VOLUME DAN DEBIT MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL TWO STAY TWO STRAY (TSTS) PADA SISWA KELAS VI SDN PUNTUKDORO 4 KECAMATAN PLAOSAN KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

SUPARMAN, S.Pd.SD.
SDN Puntukdoro 4, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk men deskripsikan peningkatan aktivitas dan prestasi belajar Matematika khususnya tentang volume dan debit melalui pembelajaran kooperatif model Two Stay Two Stray pada siswa Kelas VI SDN Puntokdoro 4 Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan Tahun Pelajaran 2016/2017. Sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih, yaitu penelitian tindakan, maka penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart (dalam Sugiarti, 1997: 6), yaitu berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Prestasi belajar Matematika siswa kelas VI SDN Puntukdoro 4 Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model TSTS mendapatkan hasil yang meningkat dan mencapai peningkatan yang signifikan. nilai ratarata pada prasiklus 56,6 dengan ketuntasan 36%; pada siklus I nilai rata-rata 67,9 dengan ketuntasan 71% dan pada siklus II.77.09 dengan ketuntasan 86%.

Kata kunci: prestasi belajar Matematika, volume dan debit, pembelajaran kooperatif, model Two Stay Two Stray 

----------

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MATERI PROSES PEMILU DAN PILKADA MELALUI METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS VI A SDN 02 PANGONGANGAN KECAMATAN MANGUHARJO KOTA MADIUN

JAMARI, S.Pd., M.Pd.
SDN 02 Pangongangan, Kota Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatan aktivitas dan hasil belajar mata pelajaran PKn materi melalui metode Contextual Teaching and Learning (CTL) pada siswa kelas VI A SDN 02 Pangongangan Kecamatan Manguharjo Kota Madiun Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Kelas VI A SDN 02 Pangongangan Kota Madiun yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan nontes. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: Aktivitas siswa siklus I rata-rata skor 64,33% dengan kategori cukup, siklus II skor 95,00% kategori baik. Hasil belajar mata pelajaran PKn materi Proses Pemilu dan Pilkada pada siklus I nilai rata-rata naik menjadi 69,67 ketuntasan belajar sebesar 40%, dan siklus II rata-rata kelas 89,83 ketuntasan belajar 100%. Simpulan penelitian adalah penerapan metode Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar mata pelajaran PKn materi Proses Pemilu dan Pilkada pada siswa kelas VI A SDN 02 Pangongangan Kota Madiun Tahun Pelajaran 2016 / 2017

Kata Kunci: hasil belajar. metode CTL, PKn 

----------

UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI INOVASI PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN YANG ATRAKTIF DI SD NEGERI GUNUNGSARI 

Drs. M. SAIKUN HUFRON
Kepala SD Negeri Gunungsari, Kec. Tajinan Kab. Malang

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di SD Negeri Gunungsari, khususnya dalam pembelajaran Matematika melalui inovasi pemanfaatan media pembelajaran yang atraktif. Dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini, guruguru kelas di SD Negeri Gunungsari dibagi menjadi 2 (dua) kelompok besar, yakni Kelompok Kelas Rendah (yang terdiri dari guru-guru Kelas I, II, dan III) dan Kelompok Kelas Tinggi (yang terdiri dari guru-guru Kelas IV, V, dan VI). Pada pelaksanaan Siklus I, masing-masing kelompok mendesain media pembelajaran, kemudian memanfaatkannya dalam kegiatan pembelajaran. Pada pelaksanaan Siklus II, seluruh guru kelas bersamasama mendesain ulang media pembelajaran berdasarkan hasil refleksi, kemudian memanfaatkan media pembelajaran hasil desain ulang kembali dipergunakan dalam kegiatan pembelajaran. Indikator efektivitas pemanfaatan media pembelajaran Matematika diukur dari banyaknya jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) pada masing-masing siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui inovasi pemanfaatan media pembelajaran yang atraktif, dapat meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran Matematika. Pada pelaksanaan Siklus I, jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas KKM masih sebesar 42%, maka pada pelaksanaan Siklus II sudah mengalami peningkatan yang cukup signifikan hingga sebesar 73%.

Kata Kunci: pembelajaran, matematika, media atraktif 

----------

MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD (STUDENTS TEAM ACHIEVEMENTS DIVISION) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS PENINGGALAN BERSEJARAH PADA SISWA KELAS V SDN GENILANGIT 1, PONCOL, KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

SUGIMUN, S.Pd., M.M.
SDN Genilangit 1, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar IPS siswa dengan diterapkannya pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) model STAD (Students Team Achievement Division) dalam pembelajaran IPS pada siswa Kelas V SD Negeri Genilangit 1 Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2016/2017. Sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih, yaitu penelitian tindakan kelas yang berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Data siklus I nilai rata-rata 59,3 dengan tingkat ketuntasan 35%. Adapun aktivitas belajar mencapai 54% pada kategori cukup. Pada siklus II ada peningkatan prestasi belajar siswa dengan nilai rata-rata 59,3 dengan tingkat ketuntasan 35%. Adapun aktivitas belajar mencapai 78% pada kategori baik.

Kata kunci: pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) model STAD (Students Team Achievement Division 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PAI KOMPETENSI MEYAKINI ADANYA QODO DAN QODAR MELALUI PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) SISWA KELAS VI SDN SEBAYI 02 KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SULISNO, S.Pd.I.
SD Negeri Sebayi 02, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar PAI siswa kelas VI SDN Sebayi 02 Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019 melalui pembelajaran Inside Outside Circle (IOC). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti bekerjasama dengan guru lain. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini didapatkan pada siklus I hasil rata-rata prestasi belajar sebesar 68,75 (66,67%), pada siklus II mengalami peningkatan yaitu sebesar 76,67 (91,67%), maka dapat disimpulkan bahwa: Ada peningkatan prestasi belajar PAI siswa kelas VI SDN Sebayi 02 Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019 melalui pembelajaran Inside Outside Circle (IOC).

Kata kunci: prestasi belajar PAI, pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) 

----------

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS KOMPETENSI TRANSAKSIONAL DAN INTERPERSONAL PENERAPAN METODE KOOPERATIF MODEL TGT PADA SISWA KELAS VIII-B SMP NEGERI 1 NGRAHO KABUPTEN BOJONEGORO SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2019/2020 

MUHAMMAD TAUHID, S.Pd.
SMP Negeri 1 Ngraho, Kabupaten Bojonegoro

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar Bahasa Inggris kompetensi transaksional dan interpersonal melalui pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sebanyak dua siklus. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi.. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-B SMP Negeri 1 Ngraho Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2019/2020. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, pada siklus I nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 71,52 dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 65,63% pada KKM 72. Pada siklus II nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 78,50 dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 93,75%. Pembelajaran dengan model TGT (Team Games Tournament) pada pembelajaran dasar kompetensi percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) dapat meningkatkan keaktifan, ketrampilan proses, dan prestasi belajar siswa SMP Negeri 1 Ngraho Tahun Pelajaran 2019/2020.

Kata Kunci: Bahasa Inggris, kooperatif model TGT 

----------

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MATERI PESAWAT SEDERHANA MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS V DI SDN 02 KLEGEN KOTA MADIUN 

SUGIYONO, S.Pd., M.Pd.
SD Negeri 02 Klegen, Kota Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA materi pesawat sederhana melalui model kooperatif tipe STAD meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa kelas V SDN 02 Klegen Kota Madiun. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas melalui model kooperatif tipe STAD menggunakan dua siklus, setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SDN 02 Klegen Kota Madiun sejumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) Aktivitas siswa siklus I memperoleh skor rata-rata 15,63 dengan kriteria baik, siklus II diperoleh skor rata-rata 21,63 dengan kriteria baik. (3) Hasil belajar siswa pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 81,08 dengan ketuntasan 80,65% pada KKM 78. Pada siklus II, nilai rata-rata siswa mencapai 86.02 dengan ketuntasan 90,32% pada KKM 78. Simpulan penelitian ini adalah melalui model kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar pada pembelajaran IPA. Saran adalah guru dapat menggunakan model kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada mata pelajaran lain dan kelas lain.

Kata Kunci: pembelajaran IPA, pesawat sederhana, pembelajaran kooperatif tipe STAD 

----------

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR TEMATIK PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 5 TUREN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 

KUMA’YAH, S.Pd.
SD Negeri 5 Turen, Kec. Turen, Kabupaten Malang

Abstrak: Berdasarkan hasil pengamatan peneliti terhadap prestasi belajar siswa Kelas IV dalam kegiatan pembelajaran Tematik di SD Negeri 5 Turen sejak menerapkan Kurikulum 2013 menjadi lebih menurun. Hal ini ditandai dengan masih banyaknya siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Pada pembelajaran Tematik dimana beberapa mata pelajaran terintegrasi dalam satu kali pertemuan, siswa tampak kesulitan dalam memahami materi. Mempertimbangkan kondisi semacam ini, maka pada kesempatan ini peneliti bermaksud menerapkan model pembelajaran mind mapping sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Melalui penerapan model pembelajaran mind mapping ini, siswa diajak untuk menuangkan ide dan pikirannya secara bebas dalam bentuk peta pikiran. Pembelajaran Tematik pada penelitian ini difokuskan pada Tema 3, Sub Tema 3, Pembelajaran 1, dimana mata pelajaran yang diintegrasikan adalah Bahasa Indonesia tentang Menggali Informasi Melalui Wawancara; IPS tentang pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati Bagi Kesejahteraan Masyarakat; dan IPA tentang Pelestarian Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa prestasi belajar siswa Kelas IV SD Negeri 5 Turen mengalami mengalami peningkatan setelah guru menerapkan model pembelajaran mind mapping, hal ini ditandai dengan semakin meningkatkan jumlah siswa yang tuntas belajar dari Siklus I ke Siklus II. Jika pada pelaksanaan Siklus I nilai rata-rata 61,54 dengan persentase ketuntasan belajar siswa masih sebesar 30,77%, maka pada pelaksanaan Siklus II nilai rata-rata 85,38 dan sudah mencapai ketuntasan 100,00%.

Kata Kunci: peningkatan, prestasi belajar, mind mapping

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


Bagikan

Previous
Next Post »